Berita
Sabtu, 05 Desember 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PATI
Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 05 Desember 2020 | 13:01 WIB
RUU PELAPORAN KEUANGAN
Sabtu, 05 Desember 2020 | 12:00 WIB
LOMBA GRAFITAX DDTCNEWS 2020
Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:15 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Jum'at, 04 Desember 2020 | 16:10 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SULAWESI TENGAH
Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:00 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Komunitas
Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Reportase
Glosarium

Gaji dan Tunjangan Petugas Medis Bebas dari Pajak

A+
A-
1
A+
A-
1
Gaji dan Tunjangan Petugas Medis Bebas dari Pajak

Petugas medis Filipina. (Foto: ph.asiatatler.com)

MANILA, DDTCNews - Pemerintah Filipina menebar berbagai insentif pajak untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19, seperti membebaskan gaji dan tunjangan tenaga medis dari pajak penghasilan (PPh).

Bureau of Internal Revenue (BIR) menyatakan UU Nomor 11494 atau Bayanihan 2 mengatur gaji dan tunjangan para tenaga medis yang direkrut secara khusus untuk menangani pandemi akan terbebas dari PPh. Kebijakan ini berlaku untuk petugas medis di institusi pemerintah maupun swasta.

"Kompensasi bagi petugas medis yang terjangkit Covid-19 saat menjalankan tugasnya atau meninggal karena penyakit tersebut juga akan dibebaskan dari pajak," bunyi pertanyaan BIR, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Penerimaan Bea dan Cukai Diprediksi Lampaui Target

BIR juga telah menerbitkan Peraturan Pendapatan No. 29-2020 sebagai pedoman pelaksanaan pembebasan PPh atas gaji dan tunjangan para tenaga medis, untuk melaksanakan Bayanihan 2.

Anggota parlemen Filipina Greg Gasataya mengapresiasi kebijakan tersebut. Menurutnya pembebasan pajak tersebut sebagai apresiasi negara kepada tenaga medis yang berada paling depan melawan pandemi.

"Saya yakin ini ini menjadi kabar baik bagi para profesional kesehatan dan medis yang mempertaruhkan nyawa menghadapi risiko pandemi Covid-19, dan keluarganya," ujarnya.

Baca Juga: Pangkas Tarif PPh Badan, Penerimaan Pajak Bakal Tergerus Rp33 Triliun

Anggota parlemen lainnya, Sarmiento, menyatakan hal serupa. Walaupun bertugas di komisi transportasi di DPR, dia mendukung pembebasan PPh atas gaji dan tunjangan tenaga medis saat negara mengalami keadaan darurat akibat pandemi.

"Gaji dan tunjangan itu tidak seberapa dibandingkan dengan pengorbanan para frontliner kami karena mereka menghadapi bahaya ketika bekerja. Mereka langsung berada di jantung pandemi," katanya, dilansir mb.com.ph. (Bsi)

Baca Juga: Senat Akhirnya Setujui Proposal Pemangkasan Tarif PPh Badan
Topik : petugas medis, gaji bebas pajak, filipina
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 21 Juli 2020 | 17:45 WIB
FILIPINA
Kamis, 16 Juli 2020 | 14:09 WIB
FILIPINA
Selasa, 14 Juli 2020 | 12:18 WIB
FILIPINA
berita pilihan
Sabtu, 05 Desember 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PATI
Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 05 Desember 2020 | 13:01 WIB
RUU PELAPORAN KEUANGAN
Sabtu, 05 Desember 2020 | 11:01 WIB
FILIPINA
Sabtu, 05 Desember 2020 | 09:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 05 Desember 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:01 WIB
KEBIJAKAN EKSPOR
Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 05 Desember 2020 | 06:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:30 WIB
PMK 191/2020