Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Setoran Pajak Hanya Tumbuh 2,4%, Menkeu: Itu Sangat Rendah

2
2

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (foto: Twitter Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews - Realisasi penerimaan pajak sampai dengan penghujung Mei 2019 bertumbuh 2,4%. Kewaspadaan mulai digaungkan otoritas fiskal dalam mengamankan penerimaan tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak hingga akhir Mei yang sebesar 2,4% tergolong rendah. Apalagi, capaian tersebut melambat signifikan bila dibandingkan dengan capaian pada periode sama tahun lalu yang masih tumbuh double digit.

“Untuk pendapatan pajak termasuk dari migas tumbuh 2,4%. Itu sangat rendah dibanding tahun lalu yang tumbuh hingga 14,2%,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (21/6/2019).

Baca Juga: PNBP Masih Tumbuh Double Digit, Apa Pendorongnya?

Setoran pajak hingga akhir Mei 2019 tercatat senilai Rp469,6 triliun. Realisasi tersebut memenuhi 31,5% dari target dalam APBN yang senilai Rp1.557,6 triliun. Kinerja tersebut juga masih lebih rendah dari periode sama tahun lalu yang tumbuh 14,2% dan mencapai sebesar 34,1% dari target.

Kinerja penerimaan pajak tersebut terutama ditopang oleh pajak penghasilan (PPh) yang dipengaruhi oleh membaiknya kondisi ketenagakerjaan Indonesia. Pada awal 2019, tingkat pengangguran terbuka tercatat 5,01%, menurun dibanding periode sebelumnya yang mencapai 5,13 persen.

Performa penerimaan PPh, sambungnya, juga didorong oleh penyerapan belanja barang yang tumbuh 16,89% (year on year/yoy) serta tren positif peningkatan kepatuhan wajib pajak orang pribadi pascapelaporan SPT Tahunan. Sementara itu, setoran PPh badan justru melambat signifikan.

Baca Juga: Genjot Penerimaan Paruh Kedua 2019, Dirjen Pajak: Data Kami Banyak

“Sektor usaha mengalami tekanan tapi pekerja dan orang pribadi masih kuat bayar pajak. Jadi, kita harus hati-hati dalam membaca ekonomi pada bulan ini. Yang negatif ini harus kita waspadai betul,” paparnya. (kaw)

“Untuk pendapatan pajak termasuk dari migas tumbuh 2,4%. Itu sangat rendah dibanding tahun lalu yang tumbuh hingga 14,2%,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (21/6/2019).

Baca Juga: PNBP Masih Tumbuh Double Digit, Apa Pendorongnya?

Setoran pajak hingga akhir Mei 2019 tercatat senilai Rp469,6 triliun. Realisasi tersebut memenuhi 31,5% dari target dalam APBN yang senilai Rp1.557,6 triliun. Kinerja tersebut juga masih lebih rendah dari periode sama tahun lalu yang tumbuh 14,2% dan mencapai sebesar 34,1% dari target.

Kinerja penerimaan pajak tersebut terutama ditopang oleh pajak penghasilan (PPh) yang dipengaruhi oleh membaiknya kondisi ketenagakerjaan Indonesia. Pada awal 2019, tingkat pengangguran terbuka tercatat 5,01%, menurun dibanding periode sebelumnya yang mencapai 5,13 persen.

Performa penerimaan PPh, sambungnya, juga didorong oleh penyerapan belanja barang yang tumbuh 16,89% (year on year/yoy) serta tren positif peningkatan kepatuhan wajib pajak orang pribadi pascapelaporan SPT Tahunan. Sementara itu, setoran PPh badan justru melambat signifikan.

Baca Juga: Genjot Penerimaan Paruh Kedua 2019, Dirjen Pajak: Data Kami Banyak

“Sektor usaha mengalami tekanan tapi pekerja dan orang pribadi masih kuat bayar pajak. Jadi, kita harus hati-hati dalam membaca ekonomi pada bulan ini. Yang negatif ini harus kita waspadai betul,” paparnya. (kaw)

Topik : kinerja fiskal, penerimaan pajak, Ditjen Pajak, DJP, APBN 2019
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:15 WIB
PENAGIHAN PAJAK
Senin, 29 Oktober 2018 | 09:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 09 Januari 2017 | 17:06 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:52 WIB
KANWIL DJP YOGYAKARTA
Kamis, 22 September 2016 | 12:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 16 Februari 2017 | 09:55 WIB
BERITA PAJAK HARI INI