Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Kampus Swasta Diusulkan Bebas Pajak 2 Tahun

A+
A-
11
A+
A-
11
Kampus Swasta Diusulkan Bebas Pajak 2 Tahun

Ilustrasi. 

KUALA LUMPUR, DDTCNews – Mantan Menteri Pendidikan Malaysia Mazslee Malik mengusulkan kepada pemerintah agar memberi insentif berupa pembebasan pajak untuk lembaga pendidikan tinggi swasta.

Maszlee mengatakan pemberian tax holiday akan membantu kampus swasta bertahan di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, tax holiday harus diberikan setidaknya 2 tahun sebelum akhirnya kampus-kampus swasta tersebut pulih kembali.

"Saya menyarankan agar lembaga pendidikan tinggi swasta yang menawarkan beasiswa kepada mahasiswa diberikan pembebasan pajak berdasarkan jumlah beasiswa yang diberikan," katanya, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: BKPM Jamin Insentif Pajak Bisa Diurus Lewat OSS Kurang dari Sebulan

Maszlee mengatakan pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi kampus swasta yang mengandalkan pemasukan dari pembayaran mahasiswa. Ketika berbagai aktivitas ekonomi masyarakat menurun, kampus swasta juga ikut terdampak dan menghadapi tekanan berat.

Selain insentif pajak, pemerintah juga perlu mempertimbangkan pemberian subsidi biaya pendidikan kepada mahasiswa dari keluarga kelas menengah ke bawah. Dengan subsidi, beban biaya yang harus dibayarkan mahasiswa akan berkurang serta potensi mereka menghentikan pendidikannya lebih kecil.

Di sisi lain, Maszlee menyerukan pembebasan visa dan biaya pengelolaan visa Education Malaysia Global Services (EMGS) kepada mahasiswa asing yang ada di Malaysia. Menurutnya, keringanan itu dibutuhkan para mahasiswa asing yang telah ada di Malaysia tetapi mengikuti kuliah online selama pandemi.

Baca Juga: Pemerintah Buka Opsi Perluas Cakupan Tax Allowance, Begini Skemanya

"Inisiatif bantuan itu diperlukan karena pandemi Covid-19 telah mengancam kelangsungan hidup kampus swasta yang sebagian besar kesulitan mendapatkan mahasiswa baru, terutama mahasiswa internasional," ujarnya, seperti dilansir malaymail.com.

Pemerintah, sambung Maszlee, harus memberikan perhatian lebih kepada kampus swasta. Pasalnya, pada saat ini, terdapat 537.434 mahasiswa yang menjalani pendidikan di berbagai kampus swasta di Malaysia. (kaw)

Baca Juga: Fitur Permohonan Insentif PPh Pasal 25 Sudah Tersedia di DJP Online
Topik : Malaysia, tax holiday, insentif pajak, kampus swasta, kebijakan pajak

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Annisa Syahfitri Meizarini Zulkarnaini

Kamis, 29 Juli 2021 | 10:08 WIB
Kebijakan yang sangat baik diterapkan di masa pandemi, harapannya semoga insentif ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan memberikan dampak yang positif bagi dunia pendidikan

Henry Dharmawan

Rabu, 28 Juli 2021 | 20:05 WIB
Usulan yang sangat menarik dari Mantan Menteri Pendidikan Malaysia. Kondisi pandemi Covid-19 seperti ini tentunya sangat berpengaruh terhadap sektor pendidikan, khususnya universitas. Pemberian tax holiday bisa menjadi salah satu opsi untuk meringankan kampus dalam menjalankan kegiatannya.
1

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:19 WIB
PMK 114/2022

Biar Dapat PPh Final DTP PMK 3/2022, Wajib Lapor Ulang ke DJP

Rabu, 27 Juli 2022 | 17:00 WIB
KINERJA INVESTASI

Mitsubishi Tanam Investasi Rp10 Triliun, Tagih Insentif ke Pemerintah

Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022

Rupiah Berbalik Loyo Terhadap Dolar AS dan Mayoritas Negara Mitra

berita pilihan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Audit Kepabeanan?

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

BKPM Jamin Insentif Pajak Bisa Diurus Lewat OSS Kurang dari Sebulan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Buka Opsi Perluas Cakupan Tax Allowance, Begini Skemanya

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, Tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Susun RAPBN 2023, Begini Proyeksi Sri Mulyani Soal Penerimaan Negara

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT II

Dilakukan Serentak! Kantor Pajak Sita Mobil, Tanah Hingga Rekening WP

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Masuki Kuartal III/2022, Kemenkeu Prediksi Kinerja Ekonomi Makin Kuat