Fokus
Data & Alat
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Reportase

Lanjutkan Tren, Rupiah Masih Melemah Terhadap Dolar AS

A+
A-
2
A+
A-
2
Lanjutkan Tren, Rupiah Masih Melemah Terhadap Dolar AS

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Rupiah melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) sepekan ke depan.

Nilai kurs pajak suntuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp15.663. Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Paman Sam ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang berada pada angka Rp15.584 per dolar AS.

Selanjutnya, rupiah berbalik menguat terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak dipatok pada level Rp9.993,86 per dolar Australia atau turun tipis dari posisi pekan lalu yang bertengger pada level Rp9.993,95 per dolar Australia.

Baca Juga: Konfirmasi Soal Omzet, Petugas Pajak Kunjungi Pabrik Roti

Sementara itu, rupiah masih mengalami tekanan terhadap ringgit Malaysia. Nilai kurs pajak satu pekan ke depan ditetapkan senilai Rp3.305,15 per ringgit Malaysia. Nilai tersebut naik dari posisi pekan lalu senilai Rp3.297,32 per ringgit Malaysia.

Pelemahan rupiah juga masih berlanjut terhadap dolar Singapura. Kurs pajak terhadap mata uang Negeri Merlion ini ditetapkan senilai Rp11.064,46 per dolar Singapura. Patokan kurs pajak tersebut tercatat naik dari posisi pekan lalu yang berada pada angka Rp11.029,22 per dolar Singapura.

Sebaliknya, euro berbalik melemah terhadap rupiah. Kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp15.437,80. Kurs pajak terhadap mata uang zona eropa tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp15.536,65 per euro.

Baca Juga: Patuhi UU HKPD, Samarinda Bakal Atur Seluruh Jenis Pajak dalam 1 Perda

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.59/KM.10/2022. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 09 November 2022 - 15 November 2022:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 15.663,00 79,00
2 Dolar Australia (AUD) 9.993,86 -0,09
3 Dolar Kanada (CAD) 11.484,21 30,38
4 Kroner Denmark (DKK) 2.074,20 -13,98
5 Dolar Hongkong (HKD) 1.995,28 10,03
6 Ringgit Malaysia (MYR) 3.305,15 7,83
7 Dolar Selandia Baru (NZD) 9.140,58 131,82
8 Kroner Norwegia (NOK) 1.505,15 0,46
9 Poundsterling Inggris (GBP) 17.818,80 -119,25
10 Dolar Singapura (SGD) 11.064,46 35,24
11 Kroner Swedia (SEK) 1.417,27 -1,81
12 Franc Swiss (CHF) 15.624,28 -56,66
13 Yen Jepang (JPY) 10.586,14 15,39
14 Kyat Myanmar (MMK) 7,46 0,03
15 Rupee India (INR) 189,35 0,62
16 Dinar Kuwait (KWD) 50.513,08 262,03
17 Rupee Pakistan (PKR) 70,78 0,20
18 Peso Philipina (PHP) 267,71 1,18
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) 4.168,35 22,13
20 Rupee Sri Lanka (LKR) 42,74 0,14
21 Bath Thailand (THB) 414,59 4,14
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) 11.061,94 33,98
23 Euro Euro (EUR) 15.437,80 -98,85
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.145,19 1,53
25 Won Korea (KRW) 11,02 0,11

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100 (sap)

Baca Juga: Daftar Pemenang Lomba Menulis Artikel Pajak 2022 Berhadiah Rp55 Juta

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kurs pajak, pajak, valuta asing, PPN, PPnBM, rupiah, ringgit Malaysia, dolar AS, euro, dolar Australia

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 30 November 2022 | 08:47 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

DJP Lanjutkan Implementasi Penyusunan Daftar Prioritas Pengawasan

Selasa, 29 November 2022 | 23:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Rasio Kepatuhan Formal Wajib Pajak Sudah 88 Persen, Ini Perinciannya

Selasa, 29 November 2022 | 22:34 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Sebut Sudah 52,9 Juta NIK telah Terintegrasi dengan NPWP

Selasa, 29 November 2022 | 18:30 WIB
PER-04/PJ/2020

Begini Cara Tentukan Tempat Kedudukan Badan Sesuai Keadaan Sebenarnya

berita pilihan

Kamis, 01 Desember 2022 | 12:15 WIB
BADAN PUSAT STATISTIK

BPS Catat Inflasi November 2022 Sebesar 5,42%, BBM Masih Punya Andil

Kamis, 01 Desember 2022 | 11:33 WIB
RPP HKFN

Penerbitan Obligasi Daerah Cukup Pakai Perkada, Begini Rancangannya

Kamis, 01 Desember 2022 | 11:09 WIB
EKONOMI DIGITAL

Ekonomi Digital Melesat, Banyak UMKM Perlu Masuk Marketplace dan Ritel

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Waduh, Aduan Penipuan Berkedok Petugas Bea Cukai Melonjak Drastis

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:00 WIB
KPP MADYA DENPASAR

Konfirmasi Soal Omzet, Petugas Pajak Kunjungi Pabrik Roti

Kamis, 01 Desember 2022 | 09:45 WIB
KOTA SAMARINDA

Patuhi UU HKPD, Samarinda Bakal Atur Seluruh Jenis Pajak dalam 1 Perda

Kamis, 01 Desember 2022 | 09:31 WIB
HUT KE-15 DDTC

Daftar Pemenang Lomba Menulis Artikel Pajak 2022 Berhadiah Rp55 Juta

Kamis, 01 Desember 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dukung Program Kendaraan Listrik, Industri Keuangan Ditawari Insentif

Kamis, 01 Desember 2022 | 08:50 WIB
BERITA PERPAJAKAN HARI INI

Masyarakat Perlu Waspadai Penipuan, Bea Cukai: Tak Perlu Takut Lapor