Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 06 Januari 2021 | 17:06 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Komunitas
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 13 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 10:01 WIB
ELON MUSK
Reportase
Perpajakan.id

Dikurangi, PSN 2021 Jadi 201 Proyek dan 10 Program

A+
A-
1
A+
A-
1
Dikurangi, PSN 2021 Jadi 201 Proyek dan 10 Program

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. 

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memangkas jumlah proyek strategis nasional (PSN) 2021 dari semula 227 menjadi hanya 201. Namun, ada penambahan 10 program.

Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 109/2020. Menurutnya, pemerintah telah mempertimbangkan daftar PSN sebelumnya serta usulan-usulan baru menggunakan berbagai kriteria.

"Pemerintah telah melakukan evaluasi sangat hati-hati terhadap semua usulan PSN dengan mempertimbangkan semua aspek dan menggunakan berbagai kriteria, baik kriteria dasar, strategis, maupun operasional," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga: PSBB di 73 Kabupaten/Kota Mulai Diperketat, Berikut Daftarnya

Airlangga mengatakan pemerintah sebelumnya telah mengevaluasi 269 usulan proyek dan program dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, dan badan usaha swasta. Menurutnya, hal utama dalam penentuan PSN 2021 adalah peranannya dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional.

Melalui evaluasi tersebut, pemerintah menetapkan PSN 2021 sebanyak 201 proyek dan 10 program yang mencakup 23 Sektor dengan total nilai investasi sebesar Rp4.809,7 triliun. Pembiayaan proyek dan program itu akan bersumber dari APBN/APBD, BUMN, dan/atau swasta.

Program-program strategis nasional tersebut memperluas ruang lingkup dari PSN sebelumnya yang hanya mencakup 3 program. Program pada PSN 2021 meliputi Program Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan, Program Pemerataan Ekonomi, Program Pengembangan Kawasan Perbatasan, Program Pengembangan Jalan Akses Exit Toll, serta Program Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Baca Juga: Larangan Warga Asing Masuk ke Indonesia Diperpanjang Hingga 2 Pekan

Selain itu, masih ada Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), Program Pembangunan Smelter, Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional (Food Estate), Program Pengembangan Superhub, dan Program Percepatan Pengembangan Wilayah.

Pemerintah juga menambah beberapa materi pokok dan substansi pada Perpres No. 109/2020 untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah dan pusat.

Penambahan itu antara lain terkait dengan perizinan PSN, pemberian stimulus kepada PSN berupa tarif 0% untuk bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), serta penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Pengetatan PSBB Jawa dan Bali, Pemerintah Sebut Pasar Respons Positif

Airlangga menambahkan pemerintah akan melanjutkan percepatan PSN pada 2021 dengan target penyelesaian 38 proyek. Adapun total nilai investasi senilai Rp464,6 triliun.

"Percepatan ini diharapkan dapat mendorong perekonomian melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, serta pemulihan industri dan pariwisata," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Rencananya Mulai Bulan Ini, Begini Kata Airlangga
Topik : proyek strategis nasional, PSN, perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 09:12 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:36 WIB
PMK 130/2020
Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:08 WIB
PMK 130/2020
Senin, 12 Oktober 2020 | 17:30 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Jum'at, 15 Januari 2021 | 18:08 WIB
INGGRIS
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:53 WIB
PERDAGANGAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:44 WIB
KENYA
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:40 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:56 WIB
PELAPORAN SPT
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:33 WIB
PELAYANAN PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA