Review
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

Kembangkan Kendaraan Listrik, Jokowi Yakin Penerimaan Pajak Melompat

A+
A-
1
A+
A-
1
Kembangkan Kendaraan Listrik, Jokowi Yakin Penerimaan Pajak Melompat

Presiden Joko Widodo. 

JAKARTA, DDTCNews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pembentukan ekosistem kendaraan listrik akan berdampak positif terhadap penerimaan pajak.

Jokowi mengatakan ekosistem tersebut akan mencakup berbagai kegiatan produksi mulai dari komponen sampai dengan kendaraan listrik jadi. Menurutnya, aktivitas produksi itu bakal berefek langsung terhadap penerimaan pajak.

"Kalau nanti ekosistem besar tadi jadi. Bu Menteri Keuangan nanti dilihat, lompatan mengenai pajak pasti 2026-2027 akan melompat sangat tinggi sekali. Sekarang saja sudah mulai kelihatan," katanya, Jumat (2/12/2022).

Baca Juga: Pakai Jasa Konsultan Pajak, Lapor SPT Tahunan Hanya Bisa Elektronik

Jokowi menuturkan Indonesia berpotensi besar mengembangkan kendaraan listrik karena memiliki sumber daya melimpah, termasuk pasokan nikel sebagai bahan baku baterai.

Pemerintah pun ingin membangun ekosistem kendaraan listrik akan mencakup sejumlah kegiatan produksi seperti penambangan nikel, smelter, pabrik prekursor, pabrik katoda, pabrik baterai listrik, hingga pabrik kendaraan listrik.

Menurutnya, pembentukan ekosistem kendaraan listrik juga sejalan dengan keinginan pemerintah melaksanakan hilirisasi industri.

Baca Juga: Kriteria Jasa Angkutan Udara Dalam Negeri yang Dibebaskan dari PPN

Ekosistem kendaraan listrik ditargetkan dapat terbangun sepenuhnya pada 2026-2027. Pemerintah pun akan terus berupaya menarik investor asing dan dalam negeri untuk terlibat dalam ekosistem tersebut.

Jokowi menilai kegiatan hilirisasi nikel dan proses produksi kendaraan listrik bakal mendatangkan penerimaan negara, baik pajak, royalti, maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Dia mencontohkan peningkatan setoran pajak dari sektor industri logam yang hanya Rp9,8 triliun pada 2014 dan menjadi Rp37 triliun pada saat ini.

Baca Juga: Petinju Daud 'Cino' Yordan Titip Pesan ke Wajib Pajak, Apa Isinya?

"Ini baru mulai, ini belum akhir sebuah cerita. Kalau ekosistem besar nanti jadi, lompatannya [penerimaan pajak] akan kelihatan," ujarnya.

Jokowi menambahkan peningkatan penerimaan pajak melalui optimalisasi kegiatan produksi juga diarahkan untuk kemakmuran rakyat. Jika penerimaan pajak yang meningkat maka alokasi belanja, termasuk dana desa dan perlindungan sosial, bakal ikut terkerek. (rig)

Baca Juga: Giliran Kepala Sekolah Jadi Sasaran Sosialisasi Validasi NIK-NPWP

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : presiden jokowi, kendaraan listrik, penerimaan pajak, pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:00 WIB
PER-26/PJ/2020

Publik Bisa Panggil Pegawai DJP untuk Bantu Isi SPT, Begini Caranya

Jum'at, 03 Februari 2023 | 12:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Butuh Rangkuman UU Pajak Pasca Terbitnya Perpu 2/2022? Simak di Sini

Jum'at, 03 Februari 2023 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI

Jokowi Minta Pemda Turun Tangan Kendalikan Inflasi

Jum'at, 03 Februari 2023 | 11:07 WIB
KABUPATEN TRENGGALEK

Bupati Ini Ajak Warga Validasi NIK-NPWP Biar Urusan Pajak Lebih Mudah

berita pilihan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 12:00 WIB
PP 55/2022

Begini Kriteria WP UMKM Bebas PPh Saat Terima Hibah atau Sumbangan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:30 WIB
PER-02/PJ/2019

Pakai Jasa Konsultan Pajak, Lapor SPT Tahunan Hanya Bisa Elektronik

Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Jasa Angkutan Udara Dalam Negeri yang Dibebaskan dari PPN

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:30 WIB
SELEBRITAS

Petinju Daud 'Cino' Yordan Titip Pesan ke Wajib Pajak, Apa Isinya?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:00 WIB
KP2KP KASONGAN

Giliran Kepala Sekolah Jadi Sasaran Sosialisasi Validasi NIK-NPWP

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

WP Pensiunan Tetap Wajib Lapor SPT Tahunan, Jangan Lupa Bukti Potong

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:00 WIB
KABUPATEN MUKOMUKO

DJP Surati Pemda, ASN Perlu Validasi NIK Paling Telat 28 Februari 2023

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:30 WIB
ADMINISTRASI KEPABEANAN

Apa Saja Jenis Keberatan Bidang Bea Cukai yang Bisa Diajukan Online?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:25 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Waspadai Penipu Mengaku Pegawai DJP, Simak Update Seleksi CHA Pajak

Sabtu, 04 Februari 2023 | 07:30 WIB
PROVINSI RIAU

Masih Ada Sampai Mei! Manfaatkan Keringanan PKB dan BBNKB