Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Ratusan Motor Gede Tunggak Pajak

0
0

DENPASAR, DDTCNews – Sejumlah motor gede (moge) di daerah Bali telah menunggak pajak. Pasalnya, banyak pemilik kendaraan moge yang tidak memiliki faktur pajak yang dikeluarkan dari dealer resmi, serta tak juga memiliki STNK resmi.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Bali I Made Santa menyatakan masih banyak moge yang tidak membayar pajak. Meskipun tidak tahu jumlah persisnya, ia menunjukkan data pemilik moge yang membayar pajak masih kurang dari 1.000 unit.

“Sampai saat ini, moge di Bali yang setia membayar pajak hanya sekitar 800-an. Artinya di bawah 1.000 unit. Sisanya diumpetin oleh pemiliknya. Untuk data persisnya, silahkan tanya kepada pihak kepolisian, mereka yang paling tahu, tapi kita yakin jumlahnya banyak,” ujar I Made, kemarin (21/7).

Baca Juga: Kadin Minta Pemda Gali Potensi Pajak

I Made berharap pemilik moge dapat lebih kooperatif untuk membayar pajak dengan taat tanpa ada paksaan dari pihak siapa pun karena membayar pajak adalah salah satu wujud menjadi warga negara yang baik.

Pemerintah Provinsi Bali sendiri telah memberi banyak kemudahan bagi pemilik kendaraan bermotor, di antaranya penghapusan denda biaya adminitrasi. Selain itu, pemilik kendaraan tidak perlu membawa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) untuk membayar pajak karena hanya dengan foto copy KTP dan STNK saja sudah bisa digunakan untuk membayar pajak.

Saat ini Dispenda Provinsi Bali terus membenahi database jumlah kendaraan moge di Bali. Database ini akan sangat membantu Dispenda untuk menjaring pajak kendaraan bermotor khususnya untuk moge.

Baca Juga: Realisasi PBB-P2 Hanya 35% dari Potensi Rp100 Miliar

“Kalau database ini jelas, maka tanpa denda administrasi pun pajak di Bali tetap akan meningkat pendapatannya,” pungkas I Made

Pemajakan atas moge, seperti dikutip metrobali.com, memang menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Pasalnya, banyak suku cadang yang dipesan terpisah dengan motornya dan kemudian mereka rakit sendiri. Selain pajak yang tidak dibayar, mereka juga cenderung menguasai jalan raya. (Amu)

Baca Juga: Tukar Data, Kanwil DJP Riau Gandeng Pemkab Siak

“Sampai saat ini, moge di Bali yang setia membayar pajak hanya sekitar 800-an. Artinya di bawah 1.000 unit. Sisanya diumpetin oleh pemiliknya. Untuk data persisnya, silahkan tanya kepada pihak kepolisian, mereka yang paling tahu, tapi kita yakin jumlahnya banyak,” ujar I Made, kemarin (21/7).

Baca Juga: Kadin Minta Pemda Gali Potensi Pajak

I Made berharap pemilik moge dapat lebih kooperatif untuk membayar pajak dengan taat tanpa ada paksaan dari pihak siapa pun karena membayar pajak adalah salah satu wujud menjadi warga negara yang baik.

Pemerintah Provinsi Bali sendiri telah memberi banyak kemudahan bagi pemilik kendaraan bermotor, di antaranya penghapusan denda biaya adminitrasi. Selain itu, pemilik kendaraan tidak perlu membawa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) untuk membayar pajak karena hanya dengan foto copy KTP dan STNK saja sudah bisa digunakan untuk membayar pajak.

Saat ini Dispenda Provinsi Bali terus membenahi database jumlah kendaraan moge di Bali. Database ini akan sangat membantu Dispenda untuk menjaring pajak kendaraan bermotor khususnya untuk moge.

Baca Juga: Realisasi PBB-P2 Hanya 35% dari Potensi Rp100 Miliar

“Kalau database ini jelas, maka tanpa denda administrasi pun pajak di Bali tetap akan meningkat pendapatannya,” pungkas I Made

Pemajakan atas moge, seperti dikutip metrobali.com, memang menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Pasalnya, banyak suku cadang yang dipesan terpisah dengan motornya dan kemudian mereka rakit sendiri. Selain pajak yang tidak dibayar, mereka juga cenderung menguasai jalan raya. (Amu)

Baca Juga: Tukar Data, Kanwil DJP Riau Gandeng Pemkab Siak
Topik : pajak daerah, motor gede, bali
artikel terkait
Selasa, 02 Agustus 2016 | 09:43 WIB
KABUPATEN JAYAPURA
Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:41 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rabu, 07 September 2016 | 08:30 WIB
KOTA BEKASI
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
berita pilihan
Selasa, 28 November 2017 | 16:01 WIB
KOTA TANGERANG SELATAN
Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:30 WIB
BALIKPAPAN
Jum'at, 16 September 2016 | 08:02 WIB
KOTA CIMAHI
Jum'at, 30 September 2016 | 10:01 WIB
KOTA BANDUNG
Rabu, 14 Desember 2016 | 17:18 WIB
KOTA BANDUNG
Kamis, 30 Maret 2017 | 12:01 WIB
KOTA BANDUNG
Jum'at, 23 September 2016 | 13:31 WIB
PROVINSI JAWA TENGAH
Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:01 WIB
PROVINSI LAMPUNG
Minggu, 09 Oktober 2016 | 15:38 WIB
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Kamis, 08 Desember 2016 | 11:23 WIB
KOTA MALANG