Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Percepat Bayar Parkir, Kartu E-Parking Diluncurkan

0
0
Wali Kota Rizal Effendi mencoba membayar parkir menggunakan kartu di gerbang keluar Balikpapan SuperBlock (BSB), Selasa (22/8). (Foto: Prokal.co)

BALIKPAPAN, DDTCNews – Pemkot Balikpapan meluncurkan kartu e-parking sebagai alat pembayaran parkir non tunai di beberapa pusat perbelanjaan. Hal ini bertujuan untuk semakin mempermudah pengunjung dalam membayar tarif parkir di pusat perbelanjaan seperti e-Walk dan Plaza Balikpapan.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kota Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan pembayaran parkir tunai cukup memakan waktu saat kekurangan maupun kelebihan bayar parkir. Sementara pembayaran non tunai akan mempercepat antrean pembayaran parkir.

"E-parking ini hanya mengubah pola pembayaran saja, tidak mengubah pembagian nilai. Jadi 30% tetap untuk retribusi parkir, sementara 70% untuk pemilik maupun pengelola parkirnya. Hasil per hari akan terdata secara keseluruhan,” ujarnya di Balikpapan, Selasa (22/8).

Baca Juga: Wah, Bayar PBB Bisa Pakai GoPay

Pemkot Balikpapan mengharapkan masyarakat atau pengguna kartu e-parking akan semakin terbiasa dengan pembayaran non tunai. Selain mempercepat proses pembayaran, pelaporan penerimaan parkir per harinya bisa ter-monitor oleh Pemkot.

Menurutnya e-parking saat ini masih dalam tahap percobaan, sehingga laporan parkir bulanan masih tetap diberlakukan. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Balikpapan pun akan tetap mengawasi kondisi lapangan, khususnya jika terjadi putusnya jaringan saat listrik padam.

Kendati demikian, e-parking akan berlaku secara efektif pada 1 Januari 2018. Sebelum berlaku efektif, Pemkot Balikpapan akan mensosialisasikan e-parking kepada masyarakat sekaligus menambah lokasi pemberlakuan e-parking seperti di Plaza Rapak dan Mall Fantasy.

Baca Juga: Makin Mudahkan Wajib Pajak, Pemkab Perbarui Apliaksi Sipanji

Pemkot Balikpapan pun akan membuat palang pintu parkir khusus untuk pembayaran parkir non tunai dan akan memprioritaskan pembayar parkir yang menggunakan kartu e-parking. Seluruh pintu keluar parkir kendaraan akan disediakan mesin gesek untuk transaksi non tunai.

Sementara ini, e-parking sudah tergabung dalam Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI untuk mempermudah pengguna kartu dalam mengisi saldo kartu atau top up. Pengguna kartu non tunai bisa mengisi saldo top up maksimal senilai Rp1 juta. (Amu)

Baca Juga: Elizabeth Warren: Sekarang Saatnya Pajak Kekayaan

"E-parking ini hanya mengubah pola pembayaran saja, tidak mengubah pembagian nilai. Jadi 30% tetap untuk retribusi parkir, sementara 70% untuk pemilik maupun pengelola parkirnya. Hasil per hari akan terdata secara keseluruhan,” ujarnya di Balikpapan, Selasa (22/8).

Baca Juga: Wah, Bayar PBB Bisa Pakai GoPay

Pemkot Balikpapan mengharapkan masyarakat atau pengguna kartu e-parking akan semakin terbiasa dengan pembayaran non tunai. Selain mempercepat proses pembayaran, pelaporan penerimaan parkir per harinya bisa ter-monitor oleh Pemkot.

Menurutnya e-parking saat ini masih dalam tahap percobaan, sehingga laporan parkir bulanan masih tetap diberlakukan. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Balikpapan pun akan tetap mengawasi kondisi lapangan, khususnya jika terjadi putusnya jaringan saat listrik padam.

Kendati demikian, e-parking akan berlaku secara efektif pada 1 Januari 2018. Sebelum berlaku efektif, Pemkot Balikpapan akan mensosialisasikan e-parking kepada masyarakat sekaligus menambah lokasi pemberlakuan e-parking seperti di Plaza Rapak dan Mall Fantasy.

Baca Juga: Makin Mudahkan Wajib Pajak, Pemkab Perbarui Apliaksi Sipanji

Pemkot Balikpapan pun akan membuat palang pintu parkir khusus untuk pembayaran parkir non tunai dan akan memprioritaskan pembayar parkir yang menggunakan kartu e-parking. Seluruh pintu keluar parkir kendaraan akan disediakan mesin gesek untuk transaksi non tunai.

Sementara ini, e-parking sudah tergabung dalam Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI untuk mempermudah pengguna kartu dalam mengisi saldo kartu atau top up. Pengguna kartu non tunai bisa mengisi saldo top up maksimal senilai Rp1 juta. (Amu)

Baca Juga: Elizabeth Warren: Sekarang Saatnya Pajak Kekayaan
Topik : pajak daerah, pajak parkir, balikpapan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa

Bambang Prasetia

Sabtu, 16 November 2019 | 21:21 WIB
Bagus dong..klo itu semua naik.. sebaiknya parkir pakai koin atau pk kartu berlaku dikota besar..krn banyak parkir bebasis keamanan ..alias ilegal tanpa karcis .. tentu PAD kurang.. anaehnya penegak hukum, sat PP contohnya gak bantuin kenapa???? apa kiraya mungkin sdh tahu manisnya gula kali ya atau ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:42 WIB
YOGYAKARTA
Senin, 27 Agustus 2018 | 09:57 WIB
KABUPATEN BUTON
Rabu, 01 Agustus 2018 | 16:40 WIB
KABUPATEN WAY KANAN
Selasa, 22 November 2016 | 20:02 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Rabu, 20 November 2019 | 11:47 WIB
PROVINSI SUMATRA UTARA
Selasa, 19 November 2019 | 17:20 WIB
KABUPATEN MALANG
Senin, 18 November 2019 | 16:24 WIB
KOTA BOGOR
Sabtu, 16 November 2019 | 17:18 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Jum'at, 15 November 2019 | 16:50 WIB
KOTA MALANG
Jum'at, 15 November 2019 | 14:48 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Kamis, 14 November 2019 | 19:32 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rabu, 13 November 2019 | 16:40 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Selasa, 12 November 2019 | 17:53 WIB
DKI JAKARTA
Senin, 11 November 2019 | 16:49 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA