Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Sokong Program Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Naikkan Tarif Pajak Saham

A+
A-
0
A+
A-
0
Sokong Program Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Naikkan Tarif Pajak Saham

Ilustrasi. (DDTCNews)

HONG KONG, DDTCNews – Pemerintah Hong Kong berencana menaikkan tarif pajak atas transaksi saham dari 0,1% menjadi 0,13% sebagai salah satu upaya dalam menyokong berbagai program pemulihan ekonomi nasional pada tahun ini.

Juru bicara Hong Kong Stock Exchange (HKEX) menyatakan kecewa dengan keputusan kenaikan tarif pajak tersebut. Meski demikian, HKEX memahami pemerintah saat ini memerlukan sumber penerimaan baru untuk mendukung belanja.

"HKEX akan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder guna mempertahankan keberlanjutan dan resiliensi pasar modal Hong Kong," katanya, dikutip Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: Uni Eropa Minta AS Menangguhkan Perang Tarif Bea Masuk

Kenaikan tarif pajak tersebut menjadi kenaikan pertama terhitung sejak 1993. Kenaikan tarif pajak ini merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan penerimaan pajak guna mendukung program stimulus bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Pertimbangan lainnya dinaikkan tarif juga mengingat harga saham dan volume transaksi pada bursa saham Hong Kong terus meningkat di tengah pandemi. Hal ini dipandang sebagai sumber pajak yang potensial oleh pemerintah.

Tarif pajak transaksi saham sebesar 0,13% akan mulai diterapkan pada 1 Agustus 2021. Pemerintah berharap tambahan penerimaan dari kenaikan tarif pajak tersebut bisa mencapai HK$12 miliar per tahun.

Baca Juga: Semester II/2021, Erdogan Bakal Naikkan Tarif Pajak Korporasi

Nanti, dana tersebut juga akan digunakan untuk menyokong berbagai program belanja sebesar HK$120 miliar yang akan digelontorkan untuk memulihkan perekonomian Hong Kong yang terdampak resesi akibat pandemi Covid-19 dan krisis politik pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Managing Director of The Asset Management Department Canfield Securities Kingston Lin mengatakan dampak yang ditimbulkan dari kenaikan tarif pajak atas transaksi saham tersebut akan signifikan bagi pasar saham.

“Saat ini, kinerja pasar saham memang sangat positif. Tentunya, akan memberikan lebih banyak penerimaan bagi pemerintah. Meski begitu, biaya transaksi yang meningkat akan menjadi concern bursa efek,” tuturnya seperti dilansir finance.yahoo.com. (rig)

Baca Juga: Akhir Kuartal II/2021, Perjanjian Pajak Israel-UAE Siap Disahkan

Topik : hong kong, tarif pajak, transaksi saham, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 05 April 2021 | 12:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 05 April 2021 | 10:03 WIB
PRANCIS
Kamis, 01 April 2021 | 18:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Kamis, 01 April 2021 | 16:00 WIB
AUSTRALIA
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 22:30 WIB
BELGIA
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)