Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Ini Dia 30 WP Kakap Peraih Penghargaan DJP

A+
A-
8
A+
A-
8
Ini Dia 30 WP Kakap Peraih Penghargaan DJP

Sejumlah wajib pajak orang pribadi menerima penghargaan WP terbaik dari DJP. (llustrasi)

JAKARTA, DDTCNews - Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Wajib Pajak Besar memberikan apresiasi kepada wajib pajak (WP) patuh di wilayah kerjanya. Sebanyak 30 WP baik orang pribadi dan badan mendapatkan apresiasi.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan penghargaan kepada 30 WP ini merupakan bentuk apresiasi Ditjen Pajak karena kepatuhan WP bersangkutan atas peraturan perpajakan dan kerja sama yang terjalin baik atara fiskus dan wajib pajak.

"Acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada WP terpilih di 2019 karena kontribusi yang signifikan dan koordinasi baik. Selain itu WP terpilih tahun ini memiliki tingkat kepatuhan yang sangat baik," katanya di Aula Kanwil WP Besar di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga: Lima Tahun Berturut-turut, BPJS Kesehatan Defisit Triliun Rupiah

Lebih lanjut, Robert menjelaskan komposisi penerima penghargaan tahun ini didominasi oleh WP badan dengan 24 entitas bisnis mendapat penghargaan. Sisanya, 6 WP orang pribadi menggenapi 30 WP yang menerima penghargaan.

Kontribusi penerimaan dari Kanwil WP Besar juga signifikan. Berdasarkan data tahun lalu dengan setoran sebesar Rp418,73 triliun, berkontribusi 31% terhadap total penerimaan yang dikelola oleh DJP.

Secara persentase, Robert menjabarkan target 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Adapun target 2019 sebesar Rp498 triliun atau tumbuh 19% dari realisasi 2018. Dengan kata lain, kontrbusinya terhadap total target nasional mencapai 31,57% dari Rp1.577,56 triliun.

Baca Juga: DJP: UMKM Tidak Diawasi atau Dikejar-kejar

"Acara ini penting karena peran WP besar dalam mencapai target penerimaan Kanwil sebesar Rp418 triliun dan berkontribusi 31% dari total penerimaan DJP," imbuhnya.

Berikut adalah daftar wajib pajak yang menerima penghargaan dari Kanwil DJP Wajib Pajak Besar:

Wajib Pajak Orang Pribadi:

Baca Juga: Bansos Jadi Salah Satu Senjata Sri Mulyani Hadapi Corona
  1. Arifin Panigoro (Grup Medco)
  2. Alexander Tedja (Grup Pakuwon)
  3. Budi Purnomo Hadisurjo (Grup Optic Melawai)
  4. Garibaldi Thohir (Grup Adaro)
  5. Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja (Grup Emtek)
  6. Rachmat Theodore Permadi (Grup Triputra)

Wajib Pajak Badan:

  1. PT Adaro Indonesia
  2. PT Astra Daihatsu Motor
  3. PT Astra Honda Motor
  4. PT Bio Farma (Persero)
  5. PT Bukit Asam (Persero) Tbk
  6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  7. PT Bank BNl (Persero) Tbk
  8. PT Bank BRI (Persero) Tbk
  9. PT Bank Central Asia Tbk.
  10. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
  11. PT Freeport lndonesia
  12. PT Honda Prospect Motor
  13. PT. Kaltim Prima Coal
  14. PT. Kideco Jaya Agung
  15. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
  16. PT Pelabuhan Indonesia Ill (Persero)
  17. PT. Pertamina (Persero)
  18. PT Petrokimia Gresik
  19. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  20. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
  21. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  22. PT Toyota Astra Motor
  23. PT Unilever Indonesia Tbk
  24. PT United Tractors Tbk (Bsi)

"Acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada WP terpilih di 2019 karena kontribusi yang signifikan dan koordinasi baik. Selain itu WP terpilih tahun ini memiliki tingkat kepatuhan yang sangat baik," katanya di Aula Kanwil WP Besar di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga: Lima Tahun Berturut-turut, BPJS Kesehatan Defisit Triliun Rupiah

Lebih lanjut, Robert menjelaskan komposisi penerima penghargaan tahun ini didominasi oleh WP badan dengan 24 entitas bisnis mendapat penghargaan. Sisanya, 6 WP orang pribadi menggenapi 30 WP yang menerima penghargaan.

Kontribusi penerimaan dari Kanwil WP Besar juga signifikan. Berdasarkan data tahun lalu dengan setoran sebesar Rp418,73 triliun, berkontribusi 31% terhadap total penerimaan yang dikelola oleh DJP.

Secara persentase, Robert menjabarkan target 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Adapun target 2019 sebesar Rp498 triliun atau tumbuh 19% dari realisasi 2018. Dengan kata lain, kontrbusinya terhadap total target nasional mencapai 31,57% dari Rp1.577,56 triliun.

Baca Juga: DJP: UMKM Tidak Diawasi atau Dikejar-kejar

"Acara ini penting karena peran WP besar dalam mencapai target penerimaan Kanwil sebesar Rp418 triliun dan berkontribusi 31% dari total penerimaan DJP," imbuhnya.

Berikut adalah daftar wajib pajak yang menerima penghargaan dari Kanwil DJP Wajib Pajak Besar:

Wajib Pajak Orang Pribadi:

Baca Juga: Bansos Jadi Salah Satu Senjata Sri Mulyani Hadapi Corona
  1. Arifin Panigoro (Grup Medco)
  2. Alexander Tedja (Grup Pakuwon)
  3. Budi Purnomo Hadisurjo (Grup Optic Melawai)
  4. Garibaldi Thohir (Grup Adaro)
  5. Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja (Grup Emtek)
  6. Rachmat Theodore Permadi (Grup Triputra)

Wajib Pajak Badan:

  1. PT Adaro Indonesia
  2. PT Astra Daihatsu Motor
  3. PT Astra Honda Motor
  4. PT Bio Farma (Persero)
  5. PT Bukit Asam (Persero) Tbk
  6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  7. PT Bank BNl (Persero) Tbk
  8. PT Bank BRI (Persero) Tbk
  9. PT Bank Central Asia Tbk.
  10. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
  11. PT Freeport lndonesia
  12. PT Honda Prospect Motor
  13. PT. Kaltim Prima Coal
  14. PT. Kideco Jaya Agung
  15. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
  16. PT Pelabuhan Indonesia Ill (Persero)
  17. PT. Pertamina (Persero)
  18. PT Petrokimia Gresik
  19. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  20. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
  21. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  22. PT Toyota Astra Motor
  23. PT Unilever Indonesia Tbk
  24. PT United Tractors Tbk (Bsi)
Topik : WP besar, penghargaan WP, Ditjen Pajak, Sri Mulyani
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 24 Januari 2020 | 11:23 WIB
BELANJA APBN
Senin, 10 Februari 2020 | 10:53 WIB
OBITUARI
Senin, 10 Februari 2020 | 11:58 WIB
OBITUARI
Senin, 10 Februari 2020 | 17:50 WIB
DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH
berita pilihan
Selasa, 18 Februari 2020 | 16:50 WIB
MULTILATERAL INSTRUMENT ON TAX TREATY
Selasa, 18 Februari 2020 | 16:44 WIB
DEFISIT KEUANGAN
Selasa, 18 Februari 2020 | 16:24 WIB
AGENDA PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:55 WIB
KOTA JAYAPURA
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:46 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:40 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:12 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 18 Februari 2020 | 15:06 WIB
BPJS KESEHATAN
Selasa, 18 Februari 2020 | 14:36 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Selasa, 18 Februari 2020 | 14:17 WIB
TRANSFER PRICING