Fokus
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Perangi Pengelakan Pajak, 35 Unit Audit Pajak Dibentuk

A+
A-
1
A+
A-
1
Perangi Pengelakan Pajak, 35 Unit Audit Pajak Dibentuk

Kantor pusat FIRS di Lagos, Nigeria. (Foto: nairametrics.com)

LAGOS, DDTCNews - Otoritas pajak Nigeria, The Federal Inland Revenue Service (FIRS) membentuk 35 unit audit pajak baru untuk memerangi aliran dana gelap (illicit financial flow) di negara tersebut.

Menurut Chairman FIRS Muhammad Nami, total pengelakan pajak yang dilakukan oleh korporasi multinasional di Nigeria mencapai US$178 miliar atau kurang lebih sebesar Rp2.500 triliun.

"Kami di FIRS sangat memperhatikan aspek audit pajak secara umum terutama audit atas transfer pricing guna menciptakan kepatuhan pajak di seluruh penjuru Nigeria. 35 unit audit pajak dibentuk untuk memastikan hal tersebut," ujar Nami, dikutip Selasa (12/1/2021).

Baca Juga: Pemerintah agar Aktif Cegah Pengelakan Pajak oleh Tenaga Profesional

Tak hanya memiliki angka pengelakan pajak yang besar, sebagian besar aliran dana gelap dari negara-negara Afrika kebanyakan bersumber dari Nigeria. Menurut Nami, 30,5% aliran dana gelap di Afrika bersumber dari Nigeria.

"Banyak korporasi multinasional besar yang tidak membayar pajak lebih kecil dari yang seharusnya terutang. Masih banyak pula yang tidak secara sukarela mau mematuhi ketentuan perpajakan," ujar Nami seperti dilansir vanguardngr.com.

Meski demikian, Nami juga tetap mengapresiasi sebagian korporasi multinasional di Nigeria yang mematuhi kewajiban perpajakannya. Bahkan sesungguhnya terdapat beberapa korporasi multinasional yang kepatuhan pajaknya amat tinggi bila dibandingkan dengan yang lain.

Baca Juga: Wah, Perusahaan Tambang Ini akan Ditagih Pajak Rp7 Triliun

Untuk mengatasi masalah aliran dana gelap dan praktik pengelakan pajak, FIRS mendorong auditor pajak untuk terus berinovasi dengan menciptakan metode baru guna menemukan indikasi praktik pengelakan pajak dan aliran dana gelap oleh korporasi multinasional.

Penindakan atas korporasi multinasional yang memiliki peran penting untuk menyokong penerimaan negara yang terus tertekan akibat turunnya penerimaan yang bersumber dari minyak bumi. (Bsi)

Baca Juga: Pemerintah Yakinkan Pelaku Usaha Sudah Tutup Celah Penggelapan Pajak
Topik : nigeria, penggelapan pajak, FIRS, pengelakan pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 27 September 2020 | 09:06 WIB
KOREA SELATAN
Jum'at, 25 September 2020 | 07:01 WIB
ARAB SAUDI
Selasa, 22 September 2020 | 10:59 WIB
ARAB SAUDI
berita pilihan
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:49 WIB
PENDIDIKAN PROFESI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:17 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:30 WIB
VAKSIN COVID-19
Kamis, 25 Februari 2021 | 21:46 WIB
WEBINAR PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 20:58 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 19:34 WIB
PP 7/2021
Kamis, 25 Februari 2021 | 19:27 WIB
EFEK VIRUS CORONA