Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Ada MotoGP, Setoran PAD 2022 Diprediksi Bakal Meroket

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada MotoGP, Setoran PAD 2022 Diprediksi Bakal Meroket

Sejumlah pembalap memacu kecepatannya saat mengikuti balapan kedua World Supersport (WSSP) 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, KEK Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU

PRAYA, DDTCNews - Pemkab Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat memprediksi gelaran balapan di Sirkuit Mandalika bisa langsung meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri mengatakan balapan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika sudah terbukti mengerek PAD. Dia menyampaikan kenaikan terjadi pada komponen pajak daerah berbasis jasa.

Dia memerinci kenaikan terjadi pada penerimaan pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, dan pajak hiburan. Nilai total kenaikan PAD dari ajang balapan di Mandalika mencapai Rp69 miliar.

Baca Juga: Tidak Harus Dipancing dengan Pemutihan Pajak

"Itu diperoleh dari pajak hiburan 15%, pajak parkir 30%, serta pajak hotel dan restoran masing-masing sebesar 15%," katanya dikutip pada Sabtu (4/12/2021).

Bupati Pathul menyampaikan tambahan PAD imbas ajang balapan internasional membuat target PAD 2022 direvisi. Dalam RAPBD 2022 target PAD ditetapkan senilai Rp219 miliar. Dengan tambahan setoran Rp69 miliar maka target naik Rp288 miliar.

Menurutnya, kenaikan penerimaan pada tahun depan termasuk moderat. Pasalnya, pada tahun depan akan masuk satu jadwal balapan MotoGP pada Maret 2022.

Baca Juga: Berbagai Ketentuan Pajak dan Retribusi Daerah Ini Bakal Masuk PP

Dia memproyeksikan ajang MotoGP lebih banyak menyedot perhatian masyarakat dan akan mendatangkan pengunjung yang jauh lebih banyak dibandingkan IATC dan WSBK. Jumlah penonton MotoGP diprediksi tembus 150.000 dari luar Lombok Tengah.

"Kita tidak bisa membayangkan [proyeksi tambahan PAD] kalau MotoGP," ungkapnya.

Oleh karena itu, pemkab menjalin kerja sama dengan Pemprov NTB dalam persiapan balapan MotoGP. Dia memproyeksikan perputaran uang selama gelaran MotoGP bisa tembus miliaran hingga triliunan rupiah.

Baca Juga: Apa Itu Tax Effort?

"Kami memprediksikan PAD kita tahun depan semakin besar," imbuhnya dilansir Lombok Post. (sap)

Topik : pajak daerah, pendapatan asli daerah, PAD, penerimaan daerah, APBD, Lombok Tengah, Mandalika

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 14 Januari 2022 | 15:00 WIB
PROVINSI JAMBI

Pemutihan Pajak Kendaraan Digelar Lagi, Jangan Lewatkan!

Jum'at, 14 Januari 2022 | 12:07 WIB
UU HKPD

Tidak Ada Bea Balik Nama untuk Kendaraan Bermotor Bekas Mulai 2025

Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:30 WIB
KOTA SUKABUMI

Penerimaan Pajak Stagnan, Pemda Berencana Naikkan NJOP

Kamis, 13 Januari 2022 | 12:00 WIB
KOTA KUPANG

Kejar Pendapatan Daerah, Pemda Kebut Pengenaan Pajak Air Tanah

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak