Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Sindir Trump, Calon Presiden AS Ini Beberkan SPT ke Publik

A+
A-
0
A+
A-
0

Elizabeth Warren. 

MASSACHUSETTS, DDTCNews – Kandidat Presiden 2020 dari Partai Demokrat Elizabeth Warren telah merilis laporan pajak (SPT) untuk 2018. Warren tercatat membayar lebih dari US$200.000 (Rp2,82 miliar) dalam pajak atas pendapatan bersama sebesar US$900.000 (Rp12,71 miliar) pada tahun lalu.

Warren mengusulkan undang-undang yang mengamanatkan pengungkapan publik atas SPT bagi calon presiden dan calon wakil presiden yang akan menduduki Gedung Putih. Keinginan Warren ini menyindir Presiden AS Donald Trump yang enggan menerbitkan SPT.

“Saya sudah menerbitkan 11 tahun SPT saya. Ada krisis kepercayaan publik pada pemerintah yang menimbulkan sejumlah warga AS berpikir pemerintah bekerja untuk orang kaya dan terjalin dengan baik, bukan untuk mereka [warga tidak kaya]. Publikasi SPT harus didasari dengan hukum,” tegasnya seperti dikutip pada Jumat (12/4/2019).

Baca Juga: Kalah Banding, KAP Wajib Serahkan SPT Trump 8 Tahun Terakhir

Warren dan suaminya Bruce Mann melaporkan pendapatan bruto keseluruhan sekitar US$900.000. Warren berkontribusi sebanyak US$176.280 (Rp2,48 miliar) atas penghasilan sebagai senator dan US$325.000 (Rp4,58 miliar) atas penghasilan dari karir menulis. Hingga saat ini, Warren telah menulis 11 buku, termasuk beberapa buku sebagai profesor hukum sebelum dia memasuki ranah politik.

Sedangkan suaminya berkontribusi sebanyak lebih dari US$400.000 (Rp5,64 miliar) dalam SPT itu atas penghasilan sebagai seorang profesor di Harvard Law School. Pasangan ini mengklaim kredit pajak kecil untuk pemasangan perangkat listrik tenaga surya untuk keperluan rumahnya.

Langkah Warren diikuti oleh saingannya dalam menduduki kursi Presiden AS pada 2020 yaitu Senator Kirsten Gillibrand dari New York dan Senator Amy Klobuchar dari Minnesota. Kemudian, saingan lainnya yaitu Senator Bernie Sanders dari Vermont yang telah bersumpah untuk merilis SPT dalam waktu dekat.

Baca Juga: Diduga Palsukan SKA, Ekspor Aluminium Rp60 Triliun Disita

Sementara itu, penerbitan SPT Warren dan suaminya tampak menyudutkan Trump yang enggan menerbitkan laporan pajaknya. Seperti halnya pada 2016, kini Trump kembali beralasan dirinya dalam proses audit sehingga tidak bisa menerbitkan SPT kepada publik.

Padahal otoritas pajak AS (Internal Revenue Service/IRS) menilai proses audit tidak mencegah pembayar pajak untuk menerbitkan informasi pajak kepada publik. IRS pun mengklaim Trump seharusnya bisa menerbitkan SPT tanpa alasan audit.

Baca Juga: Mekanisme Pelaporan Pajak Bunga Obligasi Ritel

“Saya sudah menerbitkan 11 tahun SPT saya. Ada krisis kepercayaan publik pada pemerintah yang menimbulkan sejumlah warga AS berpikir pemerintah bekerja untuk orang kaya dan terjalin dengan baik, bukan untuk mereka [warga tidak kaya]. Publikasi SPT harus didasari dengan hukum,” tegasnya seperti dikutip pada Jumat (12/4/2019).

Baca Juga: Kalah Banding, KAP Wajib Serahkan SPT Trump 8 Tahun Terakhir

Warren dan suaminya Bruce Mann melaporkan pendapatan bruto keseluruhan sekitar US$900.000. Warren berkontribusi sebanyak US$176.280 (Rp2,48 miliar) atas penghasilan sebagai senator dan US$325.000 (Rp4,58 miliar) atas penghasilan dari karir menulis. Hingga saat ini, Warren telah menulis 11 buku, termasuk beberapa buku sebagai profesor hukum sebelum dia memasuki ranah politik.

Sedangkan suaminya berkontribusi sebanyak lebih dari US$400.000 (Rp5,64 miliar) dalam SPT itu atas penghasilan sebagai seorang profesor di Harvard Law School. Pasangan ini mengklaim kredit pajak kecil untuk pemasangan perangkat listrik tenaga surya untuk keperluan rumahnya.

Langkah Warren diikuti oleh saingannya dalam menduduki kursi Presiden AS pada 2020 yaitu Senator Kirsten Gillibrand dari New York dan Senator Amy Klobuchar dari Minnesota. Kemudian, saingan lainnya yaitu Senator Bernie Sanders dari Vermont yang telah bersumpah untuk merilis SPT dalam waktu dekat.

Baca Juga: Diduga Palsukan SKA, Ekspor Aluminium Rp60 Triliun Disita

Sementara itu, penerbitan SPT Warren dan suaminya tampak menyudutkan Trump yang enggan menerbitkan laporan pajaknya. Seperti halnya pada 2016, kini Trump kembali beralasan dirinya dalam proses audit sehingga tidak bisa menerbitkan SPT kepada publik.

Padahal otoritas pajak AS (Internal Revenue Service/IRS) menilai proses audit tidak mencegah pembayar pajak untuk menerbitkan informasi pajak kepada publik. IRS pun mengklaim Trump seharusnya bisa menerbitkan SPT tanpa alasan audit.

Baca Juga: Mekanisme Pelaporan Pajak Bunga Obligasi Ritel
Topik : Amerika Serikat, Elizabeth Warren, SPT
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 13 Mei 2019 | 13:33 WIB
FILIPINA
Kamis, 14 Juli 2016 | 11:33 WIB
INGGRIS
Jum'at, 12 April 2019 | 17:02 WIB
JERMAN
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:26 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Selasa, 12 November 2019 | 15:38 WIB
LAPORAN PER NEGARA
Senin, 11 November 2019 | 10:42 WIB
EKONOMI DIGITAL
Kamis, 06 Juli 2017 | 08:11 WIB
ETHIOPIA
Kamis, 18 Mei 2017 | 17:02 WIB
SPANYOL
Jum'at, 05 Agustus 2016 | 07:32 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 22 Maret 2017 | 15:36 WIB
INDIA
Kamis, 03 November 2016 | 07:07 WIB
KENYA