News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
KEBIJAKAN PAJAK

Bappenas Gelar Special Lecture Soal Reformasi Pajak Bersama James Alm

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Jumat, 02 Oktober 2026 | 17.50 WIB
Bappenas Gelar Special Lecture Soal Reformasi Pajak Bersama James Alm
<p>Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan&nbsp;Profesor Emeritus of Economics dari Tulane University James Alm dalam&nbsp;<em>special lecture</em> bertajuk <em>Central and Local Government Revenue Policies to Support Economic Growth: Linking Administration and Tax Reform</em>, Jumat (2/10/2026)</p>

JAKARTA, DDTCNews - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (/Bappenas) mengadakan special lecture bertajuk Central and Local Government Revenue Policies to Support Economic Growth: Linking Administration and Tax Reform.

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan topik special lecture kali ini sangat relevan terhadap upaya Indonesia untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Menurutnya, salah satu kunci untuk mencapai cita-cita tersebut adalah penguatan penerimaan domestik.

"Bagi Indonesia, penguatan penerimaan dalam negeri sangatlah penting untuk membiayai investasi yang dibutuhkan guna mencapai tahapan pembangunan berikutnya," katanya, Jumat (2/10/2026).

Sebagai informasi, special lecture kali ini turut menghadirkan Profesor Emeritus of Economics dari Tulane University James Alm. Sepanjang karier akademiknya, Alm memfokuskan risetnya pada isu kepatuhan pajak dan reformasi perpajakan.

Lebih lanjut, Rachmat menuturkan Indonesia bercita-cita untuk meningkatkan pendapatan per kapita, menekan kemiskinan dan ketimpangan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).

Untuk mencapai ketiga target tersebut, lanjutnya, Indonesia perlu menyiapkan sistem administrasi pajak sekaligus kebijakan pajak yang baik. Hal ini berlaku, baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (pemda).

"Sistem dan kebijakan penerimaan yang baik di tingkat pusat dan daerah memegang peran krusial dalam mencapai 3 tujuan pembangunan Indonesia, yakni pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kualitas SDM," ujarnya.

Rachmat menjelaskan Indonesia telah berupaya meningkatkan kapasitas fiskal secara nasional melalui penguatan kebijakan penerimaan. Dia juga berharap kehadiran Alm dalam special lecture ini dapat memberikan perspektif internasional guna mendukung upaya dimaksud.

"Kami ingin memperoleh praktik terbaik dan pelajaran dari Profesor James Alm guna memperkuat agenda reformasi pajak. Peningkatan penerimaan menuntut sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah yang didukung oleh insight dari akademisi. Saya harap special lecture hari ini bisa memberikan rekomendasi kebijakan guna mendukung agenda ini," ujar Rachmat. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.