Fokus
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

A+
A-
0
A+
A-
0
Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

Presiden Jokowi. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mendorong transformasi ekonomi dengan memanfaatkan momentum pandemi Covid-19.

Jokowi mengatakan pandemi Covid-19 menjadi momentum yang tepat untuk melakukan perbaikan dari berbagai aspek. Menurutnya, transformasi itu diperlukan agar pertumbuhan ekonomi menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.

"Pandemi ini harus dijadikan momentum untuk melakukan transformasi fundamental," katanya, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: Dapat Resititusi Pajak Rp1,3 T, Warga Kota Ini Tak Rasakan Manfaatnya

Jokowi mengatakan semua negara memiliki keinginan untuk memperkuat ekonominya setelah pandemi berakhir. Pada konteks Indonesia, pandemi juga memberikan peluang untuk meningkatkan perekonomian.

Jokowi menilai kemajuan ekonomi di masa depan akan tergantung pada kemampuan Indonesia memanfaatkan momentum pandemi. Jika momentum itu dapat dimanfaatkan dengan baik, dia menilai Indonesia berpeluang untuk naik level.

"Kita bisa memanfaatkan momentum ini tidak, untuk meningkatkan diri dan melakukan transformasi ekonomi secara besar-besaran? Sehingga kita harapkan pasca-Covid selesai, kita sudah berada pada posisi di tangga yang lebih baik," ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Waspadai Dampak Omicron pada Ekonomi Kuartal I/2022

Jokowi menambahkan transformasi ekonomi harus dilakukan pada level pusat dan daerah. Pada level daerah, dia mencontohkan dengan Bali yang ekonominya mengalami guncangan akibat kegiatan pariwisata menurun selama pandemi Covid-19.

Dia menyebut beberapa hal yang harus menjadi perhatian untuk memulihkan ekonomi di daerah. Pertama, meningkatkan diversifikasi ekonomi sehingga ekonomi tidak hanya bergantung pada satu sektor.

Kedua, memprioritaskan sisi kesehatan dan keamanan dalam tata kelola pariwisata. Dengan prinsip tersebut, kepercayaan wisatawan untuk kembali berkunjung akan tumbuh.

Baca Juga: Mewujudkan Era Baru Hubungan Otoritas dengan Wajib Pajak Lewat Ini

Terakhir, mengubah konsep pariwisata umum menjadi pariwisata hijau atau pariwisata berkualitas. Jokowi menilai konsep pariwisata perlu dibuat spesifik dengan mengedepankan kearifan lokal seperti pariwisata yang berbasis sosial, budaya, atau lingkungan.

"Semangat untuk memuliakan alam, manusia, dan budaya harus terus kita teruskan untuk menyongsong masa depan," imbuhnya. (sap)

Baca Juga: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons BKF
Topik : perekonomian nasional, pertumbuhan ekonomi, transformasi ekonomi, reformasi pajak, Jokowi, Bali

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Cikal Restu Syiffawidiyana

Jum'at, 03 Desember 2021 | 23:42 WIB
Untuk mendorong momentum transformasi ekonomi, khususnya dari segi pariwisata, kesehatan dan keamanan juga perlu diperhatikan. Mengingat bahwa tidak ada prediksi kapan tepatnya pandemi berakhir. Virus bisa bertransformasi dan membentuk jenis baru. Bukan hanya perbaikan untuk penyesuaian keadaan akib ... Baca lebih lanjut

Haris

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:19 WIB
Masyarakat selalu memberikan dukungan bagi kebijakan transformasi ekonomi, terlebih dalam masa pandemi di mana telah terjadi perubahan kebiasaan masyarakat dari yang tadinya lebih banyak dilakukan secara fisik menjadi virtual. Perusahaan rintisan (start-up) yang bergerak di bidang teknologi diharapk ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Tarif Pajak Daerah di Provinsi Bali

Sabtu, 15 Januari 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Kemenkeu: Indonesia Berbeda, Saat Krisis Malah Mereformasi Pajak

Sabtu, 15 Januari 2022 | 07:00 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Ibu Kota Negara Pindah, DPRD Bakal Naikkan Tarif Pajak Hiburan

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:30 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Harga Komoditas Melonjak, Inflasi Diyakini Terjaga 3% Tahun Ini

berita pilihan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:41 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Wajib Pajak UMKM Bisa Catat Omzet dan Buat Kode Billing di Fitur Ini

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:30 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Giliran Nasabah Bank Jadi Sasaran Petugas Pajak Promosikan PPS

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:49 WIB
KOTA BANJARMASIN

Perda Baru Dirancang, Atur Pungutan Pajak Atas Perdagangan Online

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Terbit Surat Edaran Soal P3B, KPP Diminta Samakan Pemahaman

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Terlalu Sering Ditanya Soal Pajak Kendaraan, Begini Jawaban DJP

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Simak! Ini Deret Stimulus untuk Pulihkan Sektor Otomotif dan Properti

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Pasal 21 Naik, Kemenkeu: Upah Pegawai Mulai Membaik

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sambut Pajak Minimum Global, Insentif Pengganti Tax Holiday Belum Siap