Review
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Puasa dan Lebaran di Negeri Mozart

A+
A-
2
A+
A-
2
Puasa dan Lebaran di Negeri Mozart

Kampus WU Vienna, Austria

BULAN puasa dan lebaran tahun ini terasa berbeda. Adanya pandemi COVID-19 mengharuskan masyarakat di seluruh penjuru dunia untuk tetap stay at home dan menahan diri untuk tidak mudik.

Tidak terkecuali bagi penulis, Senior Specialist of Transfer Pricing Services DDTC Rahmat Muttaqin, yang saat ini sedang menempuh studi S2 International Tax Law di WU Vienna, Austria dengan beasiswa penuh dari DDTC. Studi ini merupakan bagian dari program Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC dan berlangsung selama hampir satu tahun, sampai dengan bulan Juni 2020.

Tesis tahun ini mengangkat tema Hybrid Entities in Tax Treaty Law, di mana penulis mengambil topik Hybrid Entities in the Pre-BEPS Era: Impact of the OECD Partnership Report.

Bagi penulis sendiri, mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan tesis selama bulan puasa di tengah pandemi merupakan hal yang cukup menantang. Di Austria sendiri, bulan puasa tahun ini bertepatan dengan musim semi sehingga lama waktunya berpuasa adalah sekitar 16 hingga 17 jam.

Biasanya, pada tahun-tahun sebelumnya, KBRI Wina secara rutin mengadakan buka puasa bersama dan salat Idul Fitri berjamaah. Namun begitu, walaupun jumlah kasus aktif COVID-19 di Austria telah menurun dan kurva sudah melandai, masyarakat tetap dilarang untuk berkumpul lebih dari sepuluh orang hingga setidaknya akhir Mei 2020. Hal ini mengharuskan KBRI Wina untuk meniadakan salat Idul Fitri berjamaah di tahun ini.

Meskipun salat Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing, tetapi hal ini tidak mengurangi esensi dari hari kemenangan itu sendiri. Terlebih, silaturahmi dapat dilakukan melalui daring.

Akhir kata, penulis mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1441 H dan semoga pandemi ini cepat berlalu.

Topik : Reportase
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 22 Agustus 2018 | 23:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI HARVARD UNIVERSITY (3)
Kamis, 16 Agustus 2018 | 21:12 WIB
LAPORAN DDTC DARI HARVARD UNIVERSITY (2)
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI HARVARD UNIVERSITY
Selasa, 10 Juli 2018 | 07:24 WIB
LAPORAN DDTC DARI RUST CONFERENCE (2)
berita pilihan
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA