Fokus
Literasi
Senin, 27 Juni 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 27 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Perhatian! PKB Jatuh Tempo Saat Libur Lebaran Harus Dilunasi Hari Ini

A+
A-
0
A+
A-
0
Perhatian! PKB Jatuh Tempo Saat Libur Lebaran Harus Dilunasi Hari Ini

Ilustrasi.

SAMARINDA, DDTCNews - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan relaksasi kepada masyarakat yang pembayaran pajak kendaraan bermotornya jatuh tempo ketika libur dan cuti bersama Lebaran.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Ismiati mengatakan pemprov merilis kebijakan tersebut karena pelayanan Samsat juga tutup mengikuti ketentuan hari libur dan cuti bersama Lebaran. Masyarakat pun memiliki waktu untuk melunasi kewajiban pajaknya pada hari ini.

"Wajib pajak yang jatuh tempo pada saat pelaksanaan cuti bersama dan libur Hari Raya Idulfitri, tidak akan dikenakan sanksi administrasi atau denda," katanya, dikutip Senin (9/5/2022).

Baca Juga: Ribuan Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pemprov Ingatkan Soal Ini

Ismiati mengatakan pemprov memberikan relaksasi jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan bermotor sebagai bagian dari pelayanan terhadap wajib pajak. Dalam hal ini, masyarakat tidak perlu cemas apabila jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan bermotornya bertepatan dengan periode libur dan masa cuti bersama Lebaran.

Merujuk pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, hari libur Idulfitri ditetapkan jatuh pada 2-3 Mei 2022, sedangkan cuti bersama pada 29 April 2022 dan 4-6 Mei 2022. Oleh karena itu, pelayanan kantor Samsat juga tutup pada tanggal tersebut dan baru akan kembali dibuka pada hari ini.

Apabila tidak menyelesaikan pembayaran pada hari ini, kendaraan bermotor yang pajaknya jatuh tempo pada saat libur Lebaran akan dikenakan denda.

Baca Juga: Temui 60 Perwakilan Industri, Kanwil Ini Sosialisasikan Insentif Pajak

Meski memberikan relaksasi, Ismiati menjelaskan masyarakat selama periode libur dan cuti bersama Lebaran tetap dapat membayar pajak kendaraan bermotor melalui sistem online. Menurutnya, Bapenda sudah menyediakan berbagai fasilitas dan aplikasi untuk memudahkan masyarakat membayar secara elektronik, terutama ketika periode libur panjang seperti Lebaran.

Di sisi lain, dia menjelaskan Bapenda juga telah mengoptimalkan pengumpulan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) selama Bulan Puasa. Selama Puasa, Bapenda memberikan pelayanan Samsat Ramadan agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

"Jumlah wajib pajak yang melakukan pembayaran di Samsat Ramadan berjumlah 1.731 unit dengan realisasi sebesar Rp2,67 miliar," ujarnya dilansir beritakaltim.co.

Baca Juga: Pasang Alat Perekam Pajak, Pemkot Incar 200 Tempat Usaha

Dia menyebut secara keseluruhan penerimaan pajak daerah Kaltim menjelang Lebaran sudah mencapai Rp1,87 triliun atau 34,8% dari target Rp5,4 triliun. Khusus pada pajak kendaraan bermotor, terealisasi Rp371,2 miliar atau 32,3% dari target, sedangkan BBNKB Rp376,8 miliar atau 35,9%. (sap)

Topik : pajak daerah, PKB, STNK, Samsat, Bapenda, mudik, Lebaran, Samarinda, Kaltim

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 10 Juni 2022 | 17:00 WIB
KOTA PEKANBARU

Diperpanjang Hingga Agustus 2022, Warga Diimbau Manfaatkan Diskon PBB

Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:30 WIB
PROVINSI SUMATERA BARAT

Mudahkan Wajib Pajak, Pemprov Buka Layanan Samsat di Tempat Wisata

Kamis, 09 Juni 2022 | 18:00 WIB
KABUPATEN KARAWANG

Catat! Ada Pembebasan PBB-P2 untuk Lahan Sawah, Begini Ketentuannya

berita pilihan

Senin, 27 Juni 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Penimbunan dalam Kepabeanan?

Senin, 27 Juni 2022 | 18:00 WIB
PRANCIS

Catatan OECD: Pandemi Genjot Digitalisasi Layanan Perpajakan

Senin, 27 Juni 2022 | 17:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

PPS Jadi Booster Penerimaan Pajak, Setoran PPh Final Melonjak

Senin, 27 Juni 2022 | 17:08 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Belum Isi Daftar Harta di SPT 2016-2020, Bisa Pembetulan? Ini Kata DJP

Senin, 27 Juni 2022 | 17:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

WP Punya Opsi Pembetulan SPT Jika Tak Mau Ikut PPS, Begini Kata DJP

Senin, 27 Juni 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Sebut Investasi di Bidang Pendidikan Lebih Menguntungkan

Senin, 27 Juni 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Bareng Coretax System, Penggunaan NIK sebagai NPWP Dimulai Tahun Depan

Senin, 27 Juni 2022 | 15:32 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ikut Kebijakan II PPS? Ini Risiko Jika WP Tidak Ungkap Seluruh Harta

Senin, 27 Juni 2022 | 15:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ajak Wajib Pajak Ikut PPS, Via Vallen: Daripada Kena Sanksi