Berita
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Minggu, 27 September 2020 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Sri Mulyani: Tugas DJP Tidak Populer

A+
A-
9
A+
A-
9
Sri Mulyani: Tugas DJP Tidak Populer

Menteri Keuangan Sri Mulyani berfoto bersama jajaran pimpinan Ditjen Pajak. (foto: Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Tugas Ditjen Pajak (DJP) tidak populer sehingga membutuhkan kehati-hatian dalam menjalankannya.

Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DJP, Senin (20/1/2020). Tugas untuk mengumpulkan penerimaan pajak harus dilakukan di tengah adanya upaya untuk tidak membayar atau menghindari pajak.

“Jadi, karena tugas kita tidak populer, kita harus melaksanakannya dengan ekstra hati-hati, ekstra bertanggung jawab, ekstra kerja keras, ekstra smart, ekstra efektif. Jadi, tolong secara organisasi terus-menerus dilakukan perbaikan-perbaikan,” jelas Sri Mulyani, dikutip dari laman resmi Kemenkeu.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Harus Jadi Momentum Dapatkan Kepercayaan Wajib Pajak

Berbicara di depan 648 jajaran pimpinan DJP dari seluruh Indonesia, dia meminta agar semua dapat menjaga tujuan organisasi. Selain memiliki tujuan dan sasaran target penerimaan pajak, sambungnya, DJP juga memiliki tujuan lain dari organisasi.

Tujuan lain organisasi yang dimaksud Sri Mulyani adalah membangun suatu organisasi atau institusi penerima pajak yang andal, kredibel, profesional, jujur, dipercaya, dan menjadi tulang punggung Indonesia. Apalagi, lebih dari 75% penerimaan negara berasal dari pajak.

“Tujuan-tujuan institusi DJP menghendaki kita semua memberikan perhatian yang sama tingginya,” imbuhnya.

Baca Juga: Izin Pengoperasian KIHT Kudus Keluar

Sri Mulyani ingin agar DJP memiliki kreativitas bagaimana cara mengelola kesadaran membayar pajak – terutama kemudahan membayar pajak – serta meningkatkan kemampuan DJP dalam melayani dengan lebih mudah dan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengapresiasi kinerja para pegawai DJP yang telah bekerja keras dalam mengumpulkan penerimaan pajak pada tahun lalu. Apresiasi disampaikan meskipun realisasi penerimaan tahun lalu tidak mencapai target.

Seperti diketahui, realisasi penerimaan pajak 2019 tercatat memenuhi 84,4% dari target APBN 2019 yang senilai Rp1.557,6 triliun. Kendati demikian, sebagian kantor pelayanan pajak (KPP) tercatat mampu memenuhi target yang ditetapkan.

Baca Juga: Ada Risiko Shortfall, Target Penerimaan Perpajakan 2021 Dipangkas

“Saya sebagai Menteri Keuangan ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Anda dan seluruh keluarga Anda karena telah bekerja keras mengumpulkan pendapatan negara pada 2019 tanpa kenal lelah dan mengorbankan banyak waktu berkumpul bersama keluarga,” tutur Sri Mulyani. (kaw)

Topik : Ditjen Pajak, DJP, penerimaan pajak, shortfall, Sri Mulyani
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 24 September 2020 | 08:30 WIB
FILIPINA
Kamis, 24 September 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 23 September 2020 | 16:36 WIB
KANWIL DJP JATIM II
Rabu, 23 September 2020 | 11:05 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
berita pilihan
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Minggu, 27 September 2020 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 27 September 2020 | 10:01 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 09:06 WIB
KOREA SELATAN
Minggu, 27 September 2020 | 08:01 WIB
RUU PAJAK ATAS BARANG & JASA
Minggu, 27 September 2020 | 07:01 WIB
KOTA PALEMBANG
Minggu, 27 September 2020 | 06:01 WIB
APBN 2021
Sabtu, 26 September 2020 | 15:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA