Berita
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Besok Diumumkan BPS, Pemerintah Proyeksi PDB Kuartal I Masih Minus

A+
A-
3
A+
A-
3
Besok Diumumkan BPS, Pemerintah Proyeksi PDB Kuartal I Masih Minus

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan materi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021, Selasa (4/5/2021). (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2021 masih akan mengalami kontraksi berkisar 0,6%-0,9%.

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan kinerja ekonomi kuartal I/2021 masih terdampak pandemi Covid-19 walaupun telah menunjukkan perbaikan. Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 besok, Rabu (5/5/2021).

“Pada kuartal I/2021, ekonomi Indonesia kami perkirakan masih akan sedikit terkontraksi pada kisaran minus 0,6% sampai 0,9%," katanya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: 2022 Jadi Penentu Konsolidasi Fiskal

Suharso mengatakan kinerja belanja pemerintah dan ekspor menjadi bantalan yang menahan kontraksi ekonomi tidak terlalu dalam pada kuartal I/2021. Dia memprediksi tren perbaikan akan terus berlanjut sehingga pertumbuhan ekonomi telah berada di zona positif pada kuartal II/2021.

Menurutnya, pemerintah akan menjaga momentum pemulihan ekonomi yang telah terlihat sejak akhir tahun lalu. Selain soal kinerja dunia usaha, momentum pemulihan juga tergantung pada penanganan pandemi dan capaian vaksinasi Covid-19.

Secara keseluruhan tahun, lanjut Suharso, Bappenas memproyeksi pertumbuhan ekonomi akan berkisar 4%-5%. Memasuki 2022, pertumbuhan ekonomi diproyeksi sebesar 5,2%-5,8%.

Baca Juga: Kemenkeu Klaim Pemulihan Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

"Tahun 2022 adalah momentum penting bagi Indonesia untuk terlepas dari tekanan pandemi dan merupakan tahun kunci bagi pemantapan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat mengungkapkan proyeksinya mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 masih akan berada di zona negatif, yakni minus 1% hingga 0,1%. (kaw)

Baca Juga: THR dan Bansos Sudah Cair, Pemerintah Minta Masyakarat Segera Belanja
Topik : pertumbuhan ekonomi, PDB, BPS, Bappenas, Murenbangnas
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 20 April 2021 | 16:52 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Senin, 19 April 2021 | 13:23 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 15 April 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 15 April 2021 | 13:12 WIB
NERACA PERDAGANGAN
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA
Senin, 10 Mei 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 11:18 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 11:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA