Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tarif Cukai Minuman Beralkohol dan Vape akan Naik Tiap Tahun

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarif Cukai Minuman Beralkohol dan Vape akan Naik Tiap Tahun

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, DDTCNews—Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan menaikkan cukai atau pajak dosa untuk alkohol dan rokok elektronik tiap tahun hingga 2023.

Dalam beleid yang diteken Duterte pada 22 Januari 2020, pemerintah Filipina mengenakan cukai minuman beralkohol sebesar 35-50 peso pada tahun ini. Sementara cukai rokok elektronik atau vape sebesar 25-45 peso.

Tahun depan, barang-barang kena cukai tersebut akan dinaikkan secara bertahap hingga 2023. Misalnya, cukai bir yang akan naik menjadi 37 peso (2021), 39 peso (2022), 39 peso (2023), dan 41 peso (2023).

Baca Juga: Negara Ini akan Terapkan Pajak Digital Paling Lambat Desember

Begitu juga dengan vape. Dari tarif sebesar 45 peso menjadi 50 peso (2021), 55 peso (2022), dan 60 peso (2023). Adapun, kenaikan tarif barang kena cukai secara bertahap ini juga terjadi di rokok konvensional.

Senator Pia Cayetano menyambut baik kenaikan pajak alkohol dan rokok elektronik tersebut. Menurutnya, kenaikan tarif barang kena cukai ini bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat.

"Saya tetap yakin bahwa undang-undang ini merupakan langkah maju yang baik untuk mencegah orang Filipina, terutama kalangan muda, untuk mengambil perilaku buruk," tuturnya dikutip dari Rappler, Kamis (23/01/2020).

Baca Juga: Negeri K-Pop Umumkan Darurat Ekonomi Karena Virus Corona

Selama ini, lanjut Cayetano, dirinya selalu mendorong pengenaan cukai yang lebih tinggi lantaran akan diikuti dengan kenaikan pendapatan sebagaimana klaim dari untuk Layanan Kesehatan Universal (Universal Health Care/UHC).

Selain untuk menahan konsumsi, kenaikan tarif cukai secara bertahap ini juga diharapkan dapat berkontrinbusi terhadap penerimaan negara. Dari cukai, negara diproyeksikan bisa meraup 22 miliar peso atau setara dengan Rp5,88 triliun. (rig)

Baca Juga: Kenaikan Cukai Minol Berdampak Positif Bagi Warga Miskin, Kok Bisa?

Tahun depan, barang-barang kena cukai tersebut akan dinaikkan secara bertahap hingga 2023. Misalnya, cukai bir yang akan naik menjadi 37 peso (2021), 39 peso (2022), 39 peso (2023), dan 41 peso (2023).

Baca Juga: Negara Ini akan Terapkan Pajak Digital Paling Lambat Desember

Begitu juga dengan vape. Dari tarif sebesar 45 peso menjadi 50 peso (2021), 55 peso (2022), dan 60 peso (2023). Adapun, kenaikan tarif barang kena cukai secara bertahap ini juga terjadi di rokok konvensional.

Senator Pia Cayetano menyambut baik kenaikan pajak alkohol dan rokok elektronik tersebut. Menurutnya, kenaikan tarif barang kena cukai ini bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat.

"Saya tetap yakin bahwa undang-undang ini merupakan langkah maju yang baik untuk mencegah orang Filipina, terutama kalangan muda, untuk mengambil perilaku buruk," tuturnya dikutip dari Rappler, Kamis (23/01/2020).

Baca Juga: Negeri K-Pop Umumkan Darurat Ekonomi Karena Virus Corona

Selama ini, lanjut Cayetano, dirinya selalu mendorong pengenaan cukai yang lebih tinggi lantaran akan diikuti dengan kenaikan pendapatan sebagaimana klaim dari untuk Layanan Kesehatan Universal (Universal Health Care/UHC).

Selain untuk menahan konsumsi, kenaikan tarif cukai secara bertahap ini juga diharapkan dapat berkontrinbusi terhadap penerimaan negara. Dari cukai, negara diproyeksikan bisa meraup 22 miliar peso atau setara dengan Rp5,88 triliun. (rig)

Baca Juga: Kenaikan Cukai Minol Berdampak Positif Bagi Warga Miskin, Kok Bisa?
Topik : cukai vape, cukai minuman beralkohol, filipina, presiden rodrigo duterte, internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 03 Maret 2017 | 10:16 WIB
THAILAND
Kamis, 28 September 2017 | 11:31 WIB
KANADA
Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:07 WIB
SINGAPURA
Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:31 WIB
THAILAND
berita pilihan
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:58 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:42 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:20 WIB
KOTA YOGYAKARTA
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:13 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 19 Februari 2020 | 17:58 WIB
SPANYOL
Rabu, 19 Februari 2020 | 16:44 WIB
PMK 11/2020
Rabu, 19 Februari 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 19 Februari 2020 | 15:17 WIB
INVESTASI
Rabu, 19 Februari 2020 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 19 Februari 2020 | 14:17 WIB
KEBIJAKAN CUKAI