Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Di Daerah Pantura Ini, Pajak Tambang Masih Jadi Andalan

A+
A-
0
A+
A-
0
Di Daerah Pantura Ini, Pajak Tambang Masih Jadi Andalan

REMBANG, DDTCNews—Target pendapatan pajak daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada 2020 naik tipis menjadi Rp100,55 miliar dari target 2019 sebesar Rp97 miliar yang terealisasi Rp98 miliar. Pajak galian tambang masih menjadi andalan.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Rembang Romli mengatakan kenaikan target itu tidak muluk-muluk karena telah melalui analisis yang terukur dan bertanggung jawab.

“Saat ini kami telah merancang target baru, seiring dengan tercapainya akumulasi pajak tahun lalu. Pendapatan pajak daerah tahun 2019 sendiri melampaui target yaitu sebesar 100,17% senilai Rp98 miliar,” katanya di Rembang, Jumat (17/1/2020)

Baca Juga: DDTC Fiscal Research Kembali Rilis Laporan Terbaru, Download di Sini

Di Kabupaten Rembang terdapat 11 item jenis pajak, antara lain pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, air tanah, sarang burung walet, minerba, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

”Pajak galian tambang Gol C menjadi penyumbang terbesar. Pendapatannya tahun lalu melampaui target, dari target yang dipasang Rp40 miliar, terealisasi Rp40,6 miliar. Tahun ini pajak galian C juga masih kami andalkan,” katanya.

Romli mengatakan pihaknya harus bekerja keras untuk menutup target pendapatan 2019 itu, meski akhirnya tercapai. Pasalnya, target penerimaan BPHTB meleset karena ada wajib pajak yang sudah berencana membayar Rp5 miliar ternyata tidak jadi membayar.

Baca Juga: NJOP Naik, PBB-P2 Ikut Naik?

Karena itu, pihaknya sempat kelabakan. ”Kami harus mencari tutupan dari sektor pajak lain. Supaya minimal akumulasinya bisa terpenuhi. Alhamdulillah ternyata masih ada penerimaan dari pajak galian C, sehingga akhirnya target terpenuhi,” katanya seperti dilansir radarkudus.jawapos.com.

Terkait dengan target tahun ini, Romli mengatakan dasar yang dipakai untuk penetapan target itu adalah realisasi tahun sebelumnya. Target sementara ini ditetapkan Rp100,52 miliar, meski kelak apabila ada APBD Perubahan 2020 bisa meningkatkan target tersebut.

Adapun total pendapatan Kabupaten Rembang tahun lalu mencapai Rp101,680 miliar, terdiri atas setoran pajak daerah sebesar Rp100,68 miliar dan sisanya dari sewa dan retribusi penggunaan aset daerah ditambah denda pajak. (Bsi)

Baca Juga: Pengawasan Tak Optimal, Target Penerimaan Pajak Air Tanah Turun 70%

“Saat ini kami telah merancang target baru, seiring dengan tercapainya akumulasi pajak tahun lalu. Pendapatan pajak daerah tahun 2019 sendiri melampaui target yaitu sebesar 100,17% senilai Rp98 miliar,” katanya di Rembang, Jumat (17/1/2020)

Baca Juga: DDTC Fiscal Research Kembali Rilis Laporan Terbaru, Download di Sini

Di Kabupaten Rembang terdapat 11 item jenis pajak, antara lain pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, air tanah, sarang burung walet, minerba, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

”Pajak galian tambang Gol C menjadi penyumbang terbesar. Pendapatannya tahun lalu melampaui target, dari target yang dipasang Rp40 miliar, terealisasi Rp40,6 miliar. Tahun ini pajak galian C juga masih kami andalkan,” katanya.

Romli mengatakan pihaknya harus bekerja keras untuk menutup target pendapatan 2019 itu, meski akhirnya tercapai. Pasalnya, target penerimaan BPHTB meleset karena ada wajib pajak yang sudah berencana membayar Rp5 miliar ternyata tidak jadi membayar.

Baca Juga: NJOP Naik, PBB-P2 Ikut Naik?

Karena itu, pihaknya sempat kelabakan. ”Kami harus mencari tutupan dari sektor pajak lain. Supaya minimal akumulasinya bisa terpenuhi. Alhamdulillah ternyata masih ada penerimaan dari pajak galian C, sehingga akhirnya target terpenuhi,” katanya seperti dilansir radarkudus.jawapos.com.

Terkait dengan target tahun ini, Romli mengatakan dasar yang dipakai untuk penetapan target itu adalah realisasi tahun sebelumnya. Target sementara ini ditetapkan Rp100,52 miliar, meski kelak apabila ada APBD Perubahan 2020 bisa meningkatkan target tersebut.

Adapun total pendapatan Kabupaten Rembang tahun lalu mencapai Rp101,680 miliar, terdiri atas setoran pajak daerah sebesar Rp100,68 miliar dan sisanya dari sewa dan retribusi penggunaan aset daerah ditambah denda pajak. (Bsi)

Baca Juga: Pengawasan Tak Optimal, Target Penerimaan Pajak Air Tanah Turun 70%
Topik : pajak tambang, pajak daerah, rembang, jawa tengah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Rabu, 08 Februari 2017 | 11:32 WIB
KABUPATEN PANGKEP
Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:02 WIB
KABUPATEN KUDUS
Sabtu, 01 Juli 2017 | 10:02 WIB
PROVINSI LAMPUNG
Jum'at, 09 Desember 2016 | 11:59 WIB
ACEH SELATAN
berita pilihan
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:58 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:42 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:20 WIB
KOTA YOGYAKARTA
Rabu, 19 Februari 2020 | 18:13 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 19 Februari 2020 | 17:58 WIB
SPANYOL
Rabu, 19 Februari 2020 | 16:44 WIB
PMK 11/2020
Rabu, 19 Februari 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 19 Februari 2020 | 15:17 WIB
INVESTASI
Rabu, 19 Februari 2020 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 19 Februari 2020 | 14:17 WIB
KEBIJAKAN CUKAI