Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pengembalian Dana Taperum PNS Tidak Kena Pajak

A+
A-
54
A+
A-
54
Pengembalian Dana Taperum PNS Tidak Kena Pajak

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Dana tabungan perumahan (Taperum) akan dikembalikan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah pensiun atau ahli waris PNS yang sudah meninggal. Pengembalian tanpa dikenai pajak.

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Adi Setianto mengatakan dana yang dikembalikan adalah dana Taperum PNS yang dipayungi ketentuan Keputusan Presiden (Keppres) No. 14/1993.

"Dana yang akan kami kembalikan ke PNS adalah dana Taperum PNS yang dipayungi oleh Keppres No. 14/1993, di mana pengembalian tabungannya tidak dikenai pajak," ujar Adi, dikutip Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Inflasi Inti Rendah, Daya Beli Masyarakat Dinilai Belum Pulih

Deputi Bidang Pengarahan BP Tapera Ari Eko pun menambahkan dana yang dikembalikan kepada PNS yang pensiun dan ahli waris PNS yang sudah meninggal mencakup seluruh tabungan dan hasil pemupukannya.

Pengembalian dana Taperum PNS beserta hasil pemupukannya telah diakomodasi dalam UU No. 4/2016 tentang Tapera.

"Artinya, seluruh dana termasuk pemupukannya dan aset yang sebelumnya dikelola oleh Bapertarum PNS akan dilikuidasi dan dikembalikan kepada PNS sesuai peruntukannya yaitu dikembalikan kepada PNS pensiun dan ahli waris atau dialihkan kepada PNS aktif sebagai saldo awal Tapera," jelas Ari.

Baca Juga: Kemenkeu Minta Kepala Desa Salurkan BLT Sebelum Hari Raya Idulfitri

Berdasarkan penghitungan sementara, dana Taperum PNS yang menjadi hak pensiunan PNS dan ahli waris PNS yang sudah meninggal mencapai Rp1,8 triliun. Jumlah PNS yang pensiun tercatat mencapai 200.000 orang, sedangkan ahli waris PNS yang meninggal mencapai 376.000 orang.

"Saat ini, penghitungan kami untuk pensiunan dan ahli waris mencapai sekitar Rp1,8 triliun. Ini adalah angka pokok dan pemupukan. Dalam penghitungannya ini, kami dibantu oleh aktuaris," ujar Ari.

Adapun dana yang menjadi hak PNS aktif dan akan dialihkan sebagai saldo awal Tapera mencapai Rp9,7 triliun. Jumlah PNS aktif saat ini mencapai 4 juta orang. Dana ini akan dikelola oleh BP Tapera sebagai saldo awal dan masing-masing PNS aktif dapat melihat besaran saldo awal yang mereka miliki.

Baca Juga: Kemenkeu Ingatkan Akuntan Publik Soal Perpanjangan Izin

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto menjanjikan dana Taperum PNS akan dikembalikan kepada PNS sebelum akhir 2020. Simak artikel ‘Dana Taperum PNS Dijanjikan Kembali Sebelum Akhir Tahun’.

Sesuai dengan ketentuan PMK 122/2020, BP Tapera akan mengembalikan dana Taperum PNS kepada PNS yang sudah pensiun serta ahli waris PNS yang sudah meninggal dalam jangka waktu paling lambat 3 tahun sejak dana Taperum PNS dialihkan kepada BP Tapera.

Dana Taperum PNS yang menjadi hak PNS yang sudah pensiun atau meninggal akan diusahakan dikembalikan dalam kurun waktu 30 tahun ke depan terhitung sejak jangka waktu pengembalian 3 tahun terpenuhi.

Baca Juga: Sumbangan untuk Pengembangan Vaksin Bakal Jadi Pengurang Pajak

Bila masih ada dana yang tidak berhasil dikembalikan dalam jangka waktu 30 tahun tersebut, BP Tapera bakal mengajukan penetapan status dana Taperum PNS sebagai dana tidak bertuan kepada pengadilan. Dana yang diputuskan tidak bertuan oleh pengadilan akan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak. (kaw)

Topik : PMK 122/2020, dana taperum, PNS, BP Tapera, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Yudistira

Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:22 WIB
Tolong segera dicairkan dana taperum pensiunan pns pak...kasian krn untuk modal usaha di hari tua...birokrasinya jangan dibuat muter2...terimakasih

Suko Patrum

Selasa, 22 September 2020 | 18:06 WIB
Membingungkan.....

Amanah

Sabtu, 19 September 2020 | 11:02 WIB
kemana daya harus tanyakan untuk di lombok barat, apa nama kantornya.
1
artikel terkait
Rabu, 05 Mei 2021 | 09:09 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 04 Mei 2021 | 20:00 WIB
KOREA SELATAN
Selasa, 04 Mei 2021 | 18:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:38 WIB
PEMULIHAN EKONOMI
Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:40 WIB
KEBIJAKAN MONETER
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:30 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:10 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:57 WIB
VAKSIN COVID-19
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:00 WIB
THAILAND
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:40 WIB
PP 64/2021
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:33 WIB
KABUPATEN SIMALUNGUN