Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Tarif Cukai Minuman Beralkohol dan Vape akan Naik Tiap Tahun

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarif Cukai Minuman Beralkohol dan Vape akan Naik Tiap Tahun

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, DDTCNews—Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan menaikkan cukai atau pajak dosa untuk alkohol dan rokok elektronik tiap tahun hingga 2023.

Dalam beleid yang diteken Duterte pada 22 Januari 2020, pemerintah Filipina mengenakan cukai minuman beralkohol sebesar 35-50 peso pada tahun ini. Sementara cukai rokok elektronik atau vape sebesar 25-45 peso.

Tahun depan, barang-barang kena cukai tersebut akan dinaikkan secara bertahap hingga 2023. Misalnya, cukai bir yang akan naik menjadi 37 peso (2021), 39 peso (2022), 39 peso (2023), dan 41 peso (2023).

Baca Juga: Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Begitu juga dengan vape. Dari tarif sebesar 45 peso menjadi 50 peso (2021), 55 peso (2022), dan 60 peso (2023). Adapun, kenaikan tarif barang kena cukai secara bertahap ini juga terjadi di rokok konvensional.

Senator Pia Cayetano menyambut baik kenaikan pajak alkohol dan rokok elektronik tersebut. Menurutnya, kenaikan tarif barang kena cukai ini bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat.

"Saya tetap yakin bahwa undang-undang ini merupakan langkah maju yang baik untuk mencegah orang Filipina, terutama kalangan muda, untuk mengambil perilaku buruk," tuturnya dikutip dari Rappler, Kamis (23/01/2020).

Baca Juga: Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Selama ini, lanjut Cayetano, dirinya selalu mendorong pengenaan cukai yang lebih tinggi lantaran akan diikuti dengan kenaikan pendapatan sebagaimana klaim dari untuk Layanan Kesehatan Universal (Universal Health Care/UHC).

Selain untuk menahan konsumsi, kenaikan tarif cukai secara bertahap ini juga diharapkan dapat berkontrinbusi terhadap penerimaan negara. Dari cukai, negara diproyeksikan bisa meraup 22 miliar peso atau setara dengan Rp5,88 triliun. (rig)

Baca Juga: Aturan Penyusutan Aset Direvisi, Klaim Pajak Bisa Hingga Rp1,73 Miliar
Topik : cukai vape, cukai minuman beralkohol, filipina, presiden rodrigo duterte, internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 30 November 2021 | 19:30 WIB
INGGRIS

Pajak Plastik Berlaku 2022, Pengusaha Ramai-Ramai Protes

Selasa, 30 November 2021 | 17:30 WIB
KANADA

Kanada Tetap Lanjutkan Rencana Pungut Pajak Digital, Ini Sebabnya

berita pilihan

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB
PAKISTAN

Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:26 WIB
PMK 171/2021

PMK Baru, Sri Mulyani Atur Pelaksanaan Sistem SAKTI

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyusunan Aturan Pelaksana UU HPP Dikebut, DJP: PPS Paling Urgen

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:24 WIB
KPP PRATAMA BEKASI BARAT

Tunggakan Rp701 Juta Tak Dilunasi, Rekening Wajib Pajak Disita DJP

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajaki Orang Kaya, DJP Perlu Antisipasi Passive Income

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:39 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Sudah Ada Kantor Pajak yang Catatkan Penerimaan Lebih dari 100%

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:30 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Kencangkan Pengawasan, Petugas Pajak Aktif Kunjungan Sampaikan SP2DK