Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Musim Pelaporan SPT WP OP Berakhir, Ini Hasilnya

3
3

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memantau aktivitas pelaporan SPT di KPP Pratama Tebet dan KPP Pratama Setiabudi Empat. (foto: DJP)

JAKARTA, DDTCNews – Musim pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) sudah berakhir kemarin, Senin (1/4/2019), bersamaan dengan pengecualian denda keterlambatan pelaporan. Bagaimana hasilnya?

Berdasarkan data Ditjen Pajak (DJP) yang diterima DDTCNews, hingga kemarin pukul 24.00 WIBada 11,3 juta WP (OP dan badan) yang sudah menyampaikan SPT Tahunannya. Jumlah tersebut naik 6,60% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 10,6 juta WP.

Dari jumlah tersebut, ada penurunan yang cukup signifikan dari pelaporan SPT secara manual. Pelaporan SPT secara manual pada tahun ini tercatat sebanyak 658.428 WP. Jumlah tersebut tercatat turun hingga 65,56% dari tahun lalu sebanyak 1,9 juta.

Baca Juga: Sri Mulyani Beri Penghargaan 10 Mantan Dirjen Pajak

Sementara itu, jumlah pelaporan SPT melalui e-Filing hingga 1 April 2019 tercatat sebanyak 10,6 juta atau sekitar 94,2% dari total pelaporan SPT. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 22,46% dibandingkan dengan performa tahun lalu sebanyak 8,6 juta.

Performa ini dinilai memberikan gambaran bahwa kesadaran masyarakat untuk melaporkan SPT melalui e-Filing sudah meningkat. Bagaimanapun, dengan e-Filing, proses pelaporan dinilai lebih mudah karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan kepatuhan formal WP pada tahun ini sebesar 85%. Dengan jumlah WP wajib SPT sebanyak 18,3 juta pada tahun ini, target kepatuhan formal itu setara dengan pelaporan WP sebanyak 15,5 juta.

Baca Juga: Sri Mulyani: Reformasi Pajak Tidak Parsial

Pelaporan SPT Tahunan sebanyak 11,3 juta WP (ada sekitar 250.000 diantaranya adalah WP badan) setara dengan 72,9% dari target kepatuhan formal tahun ini. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah WP wajib SPT, kepatuhan formal baru mencapai 61,7%. Sepanjang 2018, kepatuhan formal tercatat sebesar 71%.

Sebelumnya, Dirjen Pajak Robert Pakpahan menyatakan terdapat tiga aspek yang akan disentuh pihaknya untuk meningkatkan kepatuhan. Pertama, memperkuat mekanisme edukasi. Aspek ini, menurutnya menjadi fokus utama otoritas dalam membenahi kesadaran WP.

Kedua, melakukan penyuluhan dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada WP. Ketiga, memperbaiki administrasi dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan. Hal ini dijalankan dengan mempermudah beberapa prosedur administrasi pajak.

Baca Juga: Cerita Soal Reformasi Perpajakan, Ini Pesan Khusus Boediono

Pada April 2019, giliran WP Badan yang akan mulai melaporkan SPT Tahunannya. Sesuai regulasi, batas akhir pelaporan SPT Tahunan WP Badan adalah 30 April. (kaw)

Dari jumlah tersebut, ada penurunan yang cukup signifikan dari pelaporan SPT secara manual. Pelaporan SPT secara manual pada tahun ini tercatat sebanyak 658.428 WP. Jumlah tersebut tercatat turun hingga 65,56% dari tahun lalu sebanyak 1,9 juta.

Baca Juga: Sri Mulyani Beri Penghargaan 10 Mantan Dirjen Pajak

Sementara itu, jumlah pelaporan SPT melalui e-Filing hingga 1 April 2019 tercatat sebanyak 10,6 juta atau sekitar 94,2% dari total pelaporan SPT. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 22,46% dibandingkan dengan performa tahun lalu sebanyak 8,6 juta.

Performa ini dinilai memberikan gambaran bahwa kesadaran masyarakat untuk melaporkan SPT melalui e-Filing sudah meningkat. Bagaimanapun, dengan e-Filing, proses pelaporan dinilai lebih mudah karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan kepatuhan formal WP pada tahun ini sebesar 85%. Dengan jumlah WP wajib SPT sebanyak 18,3 juta pada tahun ini, target kepatuhan formal itu setara dengan pelaporan WP sebanyak 15,5 juta.

Baca Juga: Sri Mulyani: Reformasi Pajak Tidak Parsial

Pelaporan SPT Tahunan sebanyak 11,3 juta WP (ada sekitar 250.000 diantaranya adalah WP badan) setara dengan 72,9% dari target kepatuhan formal tahun ini. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah WP wajib SPT, kepatuhan formal baru mencapai 61,7%. Sepanjang 2018, kepatuhan formal tercatat sebesar 71%.

Sebelumnya, Dirjen Pajak Robert Pakpahan menyatakan terdapat tiga aspek yang akan disentuh pihaknya untuk meningkatkan kepatuhan. Pertama, memperkuat mekanisme edukasi. Aspek ini, menurutnya menjadi fokus utama otoritas dalam membenahi kesadaran WP.

Kedua, melakukan penyuluhan dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada WP. Ketiga, memperbaiki administrasi dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan. Hal ini dijalankan dengan mempermudah beberapa prosedur administrasi pajak.

Baca Juga: Cerita Soal Reformasi Perpajakan, Ini Pesan Khusus Boediono

Pada April 2019, giliran WP Badan yang akan mulai melaporkan SPT Tahunannya. Sesuai regulasi, batas akhir pelaporan SPT Tahunan WP Badan adalah 30 April. (kaw)

Topik : kepatuhan formal, SPT, Ditjen Pajak, Sri Mulyani
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 13 Maret 2019 | 12:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 11:29 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:27 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Jum'at, 12 April 2019 | 11:51 WIB
PEREKONOMIAN GLOBAL
Jum'at, 23 September 2016 | 17:01 WIB
PEMERIKSAAN BPK
Selasa, 29 Januari 2019 | 11:54 WIB
KEBIJAKAN CUKAI