Berita
Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:52 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES
Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:15 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG
Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:10 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB
PMK 96/2021
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

DJP Akhirnya Serahkan Penerbit Faktur Pajak Fiktif ke Kejari

A+
A-
4
A+
A-
4
DJP Akhirnya Serahkan Penerbit Faktur Pajak Fiktif ke Kejari

JAKARTA, DDTCNews – Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak (DJP) menyerahkan tersangka berinisial NP dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat karena diduga telah menerbitkan faktur pajak fiktif melalui PT VIU.

NP diduga melanggar Pasal 39A UU KUP yang melarang setiap orang untuk menerbitkan faktur pajak fiktif atau tidak berdasarkan dengan transaksi yang sebenarnya. Total kerugian pendapatan negara yang ditimbulkan NP mencapai Rp3,02 miliar.

"Perbuatan tersangka tersebut dapat diancam dengan hukuman pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 kali dan paling banyak 4 kali dari jumlah pajak yang seharusnya dibayar," sebut DJP dalam keterangan resmi, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga: Bahas Penegakan Hukum Pajak dalam RUU KUP? Ikuti Webinar Ini, Gratis!

Penyerahan tersangka NP kepada Kejari Jakarta Barat sempat beberapa kali tertunda karena tersangka diketahui sedang sakit dan adanya gugatan praperadilan.

Selain itu, tersangka NP juga sempat mengajukan gugatan praperadilan atas proses penyidikan dan penetapan dirinya sebagai tersangka. Gugatan tersebut pada akhirnya ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dari kasus tersebut, DJP kembali mengingatkan para wajib pajak untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Baca Juga: KY Sebut Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tidak Lolos Seleksi

Selaku instansi yang bertanggung jawab atas 70% dari penerimaan negara, tugas DJP tidak hanya memberikan pelayanan kepada wajib pajak, melainkan juga mengawasi kepatuhan wajib pajak dan menegakkan hukum melalui pemeriksaan, penagihan, hingga penyidikan. (rig)

Topik : penegakan hukum, faktur pajak fiktif, PPN, kejari jakarta barat, DJP, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 29 Juli 2021 | 18:00 WIB
LAPORAN OECD

Tarif Pajak Minimum Global Penting Diterapkan, Ini Alasan OECD

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:48 WIB
APLIKASI PAJAK

Masuk Aplikasi DJP Ini, Data Semua Wajib Pajak Dianalisis

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Pusat Bakal Ambil Alih Penyaluran BLT Dana Desa

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:11 WIB
PERMENAKER 16/2021

Menaker Ida Terbitkan Aturan Baru Soal Subsidi Gaji, Ini Perinciannya

berita pilihan

Jum'at, 30 Juli 2021 | 23:25 WIB
HUT KE-14 DDTC

Bahas Penegakan Hukum Pajak dalam RUU KUP? Ikuti Webinar Ini, Gratis!

Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:52 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES

Ini Kunci Penting dalam Pemeriksaan Transfer Pricing

Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:15 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

KY Sebut Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tidak Lolos Seleksi

Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:10 WIB
EKONOMI DIGITAL

World Bank Sebut Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia Belum Merata

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB
PMK 96/2021

Sudah Dibebaskan, Yacht Bisa Jadi Terutang PPnBM Kalau Ini Terjadi

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:31 WIB
EKONOMI DIGITAL

DPR Pantau Dinamika Pencapaian Konsensus Global Pajak Digital

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:07 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES

Solusi Bila Data Pembanding Transfer Pricing Saat Pandemi Kurang

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:02 WIB
PMK 96/2021

Simak Keterangan Resmi Ditjen Pajak Soal Terbitnya PMK 96/2021

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:00 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR I

Aplikasi Buat Mekanisme Kerja DJP dalam Awasi WP Makin Sempurna

Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:29 WIB
PROYEK STRATEGIS NASIONAL

LMAN Salurkan Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional Rp13,4 Triliun