Review
Jum'at, 03 April 2020 | 20:18 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 April 2020 | 17:38 WIB
ANALISIS PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 18:59 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Rabu, 01 April 2020 | 18:28 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 03 April 2020 | 20:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN TRENGGALEK
Jum'at, 03 April 2020 | 19:11 WIB
TIPS MENGISI E-BILLING
Jum'at, 03 April 2020 | 18:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Rabu, 01 April 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 1 APRIL-7 APRIL 2020
Rabu, 25 Maret 2020 | 07:34 WIB
KURS PAJAK 25 MARET-31 MARET 2020
Komunitas
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Senin, 30 Maret 2020 | 17:29 WIB
UNIVERSITAS PANCASILA
Senin, 30 Maret 2020 | 16:19 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase

Debat Akuntan versus Fiskus

A+
A-
0
A+
A-
0
Debat Akuntan versus Fiskus

SEORANG akuntan yang bermulut licin secara tidak sengaja bertemu dengan seorang fiskus yang kalem di sebuah bar yang remang. Mereka lalu berkenalan, dan segera setelah itu, mereka pun berdebat tentang profesi mereka: Mana yang lebih terhormat, akuntan atau fiskus?

Makin lama perdebatan makin panas. Tak ada yang mau mengalah. Akhinya keduanya sepakat, bahwa profesi yang lebih terhormat adalah profesi yang usianya lebih lama, atau lebih dahulu ada dalam sejarah manusia. Lalu, siapa yang ada lebih dahulu? Akuntan atau fiskus?

“Kitab Kejadian jelas mengatakan bahwa bahkan sebelum Tuhan menciptakan Adam, dia terlebih dahulu menciptakan jagad raya yang teratur dari sebuah kekacauan. Nah, sebuah sistem dan tatanan yang teratur tentu membutuhkan keterlibatan akuntan,” kata si akuntan menyerocos.

Baca Juga: Kembali ke Kantor

“Kenapa memangnya?” sahut si fiskus acuh tak acuh seraya menenggak bir.

“Lhah. Itu berarti, akuntan dibutuhkan untuk memonitor agar perkembangan dari kekacauan ke tatanan yang teratur tadi tidak salah arah. Per definisi, ini berarti para malaikat adalah juga akuntan. Dan waktu itu belum ada pajak atau fiskus,” kata si akuntan sambil menyeringai menang.

Mendengar argumen itu, sang fiskus pun terdiam sejenak. “Mungkin benar malaikat juga menjalankan fungsi seperti akuntan," katanya seraya menenggak bir. "Tapi kau pikir siapa yang menciptakan kekacauan tadi?” sambungnya seraya beranjak meninggalkan si akuntan. (Bsi)

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

“Kitab Kejadian jelas mengatakan bahwa bahkan sebelum Tuhan menciptakan Adam, dia terlebih dahulu menciptakan jagad raya yang teratur dari sebuah kekacauan. Nah, sebuah sistem dan tatanan yang teratur tentu membutuhkan keterlibatan akuntan,” kata si akuntan menyerocos.

Baca Juga: Kembali ke Kantor

“Kenapa memangnya?” sahut si fiskus acuh tak acuh seraya menenggak bir.

“Lhah. Itu berarti, akuntan dibutuhkan untuk memonitor agar perkembangan dari kekacauan ke tatanan yang teratur tadi tidak salah arah. Per definisi, ini berarti para malaikat adalah juga akuntan. Dan waktu itu belum ada pajak atau fiskus,” kata si akuntan sambil menyeringai menang.

Mendengar argumen itu, sang fiskus pun terdiam sejenak. “Mungkin benar malaikat juga menjalankan fungsi seperti akuntan," katanya seraya menenggak bir. "Tapi kau pikir siapa yang menciptakan kekacauan tadi?” sambungnya seraya beranjak meninggalkan si akuntan. (Bsi)

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu
Topik : humor pajak, anekdot pajak, kartun pajak, meme pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Kamis, 29 September 2016 | 17:12 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Kamis, 24 Oktober 2019 | 10:46 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Jum'at, 21 April 2017 | 20:29 WIB
ANEKDOT PAJAK
Sabtu, 04 Juni 2016 | 13:18 WIB
ANEKDOT PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 03 April 2020 | 20:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN TRENGGALEK
Jum'at, 03 April 2020 | 20:18 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 April 2020 | 19:34 WIB
SE-03/2020
Jum'at, 03 April 2020 | 19:11 WIB
TIPS MENGISI E-BILLING
Jum'at, 03 April 2020 | 19:01 WIB
SE-03/2020
Jum'at, 03 April 2020 | 18:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:58 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 03 April 2020 | 17:38 WIB
ANALISIS PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK