JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI) terus memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas fiskal dan moneter sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara berharap koordinasi kebijakan antara kedua lembaga, termasuk melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), tetap berjalan baik meski terdapat pergantian pimpinan di Kemenkeu.
"Kita cari terus sinergi kita sehingga di dalam mandat kebijakan masing-masing kita bisa terus menumbuhkan perekonomian dan juga melindungi masyarakat. Tagline APBN saya kira-kira seperti itu, APBN yang menumbuhkan, melindungi, dan kredibel," ujarnya, dikutip pada Senin (28/9/2026).
Suahasil mengatakan KSSK kini turut melibatkan BPI Danantara dalam koordinasi kebijakan. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan bauran kebijakan yang mampu mendorong sektor riil dan menggerakkan perekonomian.
Dengan memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga, lanjutnya, terdapat sejumlah target yang perlu didorong, antara lain meningkatkan kualitas belanja, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah.
"Stabilitas adalah fondasi kita. Melalui KSSK, bersama BI, OJK, LPS, dan Danantara, kita akan terus menjaga stabilitas sistem keuangan agar sektor keuangan kita mampu menjalankan fungsi intermediasi secara sehat dan mendukung pertumbuhan ekonomi kita," kata Suahasil.
Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti menilai sinergi kebijakan fiskal dan moneter saat ini makin baik dengan tetap menjaga kredibilitas masing-masing kebijakan.
Menurutnya, Kemenkeu dan BI tetap menjalankan peran dan fungsi masing-masing, tetapi bergerak menuju tujuan yang sama, yakni menciptakan perekonomian yang lebih kuat dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.
"Bersinergi itu enggak berarti bahwa satu memengaruhi yang lain, atau satu meng-offset yang lain, tapi masing-masing kita bergerak bersama, dengan kekuatan masing-masing. Kita saling mengisi dan mempunyai tujuan yang sama, bagaimana ekonomi kita makin kuat, makin berdaya tahan, juga makin terus tumbuh," papar Destry. (dik)
