Berita
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Review
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:09 WIB
ALI SADIKIN:
Senin, 10 Agustus 2020 | 17:29 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

OECD Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2020 Minus 6%-7,6%

A+
A-
1
A+
A-
1
OECD Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2020 Minus 6%-7,6%

Logo OECD (foto: OECD.org

PARIS, DDTCNews—Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global bakal terkontraksi -7,6% tahun ini apabila pandemi virus Corona atau Covid-19 semakin meluas.

Proyeksi ini disampaikan OECD melalui economic outlook terbarunya yang dipublikasikan Rabu malam (10/6/2020). Dalam proyeksinya, pertumbuhan ekonomi global ditentukan dari ada tidaknya gelombang kedua penyebaran Covid-19.

Menurut OECD, ekonomi global yang pulih masih belum bisa dipastikan lantaran masih tingginya potensi terjadinya gelombang kedua penularan Covid-19. Mulai dilonggarkannya pembatasan-pembatasan di berbagai negara juga belum menjamin.

Baca Juga: Belum Kelar Bahas Pajak Digital OECD, PBB Malah Ajukan Proposal Baru

Apabila gelombang kedua bisa dihindari, OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi global hanya terkontraksi -6% dan dilanjutkan pada tahun berikutnya dengan pertumbuhan ekonomi global sebesar 5,2%.

Namun jika gelombang kedua justru terjadi, pertumbuhan ekonomi global bakal terkontraksi hingga -7,6% (yoy) dan pertumbuhan ekonomi global pada tahun berikutnya hanya naik tipis sebesar 2,8%.

Berdasarkan outlook perekonomian terbaru ini, OECD mendorong otoritas dari berbagai negara untuk meningkatkan stimulusnya bagi mereka yang terdampak paling besar secara substansial.

Baca Juga: Kabar Gembira! OECD Beri Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Menguat

Secretary-General OECD Angel Gurria menilai para pembuat kebijakan saat ini sudah mengambil langkah tepat ketika mengambil langkah darurat secara cepat untuk menangkal dampak Covid-19.

“Untuk itu, sekarang bukan waktunya bagi pemerintah untuk malah terlalu cepat mencabut kebijakan-kebijakan tersebut,” katanya dilansir dari laman resmi OECD, Kamis (11/6/2020).

Gurría menekankan langkah yang diambil oleh pemerintah dalam merespon pandemi Covid-19 bakal membentuk arah perekonomian setelah Covid-19 ke depan. Hal ini tidak hanya berlaku pada level domestik, tetapi juga pada level global.

Baca Juga: Imbas Ledakan di Beirut, Pengusaha Restoran Tidak Bayar PPN

Sementara itu, Chief Economist OECD Laurence Boone menilai saat ini langkah extraordinary perlu diambil guna mengawal pemulihan ekonomi sembari menghindari terjadinya gelombang kedua penularan Covid-19. (rig)

Topik : pertumbuhan ekonomi global, prancis, OECD, pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi, internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:22 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:30 WIB
TURKI
Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:26 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Agustus 2020 | 11:10 WIB
SLOVENIA
berita pilihan
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:45 WIB
KORPORASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:07 WIB
KABUPATEN TEMANGGUNG
Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PRANCIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:48 WIB
BANTUAN LANGSUNG TUNAI