Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Sambut Pemulihan Ekonomi, Ini Pajak yang Disarankan IMF

A+
A-
1
A+
A-
1
Sambut Pemulihan Ekonomi, Ini Pajak yang Disarankan IMF

Seorang perempuan berjalan di depan Kantor Pusat IMF di Washington, Amerika Serikat. (Foto: Getty Images/bbc.com)

JAKARTA, DDTCNews - Dana Moneter Internasional/International Monetary Fund (IMF) menyarankan negara di dunia mulai memperkenalkan pajak baru untuk menambah sumber penerimaan pascapandemi Covid-19.

Laporan World Economic Outlook IMF menerangkan pandemi Covid-19 seharusnya tidak menyurutkan komitmen negara di dunia untuk melakukan kebijakan dalam rangka mitigasi perubahan iklim. Hal tersebut dilakukan melalui kebijakan perpajakan emisi karbon.

"Para pembuat kebijakan harus mengimplementasikan komitmen mitigasi perubahan iklim melalui perpajakan karbon yang dirancang secara adil," tulis laporan IMF, Kamis (25/6/2020).

Baca Juga: Rencana Pajak Karbon Uni Eropa Bikin Eksportir Rusia Geregetan

Lembaga yang berbasis di Washington DC ini menyebutkan skema perpajakan karbon harus dilakukan melalui jalur kerja sama internasional. Menurut IMF, pajak karbon merupakan salah satu solusi untuk menambal defisit fiskal yang melebar karena adanya pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 disebut menjadi momentum untuk menurunkan ketergantungan atas penggunaan bahan bakar fosil. Pasalnya selama pandemi konsumsi bahan bakar fosil menurun drastis secara global.

Di sisi lain, harga minyak mentah yang rendah saat ini juga menjadi peluang untuk memangkas subsidi energi, khususnya untuk bahan bakar fosil yang masih berlaku di banyak negara.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi, Ini Saran IMF Soal Kebijakan Fiskal dan Moneter

"Para pembuat kebijakan perlu terus meningkatkan rekor penurunan emisi gas rumah kaca pada tahun ini sebagai cermin turunnya penggunaan bahan bakar fosil," tegas IMF.

Selain itu, kerja sama internasional juga wajib dibangun untuk mengatasi ketegangan ekonomi antar negara yang berasal dari sengketa perdagangan dan pesatnya perkembangan teknologi informasi.

IMF secara konsisten menyebutkan kerangka solusi berbasis multilateral menjadi sarana efektif untuk mengatasi masalah ekonomi. "Pemulihan ekonomi dari krisis Covid-19 akan terancam tanpa adanya solusi internasional yang berlaku dalam jangka panjang," tulis laporan IMF. (Bsi)

Baca Juga: IMF Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2020 Jadi -4,9%
Topik : IMF, economic outlook, pajak karbon
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 13 Januari 2020 | 14:50 WIB
KETIMPANGAN
Senin, 04 November 2019 | 10:25 WIB
KTT KE-35 ASEAN
Senin, 21 Oktober 2019 | 10:36 WIB
RAPAT KE-40 IMFC
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK