Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Sah, Parlemen Setujui Pemangkasan Pajak

0
0

Senator Partai Aliansi Tengah Rex Patrick (kiri) dan Stirling Griff (tengah) dan Senator Tasmania Jacqui Lambie setelah voting di Senat. (Foto: Lukas Coch/AAP)

CANBERRA, DDTCNews—Pengembalian pajak dalam jumlah besar akan mengalir pekan depan setelah parlemen Australia mengesahkan RUU Pemangkasan Pajak Penghasilan Orang Pribadi yang berlaku retrospektif untuk tahun 2018-2019 senilai total Aus$158 miliar.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dia senang parlemen telah menyetujui rencana pemangkasan pajak yang berlaku hingga satu dekade tersebut. Pengesahan RUU itu berarti ada 10 juta warga Australia yang menerima pemotongan pajak hingga Aus$1.080.

“Ini adalah kemenangan malam ini, bukan untuk pemerintah, bukan untuk Partai Liberal dan Partai Nasional, ini adalah kemenangan bagi orang Australia, para pekerja keras yang dalam diam menjalani hidup mereka,” ujar Pemimpin Partai Liberal Australia ini, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga: Komisaris ATO Dapatkan Akses Dokumen Pribadi Gould

Rencana pemangkasan pajak Partai Koalisi (Partai Liberal dan Partai Nasional) itu didukung oposisi yakni Partai Buruh meskipun partai tersebut berpendapat mereka tidak bertanggung jawab karena RUU itu telah mengunci manfaat bagi mereka yang berpenghasilan lebih tinggi.

Terlepas dari posisi Partai Buruh, Partai Koalisi yang memimpin Australia sejak Pemilu 2013 telah mendapatkan dukungan yang cukup dari para Senator lainnya, misalnya Senator Tasmania Jacqui Lambie dan Senator dari Partai Aliansi Tengah, Stirling Griff.

Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese mengatakan terlepas dari kekhawatiran RUU itu mengunci pemotongan pajak yang tidak terjangkau dari tahun 2024-2025, kabinet bayangan telah memutuskan bahwa mereka tidak akan menghalangi para ‘pekerja Australia’ yang bekerja.

Baca Juga: Pemeriksaan Restitusi Pajak Digencarkan

“Kami tidak ingin keadaan di mana ekonomi mencegah orang mendapatkan manfaat pajak hingga Aus$1.080. Tapi kami telahmemaksa pemerintah mendukung upaya memajukan tahap kedua dari pemotongan pajak dan menunda tahap ketiganya,” katanya.

Partai Buruh menentang tahap ketiga karena sepertiga dari Aus$95 miliar mengalir ke pekerja berpenghasilan lebih dari Aus$180.000. Tahap ketiga akan meratakan tarif pajak hingga 30% untuk semua pekerja berpenghasilan antara Aus$45.000 dan Aus$200.000. (Bsi)

Baca Juga: Rencana Pajak Boris Dinilai Boros & Keliru

“Ini adalah kemenangan malam ini, bukan untuk pemerintah, bukan untuk Partai Liberal dan Partai Nasional, ini adalah kemenangan bagi orang Australia, para pekerja keras yang dalam diam menjalani hidup mereka,” ujar Pemimpin Partai Liberal Australia ini, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga: Komisaris ATO Dapatkan Akses Dokumen Pribadi Gould

Rencana pemangkasan pajak Partai Koalisi (Partai Liberal dan Partai Nasional) itu didukung oposisi yakni Partai Buruh meskipun partai tersebut berpendapat mereka tidak bertanggung jawab karena RUU itu telah mengunci manfaat bagi mereka yang berpenghasilan lebih tinggi.

Terlepas dari posisi Partai Buruh, Partai Koalisi yang memimpin Australia sejak Pemilu 2013 telah mendapatkan dukungan yang cukup dari para Senator lainnya, misalnya Senator Tasmania Jacqui Lambie dan Senator dari Partai Aliansi Tengah, Stirling Griff.

Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese mengatakan terlepas dari kekhawatiran RUU itu mengunci pemotongan pajak yang tidak terjangkau dari tahun 2024-2025, kabinet bayangan telah memutuskan bahwa mereka tidak akan menghalangi para ‘pekerja Australia’ yang bekerja.

Baca Juga: Pemeriksaan Restitusi Pajak Digencarkan

“Kami tidak ingin keadaan di mana ekonomi mencegah orang mendapatkan manfaat pajak hingga Aus$1.080. Tapi kami telahmemaksa pemerintah mendukung upaya memajukan tahap kedua dari pemotongan pajak dan menunda tahap ketiganya,” katanya.

Partai Buruh menentang tahap ketiga karena sepertiga dari Aus$95 miliar mengalir ke pekerja berpenghasilan lebih dari Aus$180.000. Tahap ketiga akan meratakan tarif pajak hingga 30% untuk semua pekerja berpenghasilan antara Aus$45.000 dan Aus$200.000. (Bsi)

Baca Juga: Rencana Pajak Boris Dinilai Boros & Keliru
Topik : australia, pemangkasan pajak, scot morrison
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
berita pilihan
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:24 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:40 WIB
ITALIA
Kamis, 28 Maret 2019 | 16:54 WIB
SELANDIA BARU
Sabtu, 08 Oktober 2016 | 14:30 WIB
AZERBAIJAN
Minggu, 18 September 2016 | 19:02 WIB
INDIA
Rabu, 06 Desember 2017 | 11:30 WIB
GHANA
Senin, 04 Juni 2018 | 16:38 WIB
YORDANIA