Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Setoran Pajak Tinggi, Palembang Bidik Pusat Wisata Olahraga

0
0

Jembatan Ampera, salah satu landmark di Kota Palembang, Sumatera Selatan. (Ilustrasi)

PALEMBANG, DDTCNews – Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengklaim sektor pariwisata berkontribusi cukup besar pada peningkatan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) 2018. mengingat wilayah ini memiliki hotel dan restoran dengan jumlah yang cukup banyak.

Wali Kota Palembang Harnojoyo menjelaskan sektor pariwisata berkontribusi cukup dominan pada PAD atau sebanyak Rp118 miliar pada 2018. Menurutnya sektor ini masih cukup potensial untuk dikembangkan agar bisa berkontribusi lebih tinggi kepada PAD.

“Pariwisata Kota Palembang cukup potensial untuk semakin dikembangkan karena kota ini mempunyai 11 zona yang pengembangan pariwisata yang siap dikembangkan. Maka dari itu, kami membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat,” katanya di Palembang, (7/2).

Baca Juga: Awas, Jatuh Tempo PBB 30 September 2019

Ke depan, Pemkot Palembang akan merumuskan sejumlah kebijakan daerah untuk mendukung rencana optimalisasi sektor pariwisata. Upaya tersebut akan diiringi dengan kebijakan lain yaitu kebijakan terkait kebersihan lingkungan.

Melalui Keputusan Wali Kota Palembang 38/2017 dan Perwali 14/2019, pemerintah setempat berupaya mendorong gerakan gotong royong serentak di 107 kelurahan.

Selain meningkatkan kesadaran dari aspek kebersihan, strategi ini juga sebagai langkah mempertahankan penghargaan Adipura yang telah diterima sebanyak 12 kali.

Baca Juga: Melihat Profil Pajak Kota Penghasil Pempek

“Langkah ini merupakan gerakan moral bersama dalam menjaga kebersihan. Dengan bergotong-royong, kami harap masyarakat sadar untuk menjaga kebersihan,” ungkapnya seperti dilansir rmolsumsel.com.

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan pajak dari pajak perhotelan dan pajak restoran, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku telah mempromosikan Kota Palembang sebagai pusat wisata olahraga.

“Kami memprediksi sektor pariwisata bisa menyumbang devisa terbesar di Indonesia sebanyak US$20 miliar (Rp279,51 triliun) karena pertumbuhannya bisa mencapai 22% dan berpotensi semakin meningkat,” tutur Menpar. (Bsi)

Baca Juga: Pajak Pariwisata Bakal Diterapkan di Ibu Kota Negara Ini

“Pariwisata Kota Palembang cukup potensial untuk semakin dikembangkan karena kota ini mempunyai 11 zona yang pengembangan pariwisata yang siap dikembangkan. Maka dari itu, kami membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat,” katanya di Palembang, (7/2).

Baca Juga: Awas, Jatuh Tempo PBB 30 September 2019

Ke depan, Pemkot Palembang akan merumuskan sejumlah kebijakan daerah untuk mendukung rencana optimalisasi sektor pariwisata. Upaya tersebut akan diiringi dengan kebijakan lain yaitu kebijakan terkait kebersihan lingkungan.

Melalui Keputusan Wali Kota Palembang 38/2017 dan Perwali 14/2019, pemerintah setempat berupaya mendorong gerakan gotong royong serentak di 107 kelurahan.

Selain meningkatkan kesadaran dari aspek kebersihan, strategi ini juga sebagai langkah mempertahankan penghargaan Adipura yang telah diterima sebanyak 12 kali.

Baca Juga: Melihat Profil Pajak Kota Penghasil Pempek

“Langkah ini merupakan gerakan moral bersama dalam menjaga kebersihan. Dengan bergotong-royong, kami harap masyarakat sadar untuk menjaga kebersihan,” ungkapnya seperti dilansir rmolsumsel.com.

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan pajak dari pajak perhotelan dan pajak restoran, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku telah mempromosikan Kota Palembang sebagai pusat wisata olahraga.

“Kami memprediksi sektor pariwisata bisa menyumbang devisa terbesar di Indonesia sebanyak US$20 miliar (Rp279,51 triliun) karena pertumbuhannya bisa mencapai 22% dan berpotensi semakin meningkat,” tutur Menpar. (Bsi)

Baca Juga: Pajak Pariwisata Bakal Diterapkan di Ibu Kota Negara Ini
Topik : palembang, pusat wisata, pajak pariwisata
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 13:59 WIB
DKI JAKARTA
Selasa, 16 Agustus 2016 | 17:16 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
berita pilihan
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 13:59 WIB
DKI JAKARTA
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
Sabtu, 28 April 2018 | 12:09 WIB
KABUPATEN LAMONGAN
Selasa, 12 Februari 2019 | 14:56 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 14 November 2016 | 09:57 WIB
KOTA MEDAN
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:15 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 28 Desember 2017 | 14:21 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 17 Desember 2018 | 11:00 WIB
KABUPATEN TANAH BUMBU
Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:51 WIB
KOTA SOLO