JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan tiga wakil menteri keuangan (wamenkeu) akan bekerja bersama untuk mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Hal tersebut disampaikan Suahasil setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai wamenkeu untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029. Sebelumnya, Juda Agung juga telah menempati posisi wamenkeu.
"Masing-masing diangkat sebagai wakil menteri keuangan. Kami, dengan saya sebagai menteri keuangan, pasti kita akan duduk bersama dan kita akan melihat keseluruhan pekerjaan Kementerian Keuangan yang sedemikian komprehensif. Kemudian kita akan saling mengisi, itu nanti kita akan rumuskan," katanya, dikutip pada Jumat (2/10/2026).
Suahasil mengatakan pembagian tugas di antara para wamenkeu akan dibahas bersama dengan mempertimbangkan keseluruhan tugas dan fungsi Kemenkeu yang sangat komprehensif.
Sementara itu, Wamenkeu Luky Alfirman mengatakan dirinya siap bekerja bersama jajaran Kemenkeu untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Luky menyebut pengalaman di Kemenkeu membuatnya memahami sejumlah tantangan yang dihadapi kementerian. Namun, dia mengaku perlu waktu untuk kembali mengikuti perkembangan terkini setelah sempat menjalani masa "hibernasi".
Dia juga meminta dukungan dari jajaran Kemenkeu untuk membantunya mengejar berbagai perkembangan terbaru.
Menurut Luky, setidaknya terdapat 3 agenda yang menjadi fokus bersama dalam waktu dekat. Pertama, penyelesaian pelaksanaan APBN 2026 yang akan segera berakhir.
Kedua, persiapan pelaksanaan APBN 2027 yang baru disahkan oleh DPR. Ketiga, konsolidasi internal untuk terus mendorong reformasi di Kemenkeu.
"Kita tahu tantangannya, ... saya yakin secara bersama itu akan bisa," ujarnya.
Adapun Wamenkeu Nurkholisoh Ibnu Aman mengatakan penunjukannya sebagai wamenkeu menjadi amanah baru setelah sekitar 20 tahun berkarier di Bank Indonesia (BI). Dia mengaku cukup familiar dengan lingkungan Kemenkeu karena selama berkarier di bank sentral kerap berkoordinasi dengan Kemenkeu.
Dia bahkan pernah terlibat intensif dalam pembentukan Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK).
Kini, setelah dipercaya menjadi wamenkeu, Nurkholisoh mengaku masih perlu mempelajari berbagai hal terkait tugas pokok dan fungsi Kemenkeu serta organisasi di dalamnya. Dia pun meminta dukungan dan kerja sama dari jajaran Kemenkeu untuk membantunya memahami berbagai hal tersebut.
"Saya akan banyak belajar tentang subjek yang menjadi tugas pokok Kementerian Keuangan tentu saja, tapi juga tentang organisasi Kementerian Keuangan ini. Karena saya percaya efektivitas organisasi," katanya. (dik)
