Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Efek Corona, Realisasi Penerimaan Pajak dari PPN Turun 70%

A+
A-
1
A+
A-
1
Efek Corona, Realisasi Penerimaan Pajak dari PPN Turun 70%

Ilustrasi. (DDTCNews)

NEW DELHI, DDTCNews—Pemerintah India menyebutkan penerimaan pajak dari barang dan jasa (Goods and Sevices Tax/GST) atau PPN hingga April 2020 anjlok 70% akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Data otoritas pajak menyebutkan setoran PPN selama satu bulan pertama ini merosot 70% dari periode yang sama tahun lalu. Pandemi Covid-19 disebut memberikan tekanan berat kepada penerimaan pajak tidak langsung seperti GST di India. Untuk diketahui, tahun fiskal di India dimulai 1 April dan berakhir 31 Maret.

“Kebijakan lockdown untuk mengatasi pandemi menimbulkan efek kepada penerimaan pajak tidak langsung. Setoran PPN turun hingga 70%,” tulis laporan Otoritas Pajak India dikutip Senin (1/6/2020).

Baca Juga: Ini Catatan Negara Berkembang Soal Proposal Pajak Digital OECD

Kinerja penerimaan pajak pemerintah federal mencapai 167 miliar rupee atau setara Rp32,2 triliun pada April 2020. Jumlah tersebut jauh menurun dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 553 miliar rupee.

Penurunan penerimaan PPN sudah mulai terasa sejak masa pajak April atau seiring dengan kebijakan karantina wilayah di India mulai 25 Maret 2020, termasuk dimulainya relaksasi pembebasan denda keterlambatan pembayaran denda.

Anjloknya penerimaan PPN juga disebabkan adanya perbedaan penghitungan. Tahun lalu, pemerintah mencatat realisasi penerimaan PPN dari pemerintah federal dan negara bagian. Kini, realisasi penerimaan PPN hanya berasal dari federal saja.

Baca Juga: Sengketa Penyerahan Jasa Asuransi & Pemberian Hadiah Sebagai Objek PPN

Rendahnya penerimaan pada akhirnya membuat pemerintah federal mengoreksi kerangka kebijakan fiskal tahun ini. Dilansir dari Asia Times, Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman mengatakan defisit fiskal melebar dari 3,8% menjadi 4,6% terhadap PDB.

Defisit anggaran tahun ini juga ditingkatkan dari 7,6 triliun rupee menjadi 9,3 triliun rupee. Sementara itu, target penerimaan negara pada tahun ini diperkirakan hanya 17,3 triliun rupee atau lebih rendah dari proyeksi awal yang sebesar 19,3 triliun rupee. (rig)

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru
Topik : realisasi penerimaan pajak, PPN, GST, india, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK