Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Pemerintah Kaji Pendirian Tax Haven di Indonesia

0
0

SEMARANG, DDTCNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintah tengah mengkaji kemungkinan mengembangkan salah satu pulau di Indonesia menjadi surga pajak (tax haven) seperti halnya di Labuan, Malaysia.

“Kita juga punya pulau banyak, buat satu pulau untuk tax haven, kenapa tidak, misalnya. Ini juga dalam proses semua,” katanya saat menghadiri acara seminar tax amnesty di Semarang, Selasa (9/8).

Sebelumnya, wacana pembentukan onshore financial center sempat disampaikan mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ini Peringkat Negara Suaka Pajak Versi Tax Justice Network

Saat itu Bambang mengungkapkan daerah onshore financial center akan memiliki kekhususan dari sisi pajak sehingga menjadi semacam tax haven area.

Tujuannya menarik kembali dana para pengusaha Indonesia yang menjalankan bisnis di luar negeri. Pasalnya, selama ini banyak pengusaha Indonesia yang menjalankan usahanya di luar negeri seperti Amerika Serikat (AS), Asia dan Eropa, namun mereka justru menempatkan basis usahanya di negara-negara tax haven.

Sementara, peneliti pajak DDTC Denny Vissaro dalam penelitiannya (Baca: Optimal Corporate Income Tax for Large developing Countries in an Integrated Economy) menyebutkan rencana pendirian onshore financial center di Indonesia memang cukup rasional namun penuh dengan risiko dan tidak lagi memiliki competitive advantage untuk menarik dana secara signifikan.

Baca Juga: Otoritas Pajak Gerebek Puluhan Bank & Rumah Pribadi, Ada Apa?

Hal itu dikarenakan Indonesia telah sepakat menerapkan kebijakan automatic exchange of information (AEoI) di akhir tahun 2017 mendatang. Atas hal itu tentu jaminan kerahasiaan data yang memadai tidak bisa diberikan pada investor.

Selain itu, Indonesia juga telah menjadi bagian dari komitmen global untuk melawan harmful tax competition, bukan justru terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, kemungkinan dana yang berhasil ditarik tidak akan sedemikian besar lantaran competitive advantage-nya sudah tergerus. (Amu)

Baca Juga: Ada Tax Haven, Ini Daftar Negara Pengirim Data Keuangan ke Indonesia

Sebelumnya, wacana pembentukan onshore financial center sempat disampaikan mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ini Peringkat Negara Suaka Pajak Versi Tax Justice Network

Saat itu Bambang mengungkapkan daerah onshore financial center akan memiliki kekhususan dari sisi pajak sehingga menjadi semacam tax haven area.

Tujuannya menarik kembali dana para pengusaha Indonesia yang menjalankan bisnis di luar negeri. Pasalnya, selama ini banyak pengusaha Indonesia yang menjalankan usahanya di luar negeri seperti Amerika Serikat (AS), Asia dan Eropa, namun mereka justru menempatkan basis usahanya di negara-negara tax haven.

Sementara, peneliti pajak DDTC Denny Vissaro dalam penelitiannya (Baca: Optimal Corporate Income Tax for Large developing Countries in an Integrated Economy) menyebutkan rencana pendirian onshore financial center di Indonesia memang cukup rasional namun penuh dengan risiko dan tidak lagi memiliki competitive advantage untuk menarik dana secara signifikan.

Baca Juga: Otoritas Pajak Gerebek Puluhan Bank & Rumah Pribadi, Ada Apa?

Hal itu dikarenakan Indonesia telah sepakat menerapkan kebijakan automatic exchange of information (AEoI) di akhir tahun 2017 mendatang. Atas hal itu tentu jaminan kerahasiaan data yang memadai tidak bisa diberikan pada investor.

Selain itu, Indonesia juga telah menjadi bagian dari komitmen global untuk melawan harmful tax competition, bukan justru terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, kemungkinan dana yang berhasil ditarik tidak akan sedemikian besar lantaran competitive advantage-nya sudah tergerus. (Amu)

Baca Juga: Ada Tax Haven, Ini Daftar Negara Pengirim Data Keuangan ke Indonesia
Topik : tax haven, offshore financial center, surga pajak
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Senin, 06 Mei 2019 | 14:30 WIB
PMK 49/2019
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Senin, 06 Mei 2019 | 18:37 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 10 April 2019 | 16:37 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 18 September 2018 | 10:43 WIB
BERITA PAJAK HARI INI