Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Bea Cukai dan Polri Amankan Sabu dan Ekstasi Rp88,5 miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Bea Cukai dan Polri Amankan Sabu dan Ekstasi Rp88,5 miliar

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews—Kanwil Bea Cukai Riau bersama Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan sabu sebanyak 59 kg dan 30 butir ekstasi dengan total nilai mencapai Rp88,5 miliar.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bahaduri Mukarta mengatakan barang haram itu merupakan hasil dari tiga penindakan di Dumai, Riau yang dilakukan dalam dua bulan terakhir ini.

Pada 4 Januari 2020, petugas Bea Cukai menggagalkan penyelundupuan 30 kg sabu. Pada 21 Januari, ditemukan 15 kg sabu dan 30 butir ekstasi. Lalu 10 Februari, Bea Cukai berhasil menggagalkan 14 kg sabu.

Baca Juga: Operasi Laut, DJBC Sita Ratusan Kilogram Sabu-Sabu Hingga Rokok Ilegal

“Dari ketiga penindakan itu, kami menangkap 11 pelaku yang menyelundupkan sabu dengan modus dikemas dalam bentuk teh China,” kata Bahaduri dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Saat ini, lanjut Bahaduri, sebanyak 11 orang pelaku tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Adapun, 11 orang pelaku ini dipekerjakan sebagai kurir dengan tim regu yang dipimpin oleh seseorang bernama Tulang.

Menurut keterangan pelaku, barang narkotika itu akan dikirim ke wilayah Medan dan Jakarta. Apabila beredar di masyarakat, Bahaduri memperkirakan akan diserap sedikitnya sebanyak 295.000 orang.

Baca Juga: Pegawai WFH Perlu Dapat Insentif Pajak, Ini Usulan Senat

Kesebelas pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mereka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Juncto pasal 132, ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Menurut Bahaduri, Bea Cukai dan Polri akan terus melanjutkan kerja sama menggagalkan penyelundupan narkotika, terutama dari Malaysia. Operasi itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari peredaran narkotika. (rig)

Baca Juga: Jangan Terlambat! 4 Hari Lagi Penghapusan Denda Pajak Berakhir
Topik : penyelundupan narkotika, ditjen bea cukai, polri, dumai, riau, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 08 Juli 2020 | 16:27 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 08 Juli 2020 | 16:10 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:34 WIB
JERMAN
berita pilihan
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:01 WIB
KARTUNIS LALO ALCARAZ:
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN