Fokus
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

Pemkot Ancam Segel Hotel dan Tempat Hiburan Penunggak Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Pemkot Ancam Segel Hotel dan Tempat Hiburan Penunggak Pajak

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru.

JAYAPURA, DDTCNews - Pemerintah Kota Jayapura, Papua, mengancam akan menyegel hotel dan tempat hiburan yang menunggak pajak senilai total Rp1,2 miliar.

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan ada empat hotel dan dua tempat hiburan yang masih menunggak pajak. Ia memberi waktu hingga 7 Maret 2020 untuk para penunggak pajak itu melunasi kewajibannya.

"Kalau belum melunasi, pita kuning [segel] melayang. Ini sesuai hasil rapat Rabu lalu yang dihadiri semua wajib pajak yang menunggak,” katanya di Jayapura, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga: Siap-siap Bayar Pajak, Lurah dan Camat Mulai Sebar SPPT PBB

Rustan menyebut hotel dan tempat hiburan itu telah menunggak pajak sejak 2018. Padahal, pemkot telah memberi kelonggaran membayar tunggakan pajak sejak November 2019.

Dia menambahkan pelunasan pajak tersebut merupakan perintah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 13 November 2019. KPK menemukan adanya tunggakan pajak hotel dan tempat hiburan yang belum disetor pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura.

Saat itu, tunggakan pajak hotel dan tempat hiburan tercatat sekitar Rp5 miliar. KPK juga langsung memanggil para penunggak pajak itu, dan memerintahkan segera melunasi kewajibannya.

Baca Juga: Waduh, Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Meningkat Karena Corona

Namun hingga kini, Bapenda Kota Jayapura hanya mampu menagih utang pajak tersebut sekitar Rp3,8 miliar, sehingga masih tersisa tunggakan senilai Rp1,2 miliar.

Penunggak pajak itu adalah Hotel Muspagco (Rp143 juta), Hotel Cendrawasih (Rp314 juta), Hotel Mulia Idaman (Rp40 juta), Hotel Le Premier (Rp258 juta), serta tempat hiburan malam Boulevard 1 dan Boulevard 2 (Rp476 juta).

Seperti dilansir dari Indonesiainside.id, Rustan berharap pemilik hotel dan tempat hiburan tersebut bisa segera melunasi tunggakannya. Jika tetap bandel, Bapenda akan langsung mengirim juru sita untuk menyegel hotel dan tempat hiburan itu. (Bsi)

Baca Juga: Pajak Daerah Dibebaskan 2 Bulan, Ini Syaratnya

"Kalau belum melunasi, pita kuning [segel] melayang. Ini sesuai hasil rapat Rabu lalu yang dihadiri semua wajib pajak yang menunggak,” katanya di Jayapura, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga: Siap-siap Bayar Pajak, Lurah dan Camat Mulai Sebar SPPT PBB

Rustan menyebut hotel dan tempat hiburan itu telah menunggak pajak sejak 2018. Padahal, pemkot telah memberi kelonggaran membayar tunggakan pajak sejak November 2019.

Dia menambahkan pelunasan pajak tersebut merupakan perintah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 13 November 2019. KPK menemukan adanya tunggakan pajak hotel dan tempat hiburan yang belum disetor pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura.

Saat itu, tunggakan pajak hotel dan tempat hiburan tercatat sekitar Rp5 miliar. KPK juga langsung memanggil para penunggak pajak itu, dan memerintahkan segera melunasi kewajibannya.

Baca Juga: Waduh, Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Meningkat Karena Corona

Namun hingga kini, Bapenda Kota Jayapura hanya mampu menagih utang pajak tersebut sekitar Rp3,8 miliar, sehingga masih tersisa tunggakan senilai Rp1,2 miliar.

Penunggak pajak itu adalah Hotel Muspagco (Rp143 juta), Hotel Cendrawasih (Rp314 juta), Hotel Mulia Idaman (Rp40 juta), Hotel Le Premier (Rp258 juta), serta tempat hiburan malam Boulevard 1 dan Boulevard 2 (Rp476 juta).

Seperti dilansir dari Indonesiainside.id, Rustan berharap pemilik hotel dan tempat hiburan tersebut bisa segera melunasi tunggakannya. Jika tetap bandel, Bapenda akan langsung mengirim juru sita untuk menyegel hotel dan tempat hiburan itu. (Bsi)

Baca Juga: Pajak Daerah Dibebaskan 2 Bulan, Ini Syaratnya
Topik : tunggakan pajak, ancaman segel, jayapura, pajak daerah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Selasa, 31 Maret 2020 | 07:00 WIB
KOTA GORONTALO
Senin, 30 Maret 2020 | 09:52 WIB
KABUPATEN MANGGARAI BARAT
Minggu, 29 Maret 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 29 Maret 2020 | 10:00 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
berita pilihan
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Rabu, 08 April 2020 | 18:15 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SERBIA
Rabu, 08 April 2020 | 17:20 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 08 April 2020 | 16:42 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 16:22 WIB
TIPS E-BUPOT
Rabu, 08 April 2020 | 16:16 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Rabu, 08 April 2020 | 15:45 WIB
KABUPATEN JENEPONTO
Rabu, 08 April 2020 | 15:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 15:12 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 15:05 WIB
MALAYSIA