Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

BEI Siapkan Sosialisasi Tax Amnesty

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera menggelar sosialisasi dan kampanye untuk menarik dana hasil repatriasi tax amnesty

Direktur Utama BEI Tito Sulistio juga menyatakan kesiapan BEI untuk menampung dana dari hasil repatriasi tax amnesty tersebut.

"Ada kampanye supaya orang mau ikut, sudah mengerti dan dia mau. Tolong teman-teman tidak usah takut karena menurut undang-undang yang ada, Anda aman, uang Anda aman," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio seusai halal-bihalal di Kantor Otoritas Jasa Keuangan, Selasa (12/7).

Baca Juga: Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur, Kemenkeu Bersinergi dengan BI & OJK

Bentuk sosialisasi yang akan dilakukan oleh BEI yaitu mencakup tata cara masuknya dana repatriasi ke pasar modal dan juga menjabarkan mengenai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait tax amnesty.

Adapun bentuk kampanye BEI akan menekankan bahwa dana repatriasi dari program  tax amnesty yang masuk ke pasar modal terjamin kerahasiaan data pemiliknya.

"Kami akan kampanye kepada fund owner atau wajib pajak agar jangan takut tax amnesty. Program ini sangat aman bahkan datanya tidak bisa dikasih ke siapa pun," tambah Tito.

Baca Juga: Wah, Kepatuhan Formal WP Peserta Tax Amnesty Capai 92%

Menurutnya, yang harus ditakutkan adalah denda sebesar 200% apabila mereka terbukti tidak jujur dalam mendeklarasikan hartanya. Padahal, berbagai instrumen keuangan sudah dipersiapkan di Indonesia.

"Yang harus ditakutkan yaitu kalau tidak ikut tax amnesty nanti bisa dikenakan denda juga kalau ditemukan data hartanya. Karena itu, masalah keamanan data dan sanksi akan kita tekankan di sosialisasi," pungkas Tito. (Amu)

Baca Juga: Sri Mulyani Susun Strategi Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur Lagi

"Ada kampanye supaya orang mau ikut, sudah mengerti dan dia mau. Tolong teman-teman tidak usah takut karena menurut undang-undang yang ada, Anda aman, uang Anda aman," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio seusai halal-bihalal di Kantor Otoritas Jasa Keuangan, Selasa (12/7).

Baca Juga: Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur, Kemenkeu Bersinergi dengan BI & OJK

Bentuk sosialisasi yang akan dilakukan oleh BEI yaitu mencakup tata cara masuknya dana repatriasi ke pasar modal dan juga menjabarkan mengenai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait tax amnesty.

Adapun bentuk kampanye BEI akan menekankan bahwa dana repatriasi dari program  tax amnesty yang masuk ke pasar modal terjamin kerahasiaan data pemiliknya.

"Kami akan kampanye kepada fund owner atau wajib pajak agar jangan takut tax amnesty. Program ini sangat aman bahkan datanya tidak bisa dikasih ke siapa pun," tambah Tito.

Baca Juga: Wah, Kepatuhan Formal WP Peserta Tax Amnesty Capai 92%

Menurutnya, yang harus ditakutkan adalah denda sebesar 200% apabila mereka terbukti tidak jujur dalam mendeklarasikan hartanya. Padahal, berbagai instrumen keuangan sudah dipersiapkan di Indonesia.

"Yang harus ditakutkan yaitu kalau tidak ikut tax amnesty nanti bisa dikenakan denda juga kalau ditemukan data hartanya. Karena itu, masalah keamanan data dan sanksi akan kita tekankan di sosialisasi," pungkas Tito. (Amu)

Baca Juga: Sri Mulyani Susun Strategi Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur Lagi
Topik : tax amnesty, pengampunan pajak, sosialisasi tax amnesty
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 16:31 WIB
RUU PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 10:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK 2017
Kamis, 14 Juli 2016 | 13:25 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:58 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:27 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Jum'at, 23 September 2016 | 17:01 WIB
PEMERIKSAAN BPK
Selasa, 29 Januari 2019 | 11:54 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Kamis, 31 Januari 2019 | 14:36 WIB
KEPABEANAN
Senin, 28 Januari 2019 | 14:43 WIB
HARI PABEAN INTERNASIONAL
Senin, 03 Juli 2017 | 10:30 WIB
STRATEGI MAKRO
Sabtu, 10 September 2016 | 14:30 WIB
KINERJA BUMN