Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Membayar Pajak Adalah Bentuk Bela Negara

A+
A-
3
A+
A-
3

Penyerahan apresiasi kepada pembicara kuliah umum Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II Rida Hadanu dari Dekan FEB Unsoed Suliyanto.(Foto: Unsoed.ac.id)

PURWOKERTO, DDTCNews Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bekerja sama dengan Tax Center FEB Unsoed dan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II menggelar kuliah umum bertajuk ‘Bela Negara Melalui Pajak’.

Kuliah umum yang digelar di Gedung Roedhiro FEB Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah itu dibuka secara langsung oleh Dekan FEB Unsoed Suliyanto. Dalam sambutannya, dia menjelaskan pentingnya bela negara sebagai bentuk kecintaan terhadap negara.

“Tema bela negara ini sangat menarik. Bela negara merupakan aksi nyata kecintaan kita terhadap negara. Di era kemerdekaan ini, salah satu bentuk bentuk bela negara adalah dengan membayar pajak,” ujarnya dilansir dari lama resmi Unsoed, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Kemenkeu Apresiasi Pembukaan Konsentrasi Akuntansi Syariah di UGM

Suliyanto menambahkan pajak memiliki peran penting karena digunakan untuk membiayai kegiatan rutin pemerintahan dan melanjutkan pembangunan. Tanpa adanya pembayaran pajak maka negara secara ekonomi dan politik akan lemah. Oleh karena itu, menurutnya, membayar pajak merupakan bentuk bela negara dari warga negara yang baik.

Selain itu, kuliah umum ini menghadirkan Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II Rida Hadanu sebagai pembicara utama. Dia memaparkan peran strategis pajak sebagai sumber pembangunan negara.

“Penerimaan pajak merupakan satu-satunya sumber penerimaan negara yang minim risiko serta dapat meningkatkan kemandirian bangsa,” ujarnya kepada para mahasiswa yang hadir.

Baca Juga: Institut STIAMI Gelar Talkshow & Kompetisi Pajak, Tertarik?

Lebih lanjut disampaikan bahwa pajak merupakan kontrbusi wajib terhadap negara, yang dipaksakan berdasarkan undang-undang tanpa kontrapretasi langsung. Pendapatan negara terbesar pun diperoleh dari pajak.

Untuk itu, lanjut Rida, edukasi mengenai kesadaran pajak di perguruan tinggi perlu ditingkatkan. Ini juga bisa dijalin melalui kerja sama (MoU) melalui pengembangan pembelajaran dan kurikulum, pengembangan teknologi, serta riset di bidang perpajakan. (Amu)

Baca Juga: Masuk ke Era 4.0, Akuntan akan Ketinggalan Zaman?

“Tema bela negara ini sangat menarik. Bela negara merupakan aksi nyata kecintaan kita terhadap negara. Di era kemerdekaan ini, salah satu bentuk bentuk bela negara adalah dengan membayar pajak,” ujarnya dilansir dari lama resmi Unsoed, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Kemenkeu Apresiasi Pembukaan Konsentrasi Akuntansi Syariah di UGM

Suliyanto menambahkan pajak memiliki peran penting karena digunakan untuk membiayai kegiatan rutin pemerintahan dan melanjutkan pembangunan. Tanpa adanya pembayaran pajak maka negara secara ekonomi dan politik akan lemah. Oleh karena itu, menurutnya, membayar pajak merupakan bentuk bela negara dari warga negara yang baik.

Selain itu, kuliah umum ini menghadirkan Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II Rida Hadanu sebagai pembicara utama. Dia memaparkan peran strategis pajak sebagai sumber pembangunan negara.

“Penerimaan pajak merupakan satu-satunya sumber penerimaan negara yang minim risiko serta dapat meningkatkan kemandirian bangsa,” ujarnya kepada para mahasiswa yang hadir.

Baca Juga: Institut STIAMI Gelar Talkshow & Kompetisi Pajak, Tertarik?

Lebih lanjut disampaikan bahwa pajak merupakan kontrbusi wajib terhadap negara, yang dipaksakan berdasarkan undang-undang tanpa kontrapretasi langsung. Pendapatan negara terbesar pun diperoleh dari pajak.

Untuk itu, lanjut Rida, edukasi mengenai kesadaran pajak di perguruan tinggi perlu ditingkatkan. Ini juga bisa dijalin melalui kerja sama (MoU) melalui pengembangan pembelajaran dan kurikulum, pengembangan teknologi, serta riset di bidang perpajakan. (Amu)

Baca Juga: Masuk ke Era 4.0, Akuntan akan Ketinggalan Zaman?
Topik : kampus, kuliah umum pajak, feb unsoed
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 29 November 2018 | 12:45 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 23 November 2018 | 16:53 WIB
COMPANY VISIT UHAMKA
Kamis, 15 November 2018 | 14:45 WIB
KUNJUNGAN PENDIDIKAN
Selasa, 06 November 2018 | 17:04 WIB
UPN VETERAN JAKARTA
berita pilihan
Selasa, 21 Januari 2020 | 17:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:44 WIB
JEPANG
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:41 WIB
OMNIBUS LAW
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:24 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:32 WIB
SOSIALISASI PERPAJAKAN
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
DKI JAKARTA
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
AGENDA PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:40 WIB
FILIPINA