Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
Berita
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 12:03 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 19 Oktober 2018 | 19:20 WIB
KABUPATEN PURWOREJO
Jum'at, 19 Oktober 2018 | 17:39 WIB
PUERTO RICO
 
Fokus
Literasi
Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:21 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:33 WIB
PROFIL PERPAJAKAN ARGENTINA
Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:46 WIB
PANGERAN DIPONEGORO:
 
Data & alat
Rabu, 17 Oktober 2018 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 17-23 OKTOBER 2018
Rabu, 10 Oktober 2018 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 10-16 OKTOBER 2018
Rabu, 03 Oktober 2018 | 10:39 WIB
KURS PAJAK 3 OKTOBER 2018-9 OKTOBER 2018
 
Komunitas
Jum'at, 19 Oktober 2018 | 18:05 WIB
ANEKDOT PAJAK
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:33 WIB
SENGKETA TRANSFER PRICING
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:50 WIB
WISUDA AKBAR PKN STAN
 
Reportase

IMF: Reformasi Pajak AS Dorong Pertumbuhan Ekonomi Global

0

DAVOS, DDTCNews – Lembaga Moneter Internasional (IMF) memprediksi kebijakan reformasi pajak Amerika Serikat (AS) akan mendorong pertumbuhan ekonomi global. Namun efek pemangkasan pajak ala Donald Trump ini hanya akan berlangsung untuk jangka pendek.

Rilis ini disampaikan IMF pada forum World Economic Outlook (WEO) di Davos, Swiss pekan ini. Direktur Pelaksanan IMF Christine Lagarde mengatakan ada optimisme perbaikan ekonomi global meski hanya bersifat temporer.

“Ada tanda-tanda menggembirakan dengan pertumbuhan ekonomi pasca krisis keuangan satu dekade lalu,” katanya, Senin (22/1).

Baca Juga: Usulan Revisi Perlakuan Pajak CFC Ditolak

Lebih lanjut, angka pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan naik 0,2 poin hingga tahun depan. Target pertumbuhan di patok sebesar 3,9%.

Laju pertumbuhan ekonomi global dalam dua tahun ke depan banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemangkasan tarif pajak di negeri Paman Sam. Namun, efek ini hanya akan berlangsung pada rentang waktu yang relatif pendek.

“Penurunan ekonomi berikutnya bisa datang lebih cepat dan sulit untuk diprediksi. Pemimpin politik dan pembuat kebijakan harus sadar bahwa momentum ekonomi saat ini tidak mungkin berlangsung lama,” kata penasihat ekonomi IMF Maurice Obstfeld dilansir The Guardian.

Baca Juga: Soal Rekomendasi Reformasi Pajak IMF-OECD, Ini Komentar BKF

Untuk saat ini momentum sedang dipegang oleh pemerintah AS. Lembaga berbasis di Washington itu memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh dari 2,3% di tahun 2017 menjadi 2,7% tahun ini. Setelahnya, angka pertumbuhan diprediksi berkisar di angka 2,5% di tahun 2019.   

IMF mengatakan bahwa dampak pemotongan pajak AS akan memudar mulai tahun 2022. Hal ini karena insentif pajak bagi perusahaan akan berakhir pada tahun itu. (Amu)

Baca Juga: Reformasi Pajak AS Sumbat Arus Investasi Global

“Ada tanda-tanda menggembirakan dengan pertumbuhan ekonomi pasca krisis keuangan satu dekade lalu,” katanya, Senin (22/1).

Baca Juga: Usulan Revisi Perlakuan Pajak CFC Ditolak

Lebih lanjut, angka pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan naik 0,2 poin hingga tahun depan. Target pertumbuhan di patok sebesar 3,9%.

Laju pertumbuhan ekonomi global dalam dua tahun ke depan banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemangkasan tarif pajak di negeri Paman Sam. Namun, efek ini hanya akan berlangsung pada rentang waktu yang relatif pendek.

“Penurunan ekonomi berikutnya bisa datang lebih cepat dan sulit untuk diprediksi. Pemimpin politik dan pembuat kebijakan harus sadar bahwa momentum ekonomi saat ini tidak mungkin berlangsung lama,” kata penasihat ekonomi IMF Maurice Obstfeld dilansir The Guardian.

Baca Juga: Soal Rekomendasi Reformasi Pajak IMF-OECD, Ini Komentar BKF

Untuk saat ini momentum sedang dipegang oleh pemerintah AS. Lembaga berbasis di Washington itu memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh dari 2,3% di tahun 2017 menjadi 2,7% tahun ini. Setelahnya, angka pertumbuhan diprediksi berkisar di angka 2,5% di tahun 2019.   

IMF mengatakan bahwa dampak pemotongan pajak AS akan memudar mulai tahun 2022. Hal ini karena insentif pajak bagi perusahaan akan berakhir pada tahun itu. (Amu)

Baca Juga: Reformasi Pajak AS Sumbat Arus Investasi Global
Topik : berita pajak internasional, reformasi pajak, amerika serikat
artikel terkait
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 08 September 2016 | 17:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Sabtu, 08 Oktober 2016 | 14:30 WIB
AZERBAIJAN
berita pilihan
Senin, 11 Desember 2017 | 17:27 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Minggu, 13 November 2016 | 12:50 WIB
KANADA
Senin, 14 November 2016 | 09:09 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 21 September 2016 | 15:40 WIB
BELANDA
Senin, 14 November 2016 | 11:59 WIB
SWEDIA
Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:30 WIB
AUSTRALIA
Senin, 14 November 2016 | 15:03 WIB
INDIA
Selasa, 15 November 2016 | 11:40 WIB
AFRIKA SELATAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 12:01 WIB
PRANCIS
Senin, 24 Oktober 2016 | 12:30 WIB
VIETNAM
0