Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pacu Setoran Pajak Parkir, Pemda Sisir Minimarket dan Penitipan Motor

A+
A-
1
A+
A-
1
Pacu Setoran Pajak Parkir, Pemda Sisir Minimarket dan Penitipan Motor

Ilustrasi. Polisi lalu lintas tengah melakukan penertiban terhadap parkir liar di Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.

JAKARTA, DDTCNews – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang melakukan penyisiran atas objek-objek pajak parkir demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Subbidang Pajak Parkir dan Hiburan Bapenda Kota Serang Rizki Ikhwani mengatakan setoran pajak parkir di Kota Serang belum optimal. Untuk itu, Bapenda berkomitmen untuk memacu setoran parkir sebesar 20% mulai tahun ini.

"Persentase pengenaan pajak parkir sebesar 20%. Itu pun berlaku untuk toko-toko ritel dan penitipan motor di Kota Serang," katanya, dikutip pada Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah

Rizki menyatakan sosialisasi pengenaan pajak parkir tersebut kepada pelaku usaha sudah dilakukan. Menurutnya, pelaku usaha cukup menerima keputusan pemda tersebut. Namun, ada juga pelaku usaha yang menolak pajak parkir tersebut.

Hingga akhir Maret 2021, setidaknya 2 dari 3 ritel besar sudah mau menunaikan pembayaran pajak parkir. Khusus untuk minimarket, lanjut Rizki, Bapenda masih terus melakukan pendekatan kepada para wajib pajak.

"Intinya kami hanya menerapkan Perda 17/2010 Pasal 39 ayat (1), mengenai pajak parkir. Ini juga untuk meningkatkan PAD di Kota Serang," ujarnya seperti dilansir bantenhits.com.

Baca Juga: Tangani Kebocoran Pajak, Pemda Diminta Segera Perbaiki Integrasi Data

Pada perda tersebut, yang dimaksud dengan objek pajak parkir adalah penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan yang disediakan berkait dengan kegiatan usaha atau yang disediakan sebagai usaha, termasuk penitipan kendaraan bermotor.

Dasar pengenaan pajak parkir adalah sebesar jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada tempat parkir. Tarif pajak parkir yang dikenakan sebesar 20%. (rig)

Baca Juga: Ada 7 Insentif Pajak Bumi dan Bangunan, Termasuk Pemutihan Denda
Topik : pemkot serang, pajak parkir, penerimaan pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:13 WIB
PELAYANAN PAJAK

DJP: 3 Layanan Elektronik Ini Tidak Dapat Diakses Sementara

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK

Ekspor Produk Kayu Ini Bebas Bea Masuk Antidumping ke India

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:54 WIB
CHINA

China Tolak Rencana Pengenaan Carbon Border Tax

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:36 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Mulai Bulan Depan, Penagihan Pajak Digencarkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Kemplang Pajak Lewat Bitcoin, Pengusaha Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN MALANG

Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah