Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

ADB Pangkas Lagi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,5%

A+
A-
0
A+
A-
0
ADB Pangkas Lagi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,5%

Warga memilah sampah di sebuah lahan kosong di Jakarta, Rabu (22/9/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

JAKARTA, DDTCNews - Asian Development Bank (ADB) memperkirakan perekonomian Indonesia akan tumbuh 3,5% pada 2021. Angka ini lebih rendah dari proyeksi ADB yang dirilis April lalu yakni 4,5% dan Juli, 4,1%. Sementara untuk kinerja 2022, ADB memprediksi ekonomi RI bisa tumbuh 4,8%.

Merujuk pada Asian Development Outlook 2021 - Update, ekspor dan belanja pemerintah akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini, didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif.

Konsumsi rumah tangga diperkirakan baru akan benar-benar pulih dan tumbuh hingga 5% pada tahun depan. Investasi juga diperkirakan akan membaik pada 2022 seiring dengan normalisasi perekonomian dan perkembangan iklim bisnis.

Baca Juga: Susun RAPBN 2023, Begini Proyeksi Sri Mulyani Soal Penerimaan Negara

"Perekonomian Indonesia tidak terkontraksi terlalu dalam pada 2020 berkat kebijakan fiskal pemerintah dan bansos. Pemulihan ekonomi berlanjut pada semester I/2021 berkat berlanjutnya kebijakan tersebut dan kinerja ekspor yang kuat," ujar Direktur ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga, Rabu (22/9/2021).

Pada semester I/2021, ADB mencatat perekonomian Indonesia mampu tumbuh hingga 3,1% berkat pelonggaran PPKM dan meningkatnya permintaan.

Sayangnya, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh secara terbatas pada semester I/2021 akibat masih tingginya ketidakpastian yang membayangi perekonomian. Laju pemulihan ekonomi Indonesia terpaksa tertahan pada Juli dan Agustus 2021 akibat pemberlakuan PPKM.

Baca Juga: Masuki Kuartal III/2022, Kemenkeu Prediksi Kinerja Ekonomi Makin Kuat

Berkat pemberlakuan PPKM, kasus pandemi Covid-19 berangsur-angsur mengalami penurunan. Hal ini dinilai akan mendukung pemulihan ekonomi pada sisa tahun 2021.

Mengingat iklim perdagangan global masih menghadapi banyak tantangan, pemerintah dianggap perlu meneruskan kebijakan-kebijakan pengendalian pandemi, pemulihan ekonomi, dan melanjutkan reformasi yang selama ini tertunda. (sap)

Baca Juga: Kemenkeu Prediksi Defisit APBN 2022 akan Lebih Kecil dari 3,92%
Topik : pertumbuhan ekonomi, kinerja ekonomi, PDB, fiskal, APBN, defisit, RUU KUP, sri mulyani

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Booming Komoditas, Menkeu Prediksi Setoran PNBP SDA Lampaui Target

Rabu, 03 Agustus 2022 | 10:30 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh Positif, Ekonomi Indonesia Masih Tangguh

Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Kuartal II/2022 Tumbuh di Atas 5 Persen

Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Hadapi Gejolak Global, Pemerintah Tetap Prioritaskan Penyehatan APBN

berita pilihan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Audit Kepabeanan?

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

BKPM Jamin Insentif Pajak Bisa Diurus Lewat OSS Kurang dari Sebulan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Buka Opsi Perluas Cakupan Tax Allowance, Begini Skemanya

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, Tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Susun RAPBN 2023, Begini Proyeksi Sri Mulyani Soal Penerimaan Negara

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT II

Dilakukan Serentak! Kantor Pajak Sita Mobil, Tanah Hingga Rekening WP

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Masuki Kuartal III/2022, Kemenkeu Prediksi Kinerja Ekonomi Makin Kuat