Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
Berita
Selasa, 11 Desember 2018 | 20:38 WIB
ZAMBIA
Selasa, 11 Desember 2018 | 16:52 WIB
KEPATUHAN PEGAWAI PAJAK
Selasa, 11 Desember 2018 | 16:22 WIB
PENGEMBANGAN UMKM
 
Review
Senin, 10 Desember 2018 | 08:02 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Jum'at, 07 Desember 2018 | 10:35 WIB
PROFESOR MIRANDA STEWART:
Jum'at, 07 Desember 2018 | 08:22 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Fokus
Literasi
Selasa, 27 November 2018 | 10:52 WIB
PROFIL PERPAJAKAN BULGARIA
Rabu, 21 November 2018 | 11:48 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (14)
Rabu, 14 November 2018 | 19:13 WIB
PRESIDEN SOEKARNO:
 
Data & alat
Rabu, 05 Desember 2018 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 5-11 DESEMBER 2018
Rabu, 28 November 2018 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 28 NOVEMBER-4 DESEMBER 2018
Rabu, 21 November 2018 | 09:23 WIB
KURS PAJAK 21-27 NOVEMBER 2018
 
Komunitas
Sabtu, 08 Desember 2018 | 09:23 WIB
SEMINAR DIGITALPRENEUR-STIAMI
Jum'at, 07 Desember 2018 | 17:38 WIB
TRANSFER PRICING
Jum'at, 30 November 2018 | 18:04 WIB
SEMINAR TAXPLORE 2018-FIA UI
 
Reportase

Kenaikan Pajak BBM Akhirnya Ditunda

1

HANOI, DDTCNews – Pemerintah Vietnam beserta legislator sepakat untuk menunda peningkatan tarif pajak pada bahan bakar kendaraan bermotor (BBM). Keputusan ini diambil seusai mengadakan dengar pendapat dari para pakar.

Dewan Legislator Vietnam Nguyen Thi Kim Ngan mengatakan keputusan untuk menunda peningkatan tarif pajak bahan bakar merupakan langkah yang tepat. Pasalnya penundaan itu untuk menahan inflasi agar tetap berada di bawah 4% pada tahun 2018.

"Meskipun upaya dalam meningkatkan pajak pada bahan bakar akan membawa triliunan Dong (miliaran rupiah) terhadap anggaran negara, tapi ada ketidakpastian dalam perubahan harga pada sisa tahun 2018,” katanya di Hanoi, Sabtu (14/7).

Baca Juga: Waduh, Cukai Kendaraan Bermotor Naik Lagi

Ketua External Affairs Committee of the National Assembly Vietnam Nguyen Van Giau mengatakan dengan adanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan potensi peningkatan harga komoditas, maka keputusan dalam menunda peningkatan tarif pajak bahan bakar sangat tepat.

“Saya memberi usulan agar pajak bahan bakar dikenakan 2 bulan setelah Tahun Baru Imlek Vietnam berikutnya,” kata Giau dalam vnespress.net.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Vietnam sempat mengusulkan pajak bahan bakar dan solar akan meningkat 33% setara VND4.000 atau Rp2.481 per liter untuk bensin dan VND2.000 atau Rp1.240 per liter untuk solar.

Baca Juga: Buruh Keberatan Tarif Pajak BBM Naik Lagi

Dengan penghitungan itu, pemerintah mencatat usulan peningkatan tarif pajak bahan bakar akan menambah VND57,3 triliun atau Rp35,57 triliun setiap tahunnya. Sedangkan kebijakan itu akan berkontribusi pada penerimaan negara sebesar VND15,7 triliun atau Rp9,74 triliun jika berlaku saat ini hingga akhir tahun 2018.

Sebagai informasi, usulan kenaikan itu sejatinya sempat mendapatkan pertentangan dari oposisi. Namun pemerintah membela dengan cara menginformasikan kepada oposisi bahwa usulan kebijakan itu telah didukung oleh kementerian dan departemen, terlebih harga bahan bakar di Vietnam pun masih lebih rendah dibanding 120 negara lainnya. (Amu)

Baca Juga: Cegah Penghindaran Pajak Kripto, Strategi Baru Segera Diterapkan

"Meskipun upaya dalam meningkatkan pajak pada bahan bakar akan membawa triliunan Dong (miliaran rupiah) terhadap anggaran negara, tapi ada ketidakpastian dalam perubahan harga pada sisa tahun 2018,” katanya di Hanoi, Sabtu (14/7).

Baca Juga: Waduh, Cukai Kendaraan Bermotor Naik Lagi

Ketua External Affairs Committee of the National Assembly Vietnam Nguyen Van Giau mengatakan dengan adanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan potensi peningkatan harga komoditas, maka keputusan dalam menunda peningkatan tarif pajak bahan bakar sangat tepat.

“Saya memberi usulan agar pajak bahan bakar dikenakan 2 bulan setelah Tahun Baru Imlek Vietnam berikutnya,” kata Giau dalam vnespress.net.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Vietnam sempat mengusulkan pajak bahan bakar dan solar akan meningkat 33% setara VND4.000 atau Rp2.481 per liter untuk bensin dan VND2.000 atau Rp1.240 per liter untuk solar.

Baca Juga: Buruh Keberatan Tarif Pajak BBM Naik Lagi

Dengan penghitungan itu, pemerintah mencatat usulan peningkatan tarif pajak bahan bakar akan menambah VND57,3 triliun atau Rp35,57 triliun setiap tahunnya. Sedangkan kebijakan itu akan berkontribusi pada penerimaan negara sebesar VND15,7 triliun atau Rp9,74 triliun jika berlaku saat ini hingga akhir tahun 2018.

Sebagai informasi, usulan kenaikan itu sejatinya sempat mendapatkan pertentangan dari oposisi. Namun pemerintah membela dengan cara menginformasikan kepada oposisi bahwa usulan kebijakan itu telah didukung oleh kementerian dan departemen, terlebih harga bahan bakar di Vietnam pun masih lebih rendah dibanding 120 negara lainnya. (Amu)

Baca Juga: Cegah Penghindaran Pajak Kripto, Strategi Baru Segera Diterapkan
Topik : berita pajak internasional, fuel tax, vietnam
artikel terkait
Jum'at, 11 November 2016 | 17:27 WIB
BRASIL
Kamis, 08 Juni 2017 | 14:18 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:33 WIB
AFRIKA SELATAN
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:03 WIB
SUDAN SELATAN
berita pilihan
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Kamis, 06 Juli 2017 | 08:11 WIB
ETHIOPIA
Kamis, 18 Mei 2017 | 17:02 WIB
SPANYOL
Jum'at, 05 Agustus 2016 | 07:32 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 22 Maret 2017 | 15:36 WIB
INDIA
Kamis, 03 November 2016 | 07:07 WIB
KENYA
Rabu, 28 September 2016 | 17:07 WIB
PAKISTAN
Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:11 WIB
FILIPINA
1