Fokus
Literasi
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Mulai Juli 2022, Negara Ini Bolehkan Tes Covid Jadi Pengurang Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Mulai Juli 2022, Negara Ini Bolehkan Tes Covid Jadi Pengurang Pajak

Penumpang melihat kembang api menghiasi langit di atas Sydney Opera House dari sebuah kapal feri pada malam pembukaan Vivid Festival, yang dibawa kembali menyusul pembatalan selama dua tahun akibat pandemi penyakit virus korona (COVID-19), di Sydney, Australia, Jumat (27/5/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Loren Elliott/WSJ/cfo

CANBERRA, DDTCNews - Otoritas pajak Australia (Australian Taxation Office/ATO) mengumumkan wajib pajak dapat menjadikan biaya tes Covid-19 sebagai pengurang penghasilan bruto dalam penghitungan pajak penghasilan mulai 1 Juli 2022.

Asisten Komisaris ATO Tim Loh mengatakan biaya tes Covid-19 dapat menjadi pengurang penghasilan apabila dilakukan untuk keperluan pekerjaan. Selain tes Covid-19, kebijakan serupa juga berlaku untuk peralatan yang digunakan untuk perlindungan diri dari Covid-19.

"Kami tahu banyak yang menghadapi tantangan ini secara signifikan," katanya, dikutip Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga: Banyak yang Makin Kaya Selama Pandemi, Negara Ini Pajaki Barang Mewah

Loh mengatakan terdapat sejumlah kriteria agar tes Covid-19 dapat dijadikan biaya dalam penghitungan penghasilan bruto. Pertama, wajib pajak harus memiliki catatan yang membuktikan mereka membayar untuk tes Covid-19. Namun, ATO tetap akan mengecek kebenarannya melalui laporan bank atau kartu kredit dan laporan pajak pemberi kerja.

Kedua, seorang karyawan tidak dapat mengeklaim biaya tes Covid-19 apabila tes itu sudah disediakan atau biayanya diganti oleh pemberi kerja. Ketiga, tes harus dilakukan untuk tujuan yang berhubungan dengan pekerjaan.

"Jika Anda melakukan tes Covid-19 untuk wisata bersama teman Anda, Anda tidak dapat mengklaim pengurangan," ujarnya dilansir canberratimes.com.au.

Baca Juga: Pemutihan dan Diskon PBB Diadakan, Berlaku Sampai Desember 2022

Loh menjelaskan wajib pajak juga dapat mengeklaim pengurang penghasilan atas biaya barang-barang pelindung diri yang dibutuhkan untuk mencegah penularan Covid-19 atau cedera saat bekerja. Menurutnya, ada pekerjaan yang mengharuskan pekerjanya membeli berbagai peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah karena berisiko tertular Covid-19.

Menjelang akhir tahun anggaran, ATO memperkirakan pandemi Covid-19 masih akan berdampak pada restitusi pajak.

Hingga saat ini, Australia masih melaporkan tambahan kasus Covid-19. Misalnya pada Minggu (5/6/2022), tercatat lebih dari 23.000 kasus Covid-19 baru dengan 30 kasus kematian. (sap)

Baca Juga: Pemutihan Pajak Tak Efektif, Gubernur Edy Dukung Penghapusan Data STNK

Topik : pajak internasional, insentif pajak, diskon pajak, Covid-19, Australia, pengurang pajak

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:30 WIB
MALAYSIA

Siap Terapkan Pajak Minimum Global 15%, Malaysia Perkuat Pengawasan

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Presiden Filipina Ingin Kenakan PPN PMSE, Senat Langsung Ajukan RUU

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Pajak Bantu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Ini Penjelasan BPS

berita pilihan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:43 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Sinyal Kuat Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2023, Begini Penjelasan DJBC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Dukung Energi Terbarukan, 12 Perusahaan Ini Dapat Fasilitas Kepabeanan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

NIK Sebagai NPWP, Bagaimana DJP Jaga Keamanan Data Wajib Pajak?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Keterbukaan Informasi Perpajakan Punya Peran dalam Menekan Korupsi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Menyimak Lagi Siasat DJBC Lindungi Perusahaan dari Pukulan Pandemi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:05 WIB
PER-03/PJ/2022

Upload Faktur Pajak Muncul Eror ETAX-API-10041, Perhatikan Tanggalnya

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:10 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Kembangkan CRM-BI, Data Keuangan dan Aset Wajib Pajak Berperan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PMK 112/2022

NIK Jadi NPWP Bisa Dorong Standardisasi Identitas, Ini Alasannya