Review
Jum'at, 27 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (2)
Kamis, 26 Januari 2023 | 15:53 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (1)
Kamis, 26 Januari 2023 | 14:40 WIB
KONSULTASI PERPAJAKAN
Rabu, 25 Januari 2023 | 17:15 WIB
LAPORAN DARI AUSTRALIA
Fokus
Data & Alat
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Rabu, 11 Januari 2023 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 11 JANUARI - 17 JANUARI 2022
Rabu, 04 Januari 2023 | 09:11 WIB
KURS PAJAK 04 JANUARI - 10 JANUARI 2023
Reportase

Ini Sosok Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Jokowi

A+
A-
0
A+
A-
0
Ini Sosok Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Jokowi

JAKARTA, DDTCNews – Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo mengajukan satu nama alias calon tunggal untuk posisi Gubernur Bank Indonesia ke DPR. Orang itu ialah Perry Warjiyo yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.

Setelah masa reses DPR, akhirnya hari ini, Rabu (28/3) Komisi XI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon tunggal gubernur bank sentral tersebut.

Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Marcus Mekeng mengatakan agenda akan dimulai dengan pemaparan dari Perry. Untuk kemudian diputuskan apakah DPR menerima atau menolak usulan Presiden tersebut.

Baca Juga: PP Soal DHE Bakal Direvisi, BI Pastikan Insentifnya Makin Menarik

"Tes ini diawali dengan pemaparan visi, misi dan strategi dari Perry. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari anggota Komisi XI," katanya.

Seperti yang diketahui, Perry Warjiyo merupakan sosok internal di BI dan telah puluhan tahun bergelut dengan urusan moneter.

Pria kelahiran Sukaharjo, 25 Februari 1959 ini tercatat memiliki karier yang panjang di Bank Indonesia sejak tahun 1984, khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta kepala Biro Gubernur.

Baca Juga: BI Putuskan Naikkan Lagi Suku Bunga Acuan Jadi 5,75%

Sebelum menjadi Deputi Gubernur, dia pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional di BI. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI.

Selain itu, lulusan Universitas Gajah Mada pada tahun 1982 punya karier cemerlang di luar BI. Tercatat, ia pernah menduduki posisi penting selama dua tahun sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Dari sisi akdemis, Perry tercatat sebagai dosen Pascasarjana di Universitas Indonesia di bidang Ekonomi Moneter dan Ekonomi Keuangan Internasional, di samping sebagai dosen tamu di sejumlah universitas.

Baca Juga: Ada Harbolnas dan Libur Natal, Penjualan Eceran Desember 2022 Naik

Gelar Master dan PhD di bidang Moneter dan Keuangan Internasional diperoleh dari Lowa State University, AS, masing-masing pada tahun 1989 dan 1991. Perry Warjiyo telah menulis dan mempublikasikan sejumlah buku, jurnal, dan makalah di bidang ekonomi, moneter, dan isu-isu internasional. (Amu)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : bank indonesia, gubernur bi, perry warjiyo

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 22 September 2022 | 15:20 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Jaga Inflasi, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,25 Persen

Jum'at, 16 September 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Gunakan BI-CBS sebagai e-Banking Pemerintah, Begini Kata Wamenkeu

Kamis, 15 September 2022 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN MONETER

BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$400 Miliar

Rabu, 07 September 2022 | 13:30 WIB
KEBIJAKAN MONETER

BI Catat Posisi Cadangan Devisa pada Agustus 2022 Tembus US$132 Miliar

berita pilihan

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ekonomi Pulih, Sri Mulyani Sebut Skala Insentif Pajak Sudah Diturunkan

Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Batas Restitusi Dipercepat Jadi Rp5 Miliar, Sri Mulyani Bilang Begini

Sabtu, 28 Januari 2023 | 13:30 WIB
PP 50/2022

Ini Maksud 'Dimulainya Penyidikan' dalam Pengungkapan Ketidakbenaran

Sabtu, 28 Januari 2023 | 13:00 WIB
KABUPATEN REMBANG

Kepala Desa Dikumpulkan Gara-Gara Validasi NIK dan NPWP, Ada Apa?

Sabtu, 28 Januari 2023 | 12:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Penawaran Perdana SUN Khusus PPS Tahun Ini, Begini Hasilnya

Sabtu, 28 Januari 2023 | 12:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Ngeri! Bea Cukai dan Polri Sita Sabu 149 Kg Jaringan Malaysia-Aceh 

Sabtu, 28 Januari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

5 Alasan Wajib Pajak Bisa Ajukan Permintaan Sertifikat Elektronik Baru

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Partai Oposisi Usulkan Pengenaan Windfall Tax untuk Danai Stimulus

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:00 WIB
PMK 203/2017

Pembebasan Bea Masuk US$500 Diberikan Per Penumpang, Bukan Per Barang

Sabtu, 28 Januari 2023 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Atas Impor Alkes dan Vaksin Covid Selama 3 Tahun Tembus Rp3 T