Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

BKPM Akan Permudah Investor Masuk

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan semakin giat mempromosikan investasi kepada para investor dengan menawarkan kemudahan-kemudahan investasi.

Thomas Trikasih Lembong Kepala BKPM yang menggantikan Franky Sibarani mengimbau, BKPM akan memberikan kemudahan yang ingin melakukan investasi melalui BKPM, serta akan mempercepat proses investasi sebagai bentuk promosi.

“Seperti kata Presiden kemarin, tidak ada jalan pintas, tidak ada peluru ajaib, satu-satunya ya harus reformasi, diadakan deregulasi, meringankan dan menyederhanakan persyaratan, tidak hanya di kota besar saja tapi juga termasuk daerah,” ujarnya kepada redaksi DDTCNews di Gedung BKPM, Jakarta, Kamis (28/7).

Baca Juga: Ini Syarat Ekonomi Bisa Tumbuh di Atas 5% Versi Sri Mulyani

Thomas menginginkan upaya reformasi untuk mengembangkan investasi yang sudah ada menjadi lebih meluas, hingga melingkup ke sektor daerah. Menurutnya, pemberian keringanan dan penyederhanaan syarat investasi akan menjadi strategi utama.

Saat ini, Thomas mengakui masih ada ketimpangan antara investasi dengan realisasi, seperti yang sudah terjadi dari beberapa tahun silam.

Namun, Thomas  menaruh keyakinan peningkatan investasi dapat memperkuat kapasitas pemerintah, serta mereformasi dan menggerakkan perekonomian nasional. Hal ini dibuktikan oleh pemerintah Amerika serikat yang ekonominya terus menguat.

Baca Juga: Siapapun Presiden Terpilih akan Hadapi Tantangan Ini

“Kita bisa melihat kondisi perekonomian Amerika yang terus menguat. Jika fundamentalnya tetap kuat, meski kondisi perekonomian global masih cukup berat namun perekonomian amerika masih jadi lokomotif dunia,” tambahnya.

Perekonomian Amerika yang menjadi lokomotif perekonomian dunia menurutnya juga bisa memberi dampak terhadap perekonomian Indonesia. “ Amerika pasti akan meningkatkan impor dari Asia, yang kemudian Asia pun akan turut meningkatkan impor, khususnya dari Asia Tenggara,” katanya. (Amu)

Baca Juga: Wah, Tunjangan Kinerja Pegawai BKPM Naik

“Seperti kata Presiden kemarin, tidak ada jalan pintas, tidak ada peluru ajaib, satu-satunya ya harus reformasi, diadakan deregulasi, meringankan dan menyederhanakan persyaratan, tidak hanya di kota besar saja tapi juga termasuk daerah,” ujarnya kepada redaksi DDTCNews di Gedung BKPM, Jakarta, Kamis (28/7).

Baca Juga: Ini Syarat Ekonomi Bisa Tumbuh di Atas 5% Versi Sri Mulyani

Thomas menginginkan upaya reformasi untuk mengembangkan investasi yang sudah ada menjadi lebih meluas, hingga melingkup ke sektor daerah. Menurutnya, pemberian keringanan dan penyederhanaan syarat investasi akan menjadi strategi utama.

Saat ini, Thomas mengakui masih ada ketimpangan antara investasi dengan realisasi, seperti yang sudah terjadi dari beberapa tahun silam.

Namun, Thomas  menaruh keyakinan peningkatan investasi dapat memperkuat kapasitas pemerintah, serta mereformasi dan menggerakkan perekonomian nasional. Hal ini dibuktikan oleh pemerintah Amerika serikat yang ekonominya terus menguat.

Baca Juga: Siapapun Presiden Terpilih akan Hadapi Tantangan Ini

“Kita bisa melihat kondisi perekonomian Amerika yang terus menguat. Jika fundamentalnya tetap kuat, meski kondisi perekonomian global masih cukup berat namun perekonomian amerika masih jadi lokomotif dunia,” tambahnya.

Perekonomian Amerika yang menjadi lokomotif perekonomian dunia menurutnya juga bisa memberi dampak terhadap perekonomian Indonesia. “ Amerika pasti akan meningkatkan impor dari Asia, yang kemudian Asia pun akan turut meningkatkan impor, khususnya dari Asia Tenggara,” katanya. (Amu)

Baca Juga: Wah, Tunjangan Kinerja Pegawai BKPM Naik
Topik : bkpm, thomas Trikasih Lembong, investasi
artikel terkait
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
berita pilihan
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 07 November 2017 | 09:36 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 November 2017 | 09:18 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 18 Desember 2017 | 09:53 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 19 Desember 2017 | 09:44 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 10 November 2017 | 09:12 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 20 Desember 2017 | 10:04 WIB
BERITA PAJAK HARI INI