Review
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

DPR Ini Wacanakan Tarif PPh OP Tertinggi Dipangkas Jadi 20 Persen

A+
A-
0
A+
A-
0
DPR Ini Wacanakan Tarif PPh OP Tertinggi Dipangkas Jadi 20 Persen

Ilustrasi.

MANILA, DDTCNews – Di tengah melambungnya harga komoditas pokok dan BBM, sejumlah anggota parlemen mengajukan rancangan undang-undang reformasi pajak bernama Tax Reform Act for the Masses and the Middle Class (TRAMM).

Menurut salah satu anggota parlemen, kenaikan harga dan tingkat inflasi yang tidak terkendali selama beberapa tahun terakhir menjadi landasan kuat untuk mereformasi pajak dengan cara mengurangi tarif pajak penghasilan (PPh).

“Kenaikan harga dan tingkat inflasi yang tidak terkendali dalam beberapa tahun terakhir semakin membenarkan perlunya paket reformasi pajak yang akan mengurangi tarif pajak penghasilan keluarga kelas pekerja Filipina yang terbebani,” katanya, dikutip pada Minggu (17/7/2022).

Baca Juga: NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

Seperti dilansir newsinfo.inquirer.net, DPR tengah memperjuangkan TRAMM yang berisi tentang paket reformasi pajak baru. Dalam paket reformasi tersebut, tarif pajak penghasilan (PPh) orang pribadi ditetapkan paling tinggi sebesar 20%.

Saat ini, pemerintah pusat memungut tarif PPh orang pribadi secara progresif dengan rentang mulai dari 5% hingga 32%. Namun, jika TRAMM diberlakukan, tarif PPh orang pribadi yang berlaku akan berkisar dari 1% hingga 20%.

Terkait hal ini, DPR juga mengusulkan Biro Pendapatan Internal diberikan tanggung jawab untuk membuat bracket tarif PPh orang pribadi yang terdiri dari 10 klasifikasi dengan tarif PPh mulai dari 1% hingga 20%.

Baca Juga: Transaksi dengan Pemotong Pajak, WP PPh Final UMKM Perlu Ajukan Suket

Selain itu, terdapat juga paket insentif lainnya yang ditawarkan oleh TRAMM, yaitu kenaikan ambang batas pembebasan pajak atas bonus. Nanti, akumulasi bonus selama satu tahun yang tidak melebihi PHP150.000 akan dibebaskan dari pajak penghasilan.

TRAMM juga memberikan insentif untuk penghasilan tahunan pertama senilai PHP400.000 atau setara dengan Rp106,41 juta yang didapatkan oleh masyarakat Filipina akan dibebaskan dari PPh. Reformasi pajak ini diyakini dapat menyelesaikan kesengsaraan ekonomi. (rig)

Baca Juga: Bikin Rugi Negara Rp1,7 M, Tersangka Pajak Diserahkan ke Kejaksaan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : filipina, pajak, pajak penghasilan, pajak internasional, tarif PPh orang pribadi

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:30 WIB
SELEBRITAS

Petinju Daud 'Cino' Yordan Titip Pesan ke Wajib Pajak, Apa Isinya?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:00 WIB
KP2KP KASONGAN

Giliran Kepala Sekolah Jadi Sasaran Sosialisasi Validasi NIK-NPWP

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

WP Pensiunan Tetap Wajib Lapor SPT Tahunan, Jangan Lupa Bukti Potong

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:00 WIB
KABUPATEN MUKOMUKO

DJP Surati Pemda, ASN Perlu Validasi NIK Paling Telat 28 Februari 2023

berita pilihan

Minggu, 05 Februari 2023 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

DJBC Bisa Minta Dokumen SPT Pajak ke Penerima Fasilitas TPB dan KITE

Minggu, 05 Februari 2023 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

Minggu, 05 Februari 2023 | 14:00 WIB
PP 55/2022

Transaksi dengan Pemotong Pajak, WP PPh Final UMKM Perlu Ajukan Suket

Minggu, 05 Februari 2023 | 13:00 WIB
KANWIL DJP BANTEN

Bikin Rugi Negara Rp1,7 M, Tersangka Pajak Diserahkan ke Kejaksaan

Minggu, 05 Februari 2023 | 12:00 WIB
PP 55/2022

Bantuan BPJS kepada Wajib Pajak Tertentu yang Bebas Pajak Penghasilan

Minggu, 05 Februari 2023 | 11:30 WIB
INDIA

Ada Rezim Pajak Baru, Saham Perusahaan Asuransi Anjlok Sampai 10%

Minggu, 05 Februari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Penyebab Faktur Pajak Dianggap Tidak Dibuat

Minggu, 05 Februari 2023 | 10:30 WIB
PP 50/2022

Penyebab Pemeriksaan Bukper Ditindaklanjuti dengan Penyidikan

Minggu, 05 Februari 2023 | 10:00 WIB
SPANYOL

Bank di Negara Ini Ramai-Ramai Tolak Kebijakan Windfall Tax

Minggu, 05 Februari 2023 | 09:30 WIB
KOTA SURAKARTA

Tagihan PBB di Solo Naik Drastis, Begini Penjelasan Wali Kota Gibran