Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 02 Desember 2022 | 21:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:30 WIB
TIPS KEPABEANAN
Senin, 28 November 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:00 WIB
KMK 63/2022
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Komunitas
Minggu, 04 Desember 2022 | 07:40 WIB
WAKIL KETUA I PERTAPSI TITI MUSWATI PUTRANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:30 WIB
SELEBRITAS
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK
Reportase

Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik, BUMN Minta Tax Holiday 30 Tahun

A+
A-
1
A+
A-
1
Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik, BUMN Minta Tax Holiday 30 Tahun

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan.

JAKARTA, DDTCNews - Holding tambang, Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan PT Antam Tbk mendirikan anak usaha yang fokus pada industri baterai kendaraan listrik bernama Indonesia Battery Company (IBC).

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan mengatakan roadmap pengembangan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia sedang disusun agar berjalan efektif pada 2030.

Untuk itu, ia berharap pemerintah memberikan berbagai insentif untuk mendukung pengembangan industri baterai kendaraan listrik, termasuk tax holiday selama 30 tahun.

Baca Juga: Khawatir Ganggu Investasi, Hungaria Kukuh Tolak Pajak Minimum Global

"Karena ini kan PSN [proyek strategis nasional], jadi kita perlu juga support untuk pembebasan pajak korporasi 30 tahun," katanya dalam RDP bersama Komisi VII DPR, dikutip pada Selasa (20/9/2022).

Dany menuturkan fasilitas tax holiday diperlukan untuk mendukung pencapaian target produksi baterai kendaraan listrik sehingga sesuai dengan yang direncanakan. Pemberian fasilitas tax holiday untuk percepatan PSN juga telah diatur dalam PMK 130/2020.

Berdasarkan PMK 130/2020, wajib pajak yang mendapatkan penugasan percepatan PSN dapat mengajukan permohonan tax holiday serta mendapatkan perlakuan tertentu sepanjang memenuhi ketentuan.

Baca Juga: Kriteria Dokumen yang Dapat Dibebaskan dari Pungutan Bea Meterai

Perlakuan tertentu yang diberikan kepada wajib pajak pelaksana percepatan PSN antara lain dikecualikan dari kewajiban pengajuan permohonan tax holiday sebelum saat mulai berproduksi komersial; serta pengajuan dapat dilakukan bersama dengan pendaftaran nomor induk berusaha (NIB) atau paling lambat 1 tahun setelah penerbitan izin usaha penanaman modal baru.

Kemudian, nilai penanaman modal yang menjadi penentuan jangka waktu tax holiday adalah nilai penanaman modal saat wajib pajak telah merealisasikan seluruh rencana penanaman modalnya; serta tax holiday mulai dimanfaatkan wajib pajak saat telah berproduksi komersial dan merealisasikan seluruh rencana penanaman modalnya.

Dany menjelaskan pemberian tax holiday untuk IBC akan menjadi kewenangan Kementerian Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Baca Juga: Ada 3 Jenis Tarif PPh Final atas PHTB, DJP Jelaskan Aturannya

Selain tax holiday, ia juga mengusulkan sejumlah insentif lain untuk mendukung pengembangan baterai kendaraan listrik antara lain pemberian tarif listrik yang lebih rendah, pembebasan bea masuk untuk impor barang modal, serta diskon royalti untuk bijih nikel.

"Tentang dukungan yang kami perlukan tadi, kami mohon kiranya [diberikan] karena memang dukungan ini juga bukan hanya masalah aksi korporasi," ujarnya.

Di luar insentif fiskal, Dany juga berharap seluruh kementerian/lembaga turut memberikan dukungan terhadap pengembangan industri baterai kendaraan listrik.

Baca Juga: Belum Setor PPh Final UMKM, Toko Kelontong Didatangi Petugas Pajak

Misal, Kementerian ESDM dan KLHK memberikan kemudahan dalam pemecahan dan penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP), serta izin eksplorasi dan operasi di lingkungan hutan dalam kerangka AMDAL. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pajak, MIND ID, Antam, BUMN, tax holiday, insentif pajak, pajak, holding tambang, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 03 Desember 2022 | 13:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengajuan Penelitian Formal Melalui e-PHTB, DJP: Waktunya Lebih Cepat

Sabtu, 03 Desember 2022 | 11:30 WIB
KABUPATEN BANGKALAN

Realisasi PBB Baru 26%, Pemkab Bangkalan Minta Bantuan Kejaksaan

Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:

'Pajak Harus Disokong Berbagai Pihak'

berita pilihan

Minggu, 04 Desember 2022 | 15:00 WIB
HUNGARIA

Khawatir Ganggu Investasi, Hungaria Kukuh Tolak Pajak Minimum Global

Minggu, 04 Desember 2022 | 14:00 WIB
BEA METERAI

Kriteria Dokumen yang Dapat Dibebaskan dari Pungutan Bea Meterai

Minggu, 04 Desember 2022 | 13:00 WIB
PERATURAN PAJAK

Ada 3 Jenis Tarif PPh Final atas PHTB, DJP Jelaskan Aturannya

Minggu, 04 Desember 2022 | 12:00 WIB
KP2KP BENTENG

Belum Setor PPh Final UMKM, Toko Kelontong Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 04 Desember 2022 | 11:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Beberkan Kriteria Wajib Pajak yang Dibebaskan dari PPh Final PHTB

Minggu, 04 Desember 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Penghasilan yang Masuk dalam Pencatatan WP Orang Pribadi

Minggu, 04 Desember 2022 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Utang Pemerintah Capai Rp7.496 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman

Minggu, 04 Desember 2022 | 10:00 WIB
KP2KP PINRANG

Bisnis Minuman Membludak, Petugas Pajak Sambangi Pabrik Es

Minggu, 04 Desember 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Banyak Daerah Tak Punya RDTR, Perizinan Jadi Terkendala