Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA
Jum'at, 24 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 24 September 2021 | 15:47 WIB
PAJAK SELEBRITAS
Jum'at, 24 September 2021 | 12:40 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kampus Swasta Diusulkan Bebas Pajak 2 Tahun

A+
A-
11
A+
A-
11
Kampus Swasta Diusulkan Bebas Pajak 2 Tahun

Ilustrasi. 

KUALA LUMPUR, DDTCNews – Mantan Menteri Pendidikan Malaysia Mazslee Malik mengusulkan kepada pemerintah agar memberi insentif berupa pembebasan pajak untuk lembaga pendidikan tinggi swasta.

Maszlee mengatakan pemberian tax holiday akan membantu kampus swasta bertahan di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, tax holiday harus diberikan setidaknya 2 tahun sebelum akhirnya kampus-kampus swasta tersebut pulih kembali.

"Saya menyarankan agar lembaga pendidikan tinggi swasta yang menawarkan beasiswa kepada mahasiswa diberikan pembebasan pajak berdasarkan jumlah beasiswa yang diberikan," katanya, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Implementasi Konsensus Pajak Global Diprediksi 2024, Ini Kata Kemenkeu

Maszlee mengatakan pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi kampus swasta yang mengandalkan pemasukan dari pembayaran mahasiswa. Ketika berbagai aktivitas ekonomi masyarakat menurun, kampus swasta juga ikut terdampak dan menghadapi tekanan berat.

Selain insentif pajak, pemerintah juga perlu mempertimbangkan pemberian subsidi biaya pendidikan kepada mahasiswa dari keluarga kelas menengah ke bawah. Dengan subsidi, beban biaya yang harus dibayarkan mahasiswa akan berkurang serta potensi mereka menghentikan pendidikannya lebih kecil.

Di sisi lain, Maszlee menyerukan pembebasan visa dan biaya pengelolaan visa Education Malaysia Global Services (EMGS) kepada mahasiswa asing yang ada di Malaysia. Menurutnya, keringanan itu dibutuhkan para mahasiswa asing yang telah ada di Malaysia tetapi mengikuti kuliah online selama pandemi.

Baca Juga: Membedah Tren Kebijakan Pajak di Masa Pandemi, Ini Catatan Akademisi

"Inisiatif bantuan itu diperlukan karena pandemi Covid-19 telah mengancam kelangsungan hidup kampus swasta yang sebagian besar kesulitan mendapatkan mahasiswa baru, terutama mahasiswa internasional," ujarnya, seperti dilansir malaymail.com.

Pemerintah, sambung Maszlee, harus memberikan perhatian lebih kepada kampus swasta. Pasalnya, pada saat ini, terdapat 537.434 mahasiswa yang menjalani pendidikan di berbagai kampus swasta di Malaysia. (kaw)

Baca Juga: Sumbang Emisi, Diskon Pajak Bagi Kapal Penangkap Ikan Perlu Dihapus
Topik : Malaysia, tax holiday, insentif pajak, kampus swasta, kebijakan pajak

KOMENTAR

Di mana posisi Anda terhadap suatu wacana kebijakan perpajakan? Apa yang melatarbelakangi posisi Anda? Yuk, ikut berpartisipasi dalam Debat DDTCNews! Tulis komentar, isi survei, dan rebut hadiah berupa uang tunai! Kunjungi Setuju dengan Pajak Karbon? Sampaikan Pendapat Anda, Rebut Hadiahnya!
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Annisa Syahfitri Meizarini Zulkarnaini

Kamis, 29 Juli 2021 | 10:08 WIB
Kebijakan yang sangat baik diterapkan di masa pandemi, harapannya semoga insentif ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan memberikan dampak yang positif bagi dunia pendidikan

Henry Dharmawan

Rabu, 28 Juli 2021 | 20:05 WIB
Usulan yang sangat menarik dari Mantan Menteri Pendidikan Malaysia. Kondisi pandemi Covid-19 seperti ini tentunya sangat berpengaruh terhadap sektor pendidikan, khususnya universitas. Pemberian tax holiday bisa menjadi salah satu opsi untuk meringankan kampus dalam menjalankan kegiatannya.
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 20 September 2021 | 18:51 WIB
SUKUK RITEL

PPh Bunga Obligasi Turun, SR015 Laku Keras Sampai Pecah Rekor

Senin, 20 September 2021 | 17:30 WIB
AUSTRALIA

Bantu Pengusaha Hadapi Pandemi Covid-19, Insentif Pajak Ditambah

Senin, 20 September 2021 | 10:00 WIB
YUNANI

Ekonomi Belum Sembuh, Dosis Insentif Pajak Ditambah Tahun Depan

Minggu, 19 September 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR

Pemprov Ingatkan Warga Soal Pemutihan Pajak Kendaraan

berita pilihan

Minggu, 26 September 2021 | 09:30 WIB
KANWIL DJP BANTEN

Penerbit Faktur Pajak Fiktif Divonis Denda Rp41,1 Miliar

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO

'Insentif PPnBM Mobil Tepat Waktunya'

Minggu, 26 September 2021 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Implementasi Konsensus Pajak Global Diprediksi 2024, Ini Kata Kemenkeu

Minggu, 26 September 2021 | 08:00 WIB
RUU KUP

Insentif Pasal 31E UU PPh Mau Dihapus, DPR Tak Satu Suara

Minggu, 26 September 2021 | 07:00 WIB
RUU KUP

DPR Usulkan Perubahan Pasal 32A UU Pajak Penghasilan

Minggu, 26 September 2021 | 06:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Belanja Sosial Tembus Rp268 Triliun, Sri Mulyani Singgung Soal Pajak

Sabtu, 25 September 2021 | 17:00 WIB
SEMINAR NASIONAL PERPAJAKAN 2021 - FIA UB

Membedah Tren Kebijakan Pajak di Masa Pandemi, Ini Catatan Akademisi

Sabtu, 25 September 2021 | 16:00 WIB
RUU KUP

Soal Pajak Karbon, DPR Usulkan Tarif yang Berbeda dari Pemerintah

Sabtu, 25 September 2021 | 15:17 WIB
SEMINAR NASIONAL PERPAJAKAN 2021 - FIA UB

Tren Reformasi Pajak Di Tengah Pemulihan Ekonomi, Ini 5 Sasarannya