Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Presiden Jokowi Bertemu Sri Mulyani?

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Spekulasi akan adanya perombakan (reshusffle) kabinet jilid II terdengar semakin kencang di Ibu Kota. Seluruh menteri Kabinet Kerja Jokowi-Kalla dikabarkan dipanggil satu per satu oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Negara, Selasa malam ini (26/7).

Informasi lain menyebutkan, Jokowi sudah bertemu dengan Sri Mulyani Indrawati, Managing Director Bank Dunia yang hari ini berbicara di Universitas Indonesia. Selain itu, santer pula terdengar, politisi Partai Golkar akan masuk ke kabinet, menyusul berubahnya haluan politik Partai Golkar yang mendukung pemerintah. Benarkah?

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan dirinya juga mendengar informasi adanya pemanggilan sejumlah menteri kabinet itu. Wapres Jusuf Kalla pun, katanya, hingga malam ini masih di Istana Negara. Namun, soal pertemuan Jokowi dengan Sri Mulyani, dia mengaku tidak tahu.

Baca Juga: PPN Avtur Bakal Dihapus?

Untuk pemanggilan para menteri kabinet itu sendiri, Sofjan tidak bisa memastikan bahwa hal tersebut terkait dengan isu reshuffle. “Iya saya dengar ada pertemuan malam ini di Istana. Ini menteri dipanggil satu-satu. Ya mungkin terkait reshuffle,” ujarnya kepada pers, Selasa malam (26/7).

Seorang staf di Kementerian Dalam Negeri yang menolak namanya disebutkan mengatakan sampai malam ini Mendagri Tjahjo Kumolo masih berada di kantor, menunggu giliran untuk dipanggil ke Istana. “Setahu saya masih di kantor, Mas, menunggu panggilan Istana,” katanya kepada DDTCNews.

Selain Tjahjo, yang juga dikabarkan menunggu panggilan Presiden Jokowi adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution. Namun, juga belum ada konfirmasi apakah benar Darmin ikut dipanggil ke Istana. Ketika Sri Mulyani menjadi menteri keuangan pada era Presiden Yudhoyono, Darmin menjabat sebagai dirjen pajak.

Baca Juga: Soal Kajian PPN Avtur, Ini Kata Darmin

Selain isu tentang pertemuan Jokowi dan Sri Mulyani, beredar pula informasi masuknya pebisnis-politisi Partai Golkar Airlangga Hartarto ke kabinet, menggantikan posisi Saleh Hussein sebagai Menteri Perindustrian. Namun, belum ada konfirmasi apapun tentang informasi ini. Partai Golkar sendiri sebelumnya sudah mendeklarasikan diri untuk mendukung pemerintah.

Menteri‎ Sekretaris Negara Pratikno juga belum bisa memastikan soal isu pergantian menteri kabinet. Kepada wartawan di Jakarta dia mengatakan hal tersebut akan diumumkan Presiden jika sudah ada kepastian. “Kepastian soal isu ini ada di tangan Presiden Jokowi,” katanya. (Bsi)

Baca Juga: Ini Keuntungan Penyederhanaan Prosedur Ekspor CBU Menurut Sri Mulyani

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan dirinya juga mendengar informasi adanya pemanggilan sejumlah menteri kabinet itu. Wapres Jusuf Kalla pun, katanya, hingga malam ini masih di Istana Negara. Namun, soal pertemuan Jokowi dengan Sri Mulyani, dia mengaku tidak tahu.

Baca Juga: PPN Avtur Bakal Dihapus?

Untuk pemanggilan para menteri kabinet itu sendiri, Sofjan tidak bisa memastikan bahwa hal tersebut terkait dengan isu reshuffle. “Iya saya dengar ada pertemuan malam ini di Istana. Ini menteri dipanggil satu-satu. Ya mungkin terkait reshuffle,” ujarnya kepada pers, Selasa malam (26/7).

Seorang staf di Kementerian Dalam Negeri yang menolak namanya disebutkan mengatakan sampai malam ini Mendagri Tjahjo Kumolo masih berada di kantor, menunggu giliran untuk dipanggil ke Istana. “Setahu saya masih di kantor, Mas, menunggu panggilan Istana,” katanya kepada DDTCNews.

Selain Tjahjo, yang juga dikabarkan menunggu panggilan Presiden Jokowi adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution. Namun, juga belum ada konfirmasi apakah benar Darmin ikut dipanggil ke Istana. Ketika Sri Mulyani menjadi menteri keuangan pada era Presiden Yudhoyono, Darmin menjabat sebagai dirjen pajak.

Baca Juga: Soal Kajian PPN Avtur, Ini Kata Darmin

Selain isu tentang pertemuan Jokowi dan Sri Mulyani, beredar pula informasi masuknya pebisnis-politisi Partai Golkar Airlangga Hartarto ke kabinet, menggantikan posisi Saleh Hussein sebagai Menteri Perindustrian. Namun, belum ada konfirmasi apapun tentang informasi ini. Partai Golkar sendiri sebelumnya sudah mendeklarasikan diri untuk mendukung pemerintah.

Menteri‎ Sekretaris Negara Pratikno juga belum bisa memastikan soal isu pergantian menteri kabinet. Kepada wartawan di Jakarta dia mengatakan hal tersebut akan diumumkan Presiden jika sudah ada kepastian. “Kepastian soal isu ini ada di tangan Presiden Jokowi,” katanya. (Bsi)

Baca Juga: Ini Keuntungan Penyederhanaan Prosedur Ekspor CBU Menurut Sri Mulyani
Topik : reshuffle kabinet, jokowi, sri mulyani
artikel terkait
Jum'at, 15 Februari 2019 | 18:28 WIB
PMK 210/2018
Jum'at, 15 Februari 2019 | 17:06 WIB
NERACA PERDAGANGAN
Jum'at, 15 Februari 2019 | 16:40 WIB
NERACA PERDAGANGAN
Jum'at, 15 Februari 2019 | 14:30 WIB
KEPATUHAN PAJAK
berita pilihan
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Selasa, 18 September 2018 | 10:43 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 02 Mei 2018 | 10:18 WIB
KEAMANAN DATA PAJAK
Senin, 27 November 2017 | 16:13 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN
Rabu, 12 Oktober 2016 | 10:53 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 17 November 2017 | 15:18 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK