Fokus
Literasi
Rabu, 08 April 2020 | 15:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 14:24 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 12:16 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 07 April 2020 | 16:54 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

'Akan Saya Kejar Sampai Liang Kubur'

A+
A-
0
A+
A-
0
'Akan Saya Kejar Sampai Liang Kubur'

KALIMAT itu diucapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pidato peresmian Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Bandung Karees dan Sumedang, di Bandung, Jumat, 7 September 2007.

Ketika itu, Sri Mulyani mengungkapkan kegemasannya terhadap praktik sogok-menyogok antara fiskus dan wajib pajak. Dia berjanji akan menghajar dua pihak yang berkolusi tersebut. Khusus bagi wajib pajak yang menyogok, dia akan mengejarnya sampai ke liang kubur.

"Saya akan hajar dua-duanya. Karena yang Anda rampok baik oleh wajib pajak maupun aparat pajak adalah republik ini. Saya akan kejar sampai di manapun. Saya kejar wajib pajak yang seperti itu sampai ke liang kubur,” tandasnya di podium.

Baca Juga: 'Baseline Defisit Anggaran Kini 5%'

Sebagai menkeu baru hasil resafel pertama kabinet Presiden Yudhoyono waktu itu, Sri Mulyani sangat ditakuti, terutama setelah mencopot Dirjen Pajak Hadi Poernomo dan Dirjen Bea dan Cukai Edy Abdulrahman. “Idune geni (ludahnya api),” kata satu pejabat waktu itu tentang Sri Mulyani.*

"Saya akan hajar dua-duanya. Karena yang Anda rampok baik oleh wajib pajak maupun aparat pajak adalah republik ini. Saya akan kejar sampai di manapun. Saya kejar wajib pajak yang seperti itu sampai ke liang kubur,” tandasnya di podium.

Baca Juga: 'Baseline Defisit Anggaran Kini 5%'

Sebagai menkeu baru hasil resafel pertama kabinet Presiden Yudhoyono waktu itu, Sri Mulyani sangat ditakuti, terutama setelah mencopot Dirjen Pajak Hadi Poernomo dan Dirjen Bea dan Cukai Edy Abdulrahman. “Idune geni (ludahnya api),” kata satu pejabat waktu itu tentang Sri Mulyani.*

Topik : kutipan pajak, sri mulyani indrawati, sampai liang kubur, kolusi WP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Senin, 03 September 2018 | 15:16 WIB
IBNU KHALDUN:
Selasa, 14 Agustus 2018 | 19:46 WIB
KINERJA APBN 2018
Rabu, 01 Agustus 2018 | 19:37 WIB
ALI WARDHANA:
Kamis, 15 Februari 2018 | 21:57 WIB
ARTHUR LAFFER:
berita pilihan
Rabu, 08 April 2020 | 15:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 15:12 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 15:05 WIB
MALAYSIA
Rabu, 08 April 2020 | 14:24 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 14:19 WIB
PELAPORAN SPT
Rabu, 08 April 2020 | 13:57 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Rabu, 08 April 2020 | 13:36 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 08 April 2020 | 12:16 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 08 April 2020 | 12:07 WIB
SINGAPURA