UNIVERSITAS INDONESIA

Taxplore UI 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 07 November 2026 | 18.12 WIB
Taxplore UI 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
<p>Dewan juri dan peserta lomba <em>Tax Essay Competition </em>berfoto bersama dalam <em>Closing Ceremony and Awarding Taxplore UI 2026</em>, Sabtu (7/11/2026).</p>

DEPOK, DDTCNews - Rangkaian acara Taxplore 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) resmi ditutup.

Dosen Departemen Administrasi Fiskal FIA UI Neni Susilawati menegaskan ada 3 aspek penting yang dapat menjadi bekal bagi peserta Taxplore UI 2026 dalam memahami, menyusun, ataupun mengkritisi kebijakan fiskal masa mendatang. Ketiga aspek tersebut adalah konteks, analisis, dan kontribusi.

"Kebijakan fiskal selalu dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, perubahan teknologi, dinamika perdagangan, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Karena itu, untuk memahami kebijakan fiskal ada 3 hal penting dan dapat menjadi bekal bagi para peserta setelah Taxplore, yaitu konteks, analisis, dan kontribusi," ujarnya dalam Closing Ceremony and Awarding Taxplore UI 2026, Sabtu (7/11/2026).

Neni berharap seluruh peserta, baik siswa SMA maupun mahasiswa dari seluruh Indonesia, dapat terus berpikir kritis serta menerapkan ilmu yang didapatkan selama mengikuti perlombaan dengan sebaik-baiknya. Ilmu tersebut antara lain digunakan untuk memahami kebijakan, memperbaiki pelayanan, dan mencari solusi konkret ke depan.

"Bawa kebiasaan berpikir kritis ini ke dalam perkuliahan, penelitian, organisasi, dan pekerjaan kalian kelak. Kepada seluruh peserta, saya mengucapkan selamat karena telah berani mengambil bagian dari Taxplore UI 2026," tutur Neni.

Dalam acara puncak Taxplore UI pada hari ini, acara diramaikan dengan lomba debat sebagai babak terakhir Tax Essay Competition. Setelah para juri menentukan pemenang lomba Tax Essay Competition, ajang dilanjutkan dengan upacara penutupan dan pemberian penghargaan.

Perpajakan DDTC Lead Made Astrin Dwi Kartini menjadi salah satu dari tiga dewan juri pada lomba Tax Essay Competition. Sementara itu, peserta lomba debat dikerucutkan dari 8 tim menjadi 4 tim yang maju sebagai finalis dalam ajang tersebut.

Perpajakan DDTC Lead Made Astrin Dwi Kartini (kiri) menjadi salah satu dari tiga dewan juri pada lomba Tax Essay Competition.

Ada 2 topik pilihan yang menjadi bahan debat. Pertama, 'Indonesia should prioritize commodity price-linked export duties over corporate windfall profits taxes in Indonesia’s strategic resource sector'.

Sesuai dengan tema yang dipilih, peserta lomba debat yang terdiri atas tim pro dan tim kontra, membahas pentingnya menerapkan pungutan bea keluar berbasis harga komoditas dibandingkan dengan corporate windfall profit tax sebagai instrumen pemajakan di sektor sumber daya alam strategis.

Kedua, 'Indonesia should introduce a Net Wealth Tax over reforming Capital Gains Taxation to maximize tax revenue from High-Wealth Individuals'.

Melalui topik ini, peserta lomba debat membahas pro dan kontra penerapan pajak kekayaan bersih (net wealth tax) dibandingkan dengan reformasi pajak keuntungan modal (capital gains tax) untuk memaksimalkan penerimaan pajak dari kelompok superkaya (high-wealth individuals) di Indonesia.

"Ini rangkaian lomba yang cukup panjang, mulai dari menulis dan menyusun tax essay, diskusi dan mempresentasikan esai, hingga membawa tax essay ke dalam ajang perdebatan. Final round ini menjadi titik eksekusi, kami menguji, apakah teman-teman di sini memiliki jiwa kritis. Setelah saya lihat 2 sesi debat ini, saya optimistis dengan teman-teman peserta," ucap Astrin.

Selain Tax Essay Competition, Taxplore UI 2026 juga mengadakan dua kategori lomba lainnya, yaitu olimpiade Accountax yang diikuti oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia, serta olimpiade Taxtion yang diikuti oleh siswa-siswi SMA tingkat nasional.

Dalam Closing Ceremony and Awarding Taxplore UI 2026, penyelenggara menyerahkan piala dan uang tunai kepada para pemenang lomba. Pemenang tersebut terdiri atas juara I sampai dengan juara IV, serta runner up, dan tim terbaik.

Berikut adalah daftar pemenang Lomba Taxplore UI 2026 oleh FIA UI:

Lomba Tax Essay Competition

  • Juara 1 sekaligus tax essay terbaik: Tim Nguli dengan judul esai Menjembatani Asimetri Restitusi PPN: Kerangka 3P untuk Menyeimbangkan Revenue Protection dan Voluntary Compliance
  • Juara 2: Tim Eko GOAT dengan judul esai Strengthening Coretax Through a 3P Proactive Compliance Engine For Intelligent Fiscal Governance
  • Juara 3: Tim DUARR dengan judul esai Indonesia’s Wealth-Based Taxation: Mendorong Redistribusi Kekayaan melalui Wealth Tax yang Berkeadilan
  • Juara 4: Tim The Economist dengan judul esai Windfall Profit Tax Berbasis Margin: Jalan Tengah Penerimaan Negara dan Daya Saing Investasi

Lomba Accountax

  • Juara 1 sekaligus presentasi terbaik: Tim Dhinakara
  • Juara 2: Tim Taxfold
  • Juara 3: Tim Okelah Kalau Gitu
  • Runner Up 1: Tim Monster
  • Runner Up 2: Tim Jarjit

Lomba Taxtion

  • Juara 1: Tim Absolute Balance
  • Juara 2: Tim Arthanaya Lekha
  • Juara 3: Tim Golden Horse. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.