Berita
Minggu, 20 September 2020 | 16:01 WIB
KINERJA KEMENTERIAN KEUANGAN
Minggu, 20 September 2020 | 14:01 WIB
PROVINSI BANTEN
Minggu, 20 September 2020 | 13:01 WIB
SEMINAR ADB
Review
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Rabu, 16 September 2020 | 14:21 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 11:02 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 09:01 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 18 September 2020 | 18:16 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 18 September 2020 | 17:07 WIB
ABDURRAHMAN WAHID:
Jum'at, 18 September 2020 | 16:51 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 18 September 2020 | 09:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Data & alat
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Rabu, 16 September 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 16 SEPTEMBER-22 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 11 September 2020 | 16:37 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Komunitas
Sabtu, 19 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 17 September 2020 | 09:53 WIB
Universitas Kristen Krida Wacana
Rabu, 16 September 2020 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Rabu, 16 September 2020 | 13:35 WIB
DDTC PODTAX
Reportase

Mulai Pungut Pajak, Netflix Naikkan Tarif Berlangganan

A+
A-
2
A+
A-
2
Mulai Pungut Pajak, Netflix Naikkan Tarif Berlangganan

Ilustrasi. Warga mengakses layanan film daring melalui gawai di Jakarta, Sabtu (16/5/2020). DJP melakukan pungutan PPN sebesar 10% bagi produk digital impor dalam bentuk barang tidak berwujud maupun jasa (streaming music, streaming film, aplikasi, games digital dan jasa daring dari luar negeri) oleh konsumen di dalam negeri.. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.

JAKARTA, DDTCNews – Sebanyak enam perusahaan, termasuk Netflix International B.V., mulai memungut pajak pertambahan nilai (PPN) produk digital dari konsumen Indonesia. Tarif berlangganan Netflix pun resmi naik.

Tarif berlangganan film streaming yang disediakan Netflix mengalami kenaikan sekitar 10%, sesuai dengan besaran tarif PPN yang dipungut dan disetor ke kas negara. Simak pula artikel ‘Per Bulan Ini, Pemungutan PPN PMSE & Penerapan e-Bupot 23/26 Semua PKP’.

“Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, Pemerintah Indonesia mulai mengenakan PPN atas pemanfaatan layanan digital termasuk Netflix terhitung sejak 1 Agustus 2020,” demikian pernyataan Netflix dalam keterangan resminya, dikutip pada Senin (3/8/2020).

Baca Juga: DJP akan Pangkas Ketimpangan Stuktural-Fungsional

Seiring dengan diterapkannya pemungutan PPN, tarif dari empat paket layanan Netflix yang tersedia di Indonesia naik. Paket layanan paling murah, yakni paket mobile mengalami peningkatan tarif dari Rp49.000 menjadi Rp54.000 per bulan.

Selanjutnya, paket basic yang semula dikenai tarif semula senilai Rp109.000 per bulan menjadi Rp120.000 per bulan. Paket standard yang semula dibanderol dengan harga Rp139.000 per bulan menjadi Rp153.000 per bulan. Paket premium tarifnya meningkat dari Rp169.000 menjadi Rp186.000 per bulan.

"Tarif berlangganan Netflix bakal dipungut setiap bulan pada tanggal pelanggan mulai berlangganan Netflix. Pelanggan bebas untuk mengubah paket layanan atau membatalkan layanan setiap saat," tulis Netflix dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Bersengketa di Pengadilan Pajak, DJP dan DJBC Lebih Sering Kalah

Berbeda dengan Netflix yang meningkatkan tarif layanan yang tercantum, Amazon Web Services (AWS) tidak mengubah tarif yang tercantum. Meski demikian, AWS bakal tetap memungut PPN sebesar 10% dari tarif layanan yang dikenakan kepada pengguna layanan AWS.

AWS juga memberikan imbauan khusus kepada pelanggan AWS yang sudah dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak (PKP). AWS meminta kepada seluruh PKP pelanggan AWS untuk mendaftarkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dalam rangka mempermudah proses pengkreditan pajak masukan.

"Kami akan menerbitkan faktur pajak dengan NPWP dan nama pelanggan terhitung sejak 1 Agustus 2020," tulis AWS dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Ada Pengawasan Berbasis Wilayah, Ini Alur Kerja Baru KPP Pratama

Berbeda dengan Netflix dan AWS, Spotify masih belum memberikan keterangan resmi mengenai pemungutan PPN atas pemanfaatan layanan yang disediakan oleh penyedia jasa layanan streaming musik digital tersebut.

Meski demikian, keterangan resmi tertanggal 29 Juni 2020 mengindikasikan tarif layanan yang dikenakan oleh Spotify sudah termasuk PPN. "Jika kondisinya sesuai, harga premium sudah termasuk PPN," tulis Spotify dalam keterangan resminya. (kaw)

Baca Juga: Gara-Gara PPN, Inflasi Arab Saudi Jebol Lagi
Topik : PPN, PMSE, ekonomi digital, produk digital, Ditjen Pajak, DJP, PMK 48/2020, Netflix, Spotify, AWS
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Henry Dharmawan

Senin, 03 Agustus 2020 | 18:46 WIB
Akhirnya sudah secara resmi ya! semoga teman-teman Netflix lainnya seperti Spotify juga ikut dikenakan PPN. Meskipun di sisi lain banyak saya temui di sosial media yang mengeluh tagihan mereka naik. Semoga menjadi langkah awal untuk perluasan basis penerimaan negara!
1
artikel terkait
Kamis, 17 September 2020 | 16:10 WIB
KINERJA PAJAK
Kamis, 17 September 2020 | 14:33 WIB
RENSTRA DJP 2020-2024
Kamis, 17 September 2020 | 11:37 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Kamis, 17 September 2020 | 09:53 WIB
Universitas Kristen Krida Wacana
berita pilihan
Minggu, 20 September 2020 | 16:01 WIB
KINERJA KEMENTERIAN KEUANGAN
Minggu, 20 September 2020 | 14:01 WIB
PROVINSI BANTEN
Minggu, 20 September 2020 | 13:01 WIB
SEMINAR ADB
Minggu, 20 September 2020 | 12:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Minggu, 20 September 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 10:01 WIB
KINERJA DITJEN PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Minggu, 20 September 2020 | 08:01 WIB
KABUPATEN KARANGANYAR
Minggu, 20 September 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK